Kusuma Hamba Allah yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Contoh Kalimat Majemuk

7 min read

Contoh Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk mungkin tak asing di telinga Anda. Tak heran, kalimat majemuk merupakan salah satu materi pelajaran Bahasa Indonesia sejak Anda masih berada di Sekolah Dasar. Sudah pernah lihat contoh kalimat majemuk?

Bagaimana? Bagi Anda yang lupa, mari simak artikel ini untuk mengetahui pengertian dan contoh kalimat majemuk!

Pengertian Kalimat Majemuk

Pengertian Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk merupakan kalimat yang terdiri dari dua pola kalimat sebagai hasil penggabungan atau perluasan kalimat tunggal yang terdiri dari induk kalimat dan anak kalimat.

Anak kalimat memiliki kata penghubung atau konjungsi sedangkan induk kalimat tidak ada.

Ciri-Ciri Kalimat Majemuk

Ciri-Ciri Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk memiliki perbedaan dengan kalimat lain. Ciri-ciri berikut adalah penanda bahwa kalimat yang Anda temukan adalah kalimat majemuk.

  1. Terdapat satu predikat dan lebih dari satu subjek.
  2. Pada kalimat inti terdapat perluasan atau penggabungan.
  3. Pola kalimat baru dihasilkan melalui penggabungan atau perluasan kalimat inti.

Jenis-Jenis Kalimat Majemuk

Jenis-Jenis Kalimat Majemuk

Terdapat berbagai macam kalimat majemuk dengan pengertiannya yang berbeda-beda. Pembeda pada kalimat tersebut ditandai dengan perbedaan konjungsi. Jenis-jenis kalimat majemuk diantaranya adalah:

  1. Kalimat majemuk bertingkat
  2. Kalimat majemuk setara
  3. Kalimat majemuk rapatan
  4. Kalimat majemuk campuran

Perbedaan Kalimat Majemuk dan Tunggal

Selain kalimat majemuk, kalimat lain yang pastinya sudah Anda ketahui adalah kalimat tunggal. Seperti namanya, kalimat majemuk dan kalimat tunggal memiliki ciri yang berlawanan.

Kalimat majemuk memiliki dua klausa atau lebih sedangkan kalimat tunggal hanya memiliki satu subjek dan satu predikat.

Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat

Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat merupakan kalimat tunggal yang bersifat tidak setara dengan bagian-bagian yang diperluas sehingga membentuk satu atau beberapa pola yang baru.

Kalimat majemuk bertingkat dicirikan dengan salah satu anak kalimat tidak dapat berdiri sendiri.

Umumnya, kalimat majemuk bertingkat memiliki konjungsi yang disesuaikan penggunaannya seperti meskipun, walaupun, biarpun, kendatipun, agar, maka, ketika, sebab.

Pola baru yang dihasilkan kalimat majemuk bertingkat dapat berupa S-P maupun S-P-O-K.

Contoh kalimat majemuk :

  1. Walaupun merasa capek, Arini tetap melanjutkan perjalanan.
  2. Doni sedih sebab hewan peliharaannya mati.
  3. Ita menangis sebab ia ditinggal oleh ibunya ke pasar.
  4. Novia merasa gagal sebagai anak yang baik sebab ia dihukum oleh guru.
  5. Tika menyesal telah menerima bantuan dari Amir karena ia malah diolok-olok teman lainnya.
  6. Doni tidak ingin merepotkan orang tuanya sebab ia mengetahui kondisi keluarganya yang sesungguhnya.
  7. Aku tidak tahu harus bercerita pada siapa sebab orang yang aku percaya sudah tidak ada.
  8. Aku sudah tidak mampu berkata-kata lagi sebab mulutku sudah terasa kaku.
  9. Ibu tidak bisa mengantar adik untuk mengambil rapot karena ia bekerja.
  10. Meskipun ayah sibuk bekerja, ia selalu membantuku mengerjakan pr matematika.
  11. Meskipun kakek sudah tua, ia tetap tidak pernah berhenti berolahraga.
  12. Biarpun aku bukan anak yang pintar, tapi aku tidak malas untuk belajar.

Contoh Kalimat Majemuk Setara

Contoh Kalimat Majemuk Setara

Kalimat majemuk setara dapat diartikan sebagai kalimat gabungan dengan hubungan antar pola-pola di dalamnya bersifat setara.

Tidak ada anak kalimat dalam kalimat majemuk bertingkat. Konjungsi yang menghubungkan biasanya berupa serta, dan, maupun, oleh sebab itu, sedangkan, tetapi, padahal.

Contoh kalimat:

  1. Lisa membaca di teras sedangkan Kevin tidur di kamar.
  2. Ari rajin membaca dan Ainun rajin membereskan rumah.
  3. Nisa membantu ibu serta Arya membantu ayah.
  4. Adik tak bisa membantuku padahal ia tidak sedang sibuk apapun.
  5. Kakak masih marah padaku oleh sebab itu aku membelikannya coklat.
  6. Aku tidak bisa terlalu lama marah pada adik sebab tingkah lucunya membuatku tertawa.
  7. Budi memegang terompet sedangkan Sarif menyalakan kembang api.
  8. Malam ini terasa sepi padahal banyak orang di rumahku yang sedang mengobrol.
  9. Aku tidak bisa memakai kacamata terlalu lama sebab itu akan membuatku pusing.
  10. Ia merasa aku menyakitinya padahal aku tidak melakukan hal jahat apapun.

Contoh Kalimat Majemuk Campuran

Contoh Kalimat Majemuk Campuran

Kalimat majemuk campuran merupakan penggabungan antara kalimat majemuk setara dengan kalimat majemuk bertingkat.

Umumnya kalimat ini terdiri dari tiga klausa atau lebih yang berfungsi sebagai induk kalimat dan klausa lain sebagai anak kalimat.

Contoh kalimat:

  1. Adik sedang mencuci piring di dapur ketika kakak sedang minum kopi sedangkan ibu pergi ke pasar.
  2. Ayah memberitahukan bahwa besok akan berlibur dan kami sangat senang.
  3. Kakak menginfokan bahwa ia lulus seleksi ujian dan kami sekeluarga sangat bangga padanya.
  4. Kak sedang memikirkan tempat untuk berlibur sedangkan aku hanya bersantai di rumah.
  5. Ani tidak pernah berpikir bahwa masalah ini akan terjadi dan ia langsung mengurung diri di kamarnya.
  6. Nita tidak merasa ia membohongi temannya sedangkan temannya terus menuduhnya.
  7. Ibu menyuruhku untuk membeli jajanan di warung sedangkan aku hanya terdiam lesu.
  8. Dia tidak menganggapku ada sedangkan aku selalu menjadikannya tempat curhatku.

Contoh Kalimat Majemuk Rapatan

Contoh Kalimat Majemuk Rapatan

Kalimat majemuk rapatan merupakan kalimat majemuk setara dengan bagian-bagian yang dirapatkan karena frasa menduduki posisi yang sama.

Umumnya, bagian yang dirapatkan berupa subjek atau predikat dengan menghilangkan unsur-unsur yang serupa.

Contoh kalimat:

  1. Budi selalu rajin berangkat ke kantor, meskipun sering terlambat.
  2. Saat banjir melanda, kami sekeluarga sedang tidur sehingga tidak sempat mengungsi.
  3. Walaupun sering dimarahi, ia selalu rajin berangkat ke sekolah.
  4. Keluarga kami belum tentu mau jika diajak berlibur meskipun ke tempat-tempat yang sering dikunjungi orang.
  5. Deni, anak teladan itu kini sudah bekerja di perusahaan ternama.
  6. Arif mengalami pusing, mual dan pingsan secara tiba-tiba.
  7. Ani membersihkan taman di komplek ini walaupun sedang sakit.
  8. Agus menjadi korban kecelakaan sehingga harus segera dibawa ke rumah sakit.
  9. Siswa di SMP itu belum paham apa yang boleh dikerjakan dan tidak boleh dikerjakan.
  10. Pencuri itu dipukuli lalu dibawa ke kantor polisi.
  11. Izza dan Dilla gemar bermain bola bekel.
  12. Ayah dan Ibu pergi menjemput adik di tempat les.
  13. Ayah mengantar Kakak ke sekolah lalu menjemput nenek di rumahnya.
  14. Air sungai meluap hingga menimbulkan banjir yang merugikan kami.

Contoh Kalimat Majemuk Hubungan Syarat

Contoh Kalimat Majemuk Hubungan Syarat

Kalimat majemuk hubungan syarat adalah kalimat majemuk yang ditandai dengan konjungsi apabila, asalkan, jika, dan lain-lain. Contoh kalimat:

  1. Saya akan senang hati membantu asalkan kamu mau menerima pendapatku.
  2. Saya tidak akan tinggal diam jika kamu terus menerus mengganggu saya.
  3. Dokter akan melakukan tindakan apabila keluarga pasien sudah mengisi surat pernyataan.
  4. Geri boleh pergi bermain jika ujiannya telah mendapatkan nilai tinggi.
  5. Jeni akan dibelikan sepeda apabila menjadi juara kelas di tahun ini.
  6. Ayah mau makan asalkan menu yang disajikan adalah sayur asem.
  7. Demo tidak akan terjadi apabila pemerintah mendengarkan keluhan rakyat.
  8. Tersangka akan ditahan jika bukti-bukti sudah terkumpul.
  9. Kamila akan membelikan rumah untuk keluarganya yang telah ia cita-citakan sejak lama.
  10. Merry akan naik jabatan jika ia menjadi karyawan teladan tahun ini.
  11. Rofi bisa segera mengikuti wisuda jika telah melakukan sidang skripsi.
  12. Seandainya Annisa tidak banyak bermain, pasti ia sudah lulus kuliah.
  13. Rahayu akan mendapat gelar sarjana apabila skripsinya sudah disetujui.
  14. Seandainya Gina datang tepat waktu, pasti Indri tidak keburu berangkat.
  15. Beni akan pergi ke sekolah asalkan tidak menaiki kendaraan umum.

Contoh Kalimat Majemuk dan Kalimat Tunggal

Contoh Kalimat Majemuk dan Kalimat Tunggal

Seperti yang telah dijelaskan, kalimat majemuk dan tunggal memiliki perbedaan pada jumlah klausa. Kalimat majemuk memiliki dua klausa sedangkan kalimat tunggal hanya satu.

Contoh kalimat:

  1. Sari menyiram bunga (tunggal)
  2. Ani tidur. (tunggal)
  3. Kakak membaca. (tunggal)
  4. Nenek makan roti. (tunggal)
  5. Dia merokok. (tunggal)
  6. Kakak menulis diary. (tunggal)
  7. Matanya belo. (tunggal)
  8. Badannya gemuk. (tunggal)
  9. Rambutnya bergelombang. (tunggal)
  10. Anak itu kasian. (tunggal)
  11. Bajuku basah. (tunggal)
  12. Keluarganya empat orang. (tunggal)
  13. Dina mengambil sebuah kunci dari lemari, kemudian saya mengganggunya hingga kaget. (majemuk)
  14. Sefi mengambil buku komik, lantas melemparkannya ke tempat sampah. (majemuk)
  15. Nenek menjual sirih, lalu dia membeli rumah. (majemuk)
  16. Ibu menonton tv di depan, kakak tidur di kamar, dan saya menyapu halaman. (majemuk)
  17. Bu Irma mengajar di SMA 2 Bogor, sedangkan saya merupakan siswa SMP. (majemuk)
  18. Merry menyukai novel, sedangkan Indah menyukai komik. (majemuk)
  19. Ayah mendengarkan radio, saya mengerjakan tugas matematika, sedangkan adik-adik bermain di luar rumah. (majemuk)
  20. Memang dia kaya, tetapi dia tidak sombong. (majemuk)
  21. Sari menyiram bunga sedangkan Rafael mencuci motor. (majemuk)

Contoh Kalimat Majemuk Setara Sejalan

Contoh Kalimat Majemuk Setara Sejalan

Kalimat majemuk setara sejalan merupakan kalimat majemuk yang memiliki beberapa kalimat yang bersifat setara.

Contoh kalimat:

  1. Dodo adalah anak yang malas bahkan ia sempat dikeluarkan dari sekolahnya yang lama.
  2. Syifa menutup pintu kemudian menangis di kamarnya.
  3. Desi selalu berpamitan pada kedua orangtuanya sebelum pergi kemana pun.
  4. Minah sedang mencuci sepatu di halaman belakang dan adik sedang menonton televisi.
  5. Nuri sedang mengikuti acara TV ceramah di hari Minggu dan Budi mengikuti acara TV kartun.
  6. Nisa tidak pernah pulang malam lagi setelah kejadian penculikan yang menimpa teman sekolahnya.
  7. Bibi selalu memasak untuk keluarganya sebelum ia pergi bekerja di rumahku.
  8. Geisha sedang mengepel antai dan Melly sedang mengelap kaca di ruang tamu.
  9. Sinta sedang memasak nasi ketika ayah datang dari luar kota.
  10. Kakak sudah merapikan tempat tidur sebelum ia pulang dari tempat kursusnya.

Contoh Kalimat Majemuk Beserta Polanya

Contoh Kalimat Majemuk Beserta Polanya

Menurut penjelasan sebelumnya, kalimat majemuk terdiri dari induk kalimat dan anak kalimat.

Contoh kalimat beserta polanya:

  1. Dido akan membantu mengerjakan tugas jika Mira memberi imbalan.
    S                                      P                          O    Konj.  S        P           O
  2. Meskipun Anton sering memarahi Yanti di organisasi, Anton tetap membantu Yanti,.
    Konj.          S                  P                        O              K               S                       P                 O

Contoh Kalimat Majemuk Setara Berlawanan

Contoh Kalimat Majemuk Setara Berlawanan

Kalimat majemuk setara berlawanan merupakan kalimat yang memiliki beberapa kalimat berisi pernyataan terhadap kondisi yang berlawanan.

Contoh kalimat:

  1. Aldo adalah anak yang sangat kaya tetapi dia selalu rendah hati.
  2. Kemarin Sisi tidak pergi berkebun bunga melainkan pergi memancing ikan.
  3. Denisa senang sekali memancing, sementara ibunya alergi terhadap ikan.
  4. Rama suka menyontek, sementara Bagas selalu mengerjakan tugasnya sendiri.
  5. Melly sangat buruk dalam hal menghafal, tetapi dia jago dalam hal berhitung.
  6. Steffi sangat senang membantu ibunya, sedangkan Kevin tidak suka membantu siapapun.
  7. Rustam adalah anak yang penakut, tetapi dia tidak takut hantu.
  8. Reno anak yang pandai, sedangkan Leli anak yang biasa-biasa saja.
  9. Afif pergi jalan-jalan bersama orangtuanya, sementara besok ia harus presentasi agama Islam.
  10. Faiz anak yang senang membantu orangtua, sementara Nisa lebih suka membantu teman-temannya.
  11. Mega bukan orang asli indonesia, padahal ia sudah 10 tahun tinggal di Bandung.
  12. Di Yogyakarta cuacanya cerah, sedangkan di Medan cuacanya mendung.
  13. Juju membelikan adiknya sepatu, sedangkan Geri membelikan adiknya mainan.
  14. Fajar sedang mencuci sepatu, sedangkan hari itu akan turun hujan.
  15. Stefani adalah siswa berprestasi, sedangkan Lela siswa yang pemalas.

Contoh Kalimat Majemuk Setara Pemilihan

Contoh Kalimat Majemuk Setara Pemilihan

Kalimat majemuk setara pemilihan merupakan penggabungan kalimat majemuk yang bersifat opsional. Kalimat tersebut seperti halnya membuat pembaca dapat memilih salah satu klausa.

Contoh kalimat:

  • Syifa masih bingung, antara dia harus bekerja di startup atau bekerja di BUMN.
  • Kerjakan tugasmu sekarang atau nanti kamu tidak bisa pergi menonton bioskop.

Baca materi bahasa lainnya:
1. Contoh Kalimat Kompleks
2. Contoh Kalimat Perintah
3. Contoh Kalimat Ajakan
4. Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung
5. Contoh Kalimat Aktif dan Pasif
6. Contoh Kalimat Persuasif

Contoh Kalimat Majemuk Hubungan Tujuan

Contoh Kalimat Majemuk Hubungan Tujuan

Kalimat majemuk hubungan tujuan merupakan kalimat yang biasanya memiliki konjungsi supaya, agar, biar.

Contoh kalimat:

  • Gina sengaja tidak ikut berlibur agar ia bisa menemani neneknya di rumah.
  • Rudi rutin meminum obat supaya ia bisa sembuh dari penyakit.
  • Setelah lantai dipel, gunakanlah pewangi ruangan supaya lebih bersih dan wangi.
  • Ayah melipat baju sebelum disetrika agar lebih rapi dan tidak menumpuk.
  • Ibu membersihkan halaman rumah setiap hari Sabtu supaya halaman rumah bersih dari dedaunan.

Contoh Kalimat Majemuk Bahasa Inggris

Contoh Kalimat Majemuk Bahasa Inggris

Sesuai namanya, kalimat majemuk Bahasa Inggris adalah kalimat majemuk yang terdiri dari kata berbahasa Inggris.

Contoh kalimat:

  • Ita was studying, so I watched a movie.
  • He was sick and he couldn’t sleep.
  • She drank some water, when She was thirsty.
  • Anita can purchase the bag, or she can obtain it from her sister.
  • My dad was working so I made a go at my grandma’s house.
  • He doesn’t drink coffee, nor does he eat vegetables.

Contoh Kalimat Majemuk Kompleks

Contoh Kalimat Majemuk Kompleks

Kalimat majemuk kompleks merupakan kelanjutan dari kalimat majemuk kompleks atau kalimat majemuk bertingkat. Kalimat majemuk kompleks terdapat tiga atau lebih klausa.

Contoh kalimat:

  • Murid kami setuju dengan keputusan ketua kelas untuk mengundurkan diri, tetapi wali kelas tidak mengizinkan karena kinerjanya bagus.
  • Fira menginformasikan bahwa ia diterima di Universitas ternama dan orangtuanya berjanji akan membelikan mobil sebagai kendaraan pribadi Fira saat kuliah.

Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat Perluasan Subjek

Kalimat majemuk bertingkat perluasan subjek merupakan kalimat majemuk dengan subjek yang mengalami perluasan.

Contoh kalimat:

  • Lelaki berambut gondrong tersebut mencaci maki orang di sekitarnya.
  • Smartphone keluaran baru ini pemberian dari ayahku saat ulang tahun.

Contoh Kalimat Majemuk Konsensip

Contoh Kalimat Majemuk Konsensip

Kalimat majemuk konsensip merupakan kalimat majemuk yang paling sering memiliki konjungsi meskipun, walaupun, biarpun.

Contoh kalimat:

  • Adik tetap bersabar walau kakak selalu membanding-bandingkan dia.
  • Meskipun hujan deras, Ali tetap memaksa untuk pulang ke rumah.
  • Walaupun tak kunjung diterima, Melly tetap semangat mencari kerja.
  • Anita tidak takut banjir, meskipun air sudah menggenangi rumahnya.
  • Shelly sering dimarahi ibunya namun ia tetap menyayanginya.
  • Meskipun Rudi tidak tahu caranya, ia tetap berusaha belajar.
  • Walaupun Aji tidak pandai menghitung, ia tetap meminta bantuan pada temannya untuk mengajarinya.

Nah, setelah membaca artikel ini tentunya Anda sudah paham mengenai contoh, pengertian, jenis, ciri-ciri kalimat majemuk yang dapat ditemukan di kehidupan sehari-hari bahkan saat Anda berbincang-bincang dengan teman atau keluarga.

Jadi, catat dan selalu ingat pembahasan ini karena tidak ada ilmu yang sia-sia untuk dipelajari! Terimakasih sudah membaca artikel dari kami theinsidemag semoga bermanfaat!

Kusuma Hamba Allah yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Cara Penulisan Gelar

Kusuma
9 min read

Cara Membuat Karya Ilmiah

Kusuma
7 min read

Cara Membuat Proposal

Kusuma
11 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published.

/* */