Haikal Seseorang yang suka menulis dan bermain. Seni bicara dan menulis itu berbeda, enjoy!

Apakah Obligasi Halal

1 min read

Apakah Obligasi Halal

Apakah obligasi halal atau tidak? Ini menjadi pertanyaan penting yang harus dicari jawabannya terlebih dahulu sebelum berinvestasi.

Tentu harus ditelusuri dulu apakah hasil atau profit dari obligasi termasuk halal atau tidak sehingga bisa lebih yakin dalam berinvestasi. 

Pengertian Obligasi

Pengertian Obligasi

Mari pahami dulu apa itu obligasi agar bisa menjawab pertanyaan di atas. Obligasi itu sendiri merupakan surat utang yang dikeluarkan oleh entitas pemerintahan maupun swasta dalam jangka waktu tertentu.

Obligasi juga sering disebut sebagai surat pengakuan utang. Penerbit obligasi akan mengakui berhutang pada pihak yang membeli obligasi dengan jangka waktu yang sudah ditentukan.

Penerbit nantinya akan bertindak sebagai debitur dan pembeli obligasi sebagai kreditur atau penanam modal atau investor. 

Obligasi kini menjadi salah satu instrumen investasi yang dapat dijadikan pilihan para investor. Aset ini juga bisa diperoleh di pasar modal karena diperdagangkan di sana. 

Jika dibandingkan dengan saham, instrumen obligasi ini dinilai jauh lebih minim risiko. 

Baca Juga : Pengertian Obligasi

Cara Kerja Obligasi

Cara Kerja Obligasi

Bagaimana obligasi bekerja? Dari cara kerjanya ini nanti bisa disimpulkan apakah obligasi halal atau tidak. 

Dalam penerbitan obligasi, nantinya pihak emiten akan menyatakan kebutuhan dana yang kemudian disebut sebagai jumlah emisi obligasi. 

Selain dijual dengan nominal tertentu, obligasi juga ditawarkan dalam jangka waktu tertentu dan umumnya selama 5 tahun.

Salah satu keuntungan yang ditawarkan lewat instrumen ini adalah perhitungan suku bunga. Pada dasarnya suku bunga obligasi adalah daya tarik bagi para investor.

Setelah investor membeli obligasi, maka akan ada insentif berupa tingkat suku bunga yang cukup menarik. Bunga ini akan diberikan dalam bentuk kupon obligasi. 

Seiring waktu berjalan, kupon obligasi akan diberikan secara periodik sesuai dengan kesepakatan yang sudah disetujui bersama.

Bisa dilakukan dalam waktu triwulan maupun satu semester. Pemberian bunga ini bersifat mutlak, inilah mengapa obligasi disebut sebagai instrumen minim risiko. 

Baca Juga: Yield Obligasi Adalah

Obligasi Menurut Islam

Obligasi Menurut Islam

Perlu diketahui bahwa dalam hukum ekonomi Islam, obligasi dengan konsep utang dan pembayaran yang mengandung bunga tidaklah halal. Prinsip seperti ini mengandung unsur riba yang harus dihindari oleh para umat muslim. 

Namun di sisi lain para ahli melihat dari bentuk pembiayaan yang dilakukan. Pembiayaan dalam konsep obligasi ini sudah menjadi sebuah kebutuhan.

Oleh sebab itu dikembangkanlah bentuk obligasi yang menerapkan prinsip syariah. Dari pemikiran tersebut muncullah produk obligasi syariah atau sukuk.

Obligasi ini hadir dalam bentuk surat berharga jangka panjang yang menganut prinsip syariah. Obligasi dikeluarkan emiten kepada pemegang obligasi seperti konsep yang dijelaskan sebelumnya. 

Bagaimana pembayaran utang dari emiten kepada investor? Nantinya emiten diwajibkan untuk membayar pendapatan dalam bentuk bagi hasil atau margin atau fee.

Selain itu emiten juga wajib membayar dana obligasi yang sudah diinvestasikan sesuai jatuh tempo. 

Dalam instrumen obligasi syariah ini, emiten akan disebut sebagai mudharib dan investor sebagai shahib al-maal.

Sesuai dengan prinsip syariah, maka hasil investasi yang diberikan oleh mudharib kepada shahib al-maal harus benar-benar bersih dari unsur non-halal. 

Obligasi syariah akan menerapkan beberapa akad. Hal ini sudah diatur oleh fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI).

Beberapa akad yang dipakai dalam obligasi ini adalah musyarakah, mudharabah, murabahah, istishna, dan ijarah. 

Kesimpulannya, obligasi syariah berbeda dari jenis obligasi konvensional. Obligasi konvensional menerapkan prinsip utang berbunga.

Sementara itu obligasi syariah menganut konsep penyertaan dana berdasarkan prinsip bagi hasil tanpa riba. 

Kini sudah jelas apakah obligasi halal atau tidak. Jika memang ingin memilih instrumen investasi yang halal maka perhatikan cara kerjanya.

Prinsip yang dijalankan harus sesuai dengan syariah dan sistem pembagian hasilnya harus bersih dari unsur non-halal. Informasi yang ada di website theinsidemag.com akan membantu.

Haikal Seseorang yang suka menulis dan bermain. Seni bicara dan menulis itu berbeda, enjoy!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *