Kusuma Manusia pecandu sastra penikmat alam.

Teks Pidato: Pengertian, Metode, Tujuan, Ciri Kebahasaan, Contoh dan Struktur

4 min read

Teks Pidato

Pidato bukan merupakan kata yang asing dan cukup sering didengar di dalam materi Bahasa Indonesia seperti teks pidato. Hal ini dikarenakan dalam perayaan acara, seringkali diawali dengan sebuah pidato dari satu atau dua orang yang dianggap penting.

Nah, pidato biasanya berisi tentang gagasan, ide atau hal lainnya terkait suatu acara atau hal lain yang ingin dicapai di masa yang akan datang.

Perlu diketahui bahwa berpidato sebenarnya tidak mudah. Selain harus bisa menguasai panggung, seseorang yang berpidato juga harus bisa mengejawantahkan apa yang ia pikirkan menjadi kalimat yang lugas dan bisa dipahami oleh banyak orang.

Oleh karena itu, selain faktor orang yang berpidato, teks pidato memegang peranan yang cukup penting dalam hal ini.

Memang, beberapa orator ulung tidak memerlukan teks saat berpidato. Namun, hal tersebut tidak lantas membuat teks ini menjadi tidak penting.

Teks juga digunakan untuk membuat rancangan pidato. Dengan teks pidato tersebut, tentu Kamu yang akan berpidato menjadi tahu batasan dan apa saja yang akan disampaikan di depan khalayak umum.

Pengertian Teks Pidato

Jika membahas mengenai pidato, sudahkah Anda tahu mengenai pengertian dari teks pidato? Jadi disini akan kami sampaikan dan bahas.

Teks pidato adalah teks yang mengemukakan gagasan dan pikiran tentang suatu hal dan ditujukan kepada banyak orang.

Orang yang melakukan pidato disebut dengan orator.

Sudah paham belum teks eksposisi? Yuk belajar lagi teks tersebut.

Model-Model Pidato

Sebagaimana disinggung di awal bahwa ada beberapa model pidato yang bisa dilakukan, seperti dengan teks atau tanpa teks.

Nah, adanya beberapa model pidato ini bisa menjadi opsi bagi seorang orator untuk memilih gaya pidato terbaik yang cocok.

Adapun beberapa model pidato tersebut adalah sebagai berikut:

  • Impromptu, artinya metode pidato yang akan dilakukan secara langsung oleh seorang orator. Dalam model pidato ini, seorang orator tidak melakukan persiapan sama sekali sebelumnya. Metode ini cukup sulit dan biasanya hanya dimiliki oleh seseorang yang berpengalaman dan bisa menguasai panggung. Soekarno adalah salah satu contohnya.
  • Memoriter, artinya metode pidato yang dilakukan dengan cara menghafalkan teks pidato terlebih dahulu. Biasanya, isi pidato mendekati persis dari teks yang sudah dibuat sebelumnya.
  • Naskah, artinya metode pidato yang dilakukan dengan membaca naskah pidato secara utuh saat berpidato.
  • Ekstemporan, artinya metode pidato yang dilakukan dengan menyiapkan konsep pidato secara garis besar sebelum tampil. Isi pidato biasanya berisi tentang improvisasi dari garis besar naskah tersebut. Metode ini memiliki tingkat kesulitan di bawah metode yang pertama, yakni impromptu.

Tujuan Teks Pidato

Teks Pidato

Ada beberapa tujuan kenapa teks pidato menjadi salah satu hal yang penting bagi seseorang yang hendak berpidato.

Beberapa tujuan dari pembuatan teks untuk berpidato ini adalah sebagai berikut:

  1. Memudahkan seseorang yang berpidato untuk menyampaikan ide, gagasan atau informasi lainnya kepada khalayak umum secara langsung
  2. Membatasi penyampaian informasi agar lebih padat dan lebih fokus, terutama untuk menghindari penjelasan dan pemaparan informasi yang bertele-tele saat pidato berlangsung
  3. Memberikan inspirasi bagi seseorang yang berpidato untuk melakukan improvisasi yang disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan dari pendengar
  4. Mengantisipasi terjadinya lost speech yang biasanya terjadi karena seseorang yang berpidato lupa tentang apa yang ingin disampaikan. Hal ini biasanya terjadi karena seseorang tersebut demam panggung.

Nah, beberapa poin tersebut merupakan tujuan dari pembuatan teks pidato.

Namun, tentu, untuk orator ulung yang sudah berpengalaman, maka dia tidak membutuhkan teks untuk berpidato.

Ciri Kebahasaan Teks Pidato

Dalam pembuatan naskah pidato, ada beberapa ciri kebahasaan teks pidato yang harus diperhatikan.

Beberapa ciri kebahasaan tersebut akan membuat naskah yang dibuat menjadi lebih baik dan tentu saja isi pidato bisa dipahami dengan lebih mudah oleh pendengar.

Adapun beberapa ciri kebahasaan dari teks pidato adalah sebagai berikut:

  • Menggunakan kalimat aktif
  • Menggunakan kata tugas, terutama untuk memberikan ajakan bagi para pendengar
  • Teks dibuat dengan kosakata yang emotif untuk mengaktifkan perasaan dari audience
  • Menggunakan kosakata dalam bidang ilmu
  • Teks dibuat dengan memasukkan sinonim yang fungsinya untuk penekanan
  • Menyisipkan beberapa kata benda yang abstrak untuk menyatakan sesuatu agar pendengar menerka sendiri artinya
  • Berusaha memberikan informasi yang informatif dan padat serta menghindari penulisan penjelasan yang bertele-tele
  • Memasukkan beberapa referensi, terutama untuk pidato yang sifatnya ilmiah sebagai data pendukung.
Baca lagi yuk mengenai teks prosedur supaya lebih paham lagi.

Struktur Teks Pidato

Contoh Teks Pidato

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam pembuatan teks pidato adalah struktur dari teks tersebut. Ada beberapa struktur teks pidato yang menyusun pidato secara utuh dan berkesinambungan.

Adapun beberapa struktur dari teks tersebut adalah sebagai berikut:

1. Salam Pembuka

Struktur pertama dari naskah pidato adalah salam pembuka. Salam pembuka terletak di bagian paling awal dan menjadi pembukaan pidato. Adapun contoh salam pembuka dari naskah pidato, diantaranya adalah Assalamu’alaikum Warakhmatullahi Wabarakatuh dan Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua.

2. Ucapan Penghormatan

Struktur kedua dari teks pidato adalah ucapan penghormatan. Biasanya, ucapan penghormatan ini diberikan ketika ada pejabat tinggi yang hadir dalam acara pidato tersebut. Misalnya, ketika pidato dilakukan di acara sekolah, maka ada beberapa ucapan penghormatan yang diberikan.

Contoh ucapan penghormatan tersebut adalah sebagai berikut:

Yang saya hormati, Bapak Kepala Sekolah SMA Negeri 79 Yogyakarta, Bapak Ahmad Indriawan, M.Pd. Yang saya hormati, bapak dan ibu guru serta semua staf SMA Negeri 79 Yogyakarta, dan seluruh teman-teman seperjuangan yang saya banggakan.

Tentu saja, ucapan penghormatan ini berbeda-beda. Semakin banyak pejabat atau orang penting yang hadir, maka semakin panjang pula ucapan penghormatan yang diberikan. Namun, hal yang perlu dipahami adalah ucapan penghormatan diurutkan dari pangkat yang paling tinggi.

3. Ucapan Syukur

Bagian teks pidato selanjutnya adalah ucapan syukur. Biasanya, bagian ini berisi tentang rasa syukur karena bisa berkumpul bersama dengan para hadirin.

Adapun contoh ucapan syukur tersebut adalah sebagai berikut:

Puji syukur senantiasa terucap kepada Allah Subhanahu wa ta’ala yang telah melimpahkan banyak rahmat dan karunia sehingga kita bisa berkumpul dalam acara ini. Tidak lupa, solawat dan salam senantiasa tercurah kepada Baginda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasalam, Rasul akhir zaman yang kita nantikan syafaatnya kelak.

4. Isi Pidato

Isi pidato adalah bagian yang paling penting dalam pidato. Bagian ini berisi tentang informasi, gagasan, ide atau hal lainnya yang ingin disampaikan kepada hadirin yang hadir. Tentu, isi pidato akan sangat berkaitan dengan tema pidato.

Nah, contoh isi pidato adalah sebagai berikut:

Pada kesempatan ini, saya akan menyampaikan tentang hubungan smartphone dan pola perilaku anak-anak. Sekarang ini, selagi teknologi terus berkembang, smartphone menjadi barang yang tidak terelakkan untuk dibeli. Semua merasa perlu smartphone. Tua dan muda berpikir bahwa tanpa smartphone, hidup mereka tidak lengkap.

Memang, smartphone –dengan kecanggihannya, seolah menyihir masyarakat. Mereka menjadi autis karena cenderung abai dengan dunia sekitar mereka. Terlebih anak-anak. Meskipun secara umum, fungsi smartphone sangat membantu komunikasi, side effect dari teknologi ini begitu terasa.

Bagi anak-anak, smartphone menjadi biang dari kemalasan belajar. Setiap hari, mereka hanya bermain game. Tidak hanya itu, smartphone juga bisa saja berdampak buruk bagi anak-anak karena mereka bisa mengakses konten yang seharusnya tidak mereka lihat.

Paragraf di atas adalah contoh singkat dari isi pidato. Tentu, isi tersebut masih bisa diperpanjang lagi sesuai keperluan.

5. Penutup Pidato

Struktur lanjutan dari teks pidato adalah penutup pidato. Penutup biasanya berisi kesimpulan dan diikuti salam penutup.

Adapun contoh penutup pidato adalah sebagai berikut:

Oleh karena itu, dikarenakan banyaknya dampak buruk smartphone bagi anak-anak, peran orang tua menjadi penting. Orang tua harus memberikan regulasi yang tepat bagi anak-anak dan melakukan pengawasan saat mereka menggunakan smartphone.

Smartphone yang merupakan produk teknologi harus ditempatkan pada tempat yang tepat. Jangan sampai kemajuan teknologi berujung pada kemunduran perilaku dan moral.

Demikian pidato yang bisa saya sampaikan.

Wassalamualaikum warakhmatullahi wabarakatuh

Nah, demikian beberapa hal terkait teks pidato yang telah theinsidemag.com bahas secara lengkap. Coba Kamu buat naskah pidato bebas dengan mencontek struktur di atas!

Kusuma Manusia pecandu sastra penikmat alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *