Kusuma Hamba Allah yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Doa Sholat Tarawih

6 min read

Doa Sholat Tarawih

Doa sholat tarawih merupakan salah satu doa yang harusnya Anda sudah ketahui untuk menyempurnakan ibadah Ramadhan Anda.

Sebelumnya, pada saat Bulan Ramadhan tiba, umat muslim di seluruh dunia senantiasa menyambutnya dengan suka cita.

Bulan yang penuh rahmat dan kemuliaan ini menjadi salah satu bulan yang paling dinanti-nanti sepanjang tahunnya.

Hal ini terjadi karena pada Bulan Ramadhan-lah pahala ibadah dilipatgandakan. Ibarat orang menanam, pada saat inilah saatnya untuk berpanen pahala.

Ada banyak amalan mulia yang biasa dilakukan saat bulan ramadhan tiba. Selain berpuasa dan memperbanyak tadarus dan dzikir.

Sholat Tarawih menjadi salah satu amalan di bulan Ramadhan yang tidak terlewatkan.

Apa itu Sholat Tarawih?

Apa itu Sholat Tarawih?

Sudah tahukah Anda mengenai pengertian sholat tarawih? Mari kita bahas mengenai penjelasan apa itu sholat tarawih.

Sholat Tarawih adalah sholat sunnah yang dilaksanakan pada malam hari di bulan Ramadhan setelah Sholat Isya dan sebelum Sholat Witir.  Boleh dikerjakan setelah Sholat Witir namun hal tersebut tidak afdhal.

Adapun jumlah rakaat pada Sholat Tarawih  Rosulullah SAW pernah mengerjakan Sholat Tarawih 8 rakaat lalu Witir 3 rakaat. Ada pula 20 rakaat kemudian Sholat Witir 3 rakaat.

Loading...

Untuk masalah jumlah rakaat yang dikerjaan untuk Sholat Tarawih termasuk ke dalam masalah furu’iyah yang setiap ulama memiliki hujjah sendiri-sendiri.

Sebagian ulama berpegang kepada hadits Aisyah yang menyebutkan Rosullullah SAW tidak pernah lebih dari 11 rakaat. Namun ada pula yang berpegang pada kamum muhajirin dan Anshar mengerjakan Sholat Tarawih 20 rakaat.

Hukum Sholat Tarawih

Doa Sholat Tarawih beserta Tata Caranya

Sebelum berbicara mengenai doa sholat tarawih, apakah Anda sudah tahu mengenai hukum sholat tarawih itu seperti apa?

Hukum melaksanakan Sholat Tarawih adalah sunnah baik bagi perempuan maupun laki-laki. Boleh dikerjakan secara sendiri-sendiri maupun berjamaah.

Namun akan lebih utama apabila dikerjakan di masjid secara berjamaah.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُرَغِّبُ فِى قِيَامِ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَأْمُرَهُمْ فِيهِ بِعَزِيمَةٍ فَيَقُولُ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menganjurkan supaya mengerjakan sholat malam di bulan Ramadhan tetapi tidak mewajibkannya. Beliau bersabda: “Barangsiapa bangun pada malam bulan Ramadhan karena iman dan mengarapkan perhitungan dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Muslim)

عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ – رضى الله عنها أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – صَلَّى ذَاتَ لَيْلَةٍ فِى الْمَسْجِدِ فَصَلَّى بِصَلاَتِهِ نَاسٌ ، ثُمَّ صَلَّى مِنَ الْقَابِلَةِ فَكَثُرَ النَّاسُ ، ثُمَّ اجْتَمَعُوا مِنَ اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ أَوِ الرَّابِعَةِ ، فَلَمْ يَخْرُجْ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – ، فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ قَدْ رَأَيْتُ الَّذِى صَنَعْتُمْ وَلَمْ يَمْنَعْنِى مِنَ الْخُرُوجِ إِلَيْكُمْ إِلاَّ أَنِّى خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ

Dari Aisyah Ummul Mukminin radhiyallahu ‘anha bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sholat di masjid pada suatu malam, lalu orang-orang ikut sholat bersama beliau. Malam berikutnya beliau sholat lagi dan orang yang ikut semakin banyak. Pada malam ketiga dan keempat orang-orang berkumpul lagi tapi Rasulullah tidak keluar untuk sholat bersama mereka. Pagi harinya beliau bersabda: “Aku telah melihat apa yang kalian lakukan dan tidak ada yang menahanku untuk keluar kecuali kekhawatiranku akan difardhukannya sholat itu atas kalian.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pada awal mulanya Sholat Tarawih menjadi wajib atas kaum muslimin.

Namun setelah turun perintah sholat wajib lima waktu, hukum Sholat Tarawih ini menjadi sunnah muakad (sunnah yang sangat dianjurkan) bagi kaum muslimin.

Tata Cara Sholat Tarawih

Tata Cara Sholat Tarawih dan Doa setelah sholat tarawih

Sebelum menuju pembicaraan mengenai doa sholat tarawih, ada baiknya Anda mengetahui tentang bagaimana tata cara sholat tarawih.

Sholat Tarawih disunnahkan untuk dilakukan secara berjamaah di masjid. Boleh dengan jumlah rakaat 8 ataupun 20 rakaat. Setiap dua rakaat salam.

Diawali dengan niat sholat tarawih dan takbiraatul ikhram dan diakhiri salam.

Adapun tata cara melaksanakan Sholat Tarawih secara umum adalah sebagai berikut:

  1. Niat sholat tarawih

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى

(Usholli sunnatat taroowihi rok’ataini ma’muuman lillahi ta’aalaa)

Artinya: “Aku niat sholat sunnah tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala”

  1. Takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah
  2. Membaca surat Al Fatihah
  3. Membaca surat atau ayat Al Qur’an
  4. Ruku’ dengan tuma’ninah
  5. I’tidal dengan tuma’ninah
  6. Sujud dengan tuma’ninah
  7. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
  8. Sujud kedua dengan tuma’ninah
  9. Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
  10. Membaca surat Al Fatihah
  11. Membaca surat atau ayat Al Qur’an
  12. Ruku’ dengan tuma’ninah
  13. I’tidal dengan tuma’ninah
  14. Sujud dengan tuma’ninah
  15. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
  16. Sujud kedua dengan tuma’ninah
  17. Tahiyat akhir dengan tuma’ninah
  18. Salam

Nah itulah tadi 19 tata cara sholat tarawih yang perlu Anda ketahui. Jangan lupa menghafalkan niat sholat tarawih.

Doa Sholat Tarawih

Doa Sholat Tarawih

Setelah selesai melaksanakan Sholat Tarawih apa yang biasanya Anda lakukan? Dan apa yang biasanya Anda pikirkan?

Hendaknya berdoa dan melakukan dzikir terlebih dahulu tidak lantas pergi begitu saja.

Karena pada bulan yang penuh rahmat ini akan sangat disayangkan jika Anda tidak memanfaatkannya semaksimal mungkin untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sebelum membaca doa Sholat Tarawih hendaknya berdzikir terlebih dahulu.

Biasanya membaca syahadat terlebih dahulu, kemudian membaca istighfar, doa mohon didekatkan dengan surga dan dijauhkan dari neraka, doa lailatul qadar dan doa kamilin.

Adapun doa Sholat Tarawih adalah sebagai berikut :

Doa Mohon Dijauhkan Dari Neraka dan Didekatkan Dengan Surga

اللّهُـمَّ إِنِّـي أَسْأَلُـكَ الجَـنَّةَ وأَعوذُ بِـكَ مِـنَ الـنّار

Allahumma inna as alukal jannata wa a’udzubika minnan naar

(Artinya : “Wahai Tuhanku. sesungguhnya aku memohon surga kepadaMu dan aku berlindung kepadaMu dari siksa neraka”)

Doa Pada Malam Lailatul Qadar

اَللهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu annii” (di baca sendiri)

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anna. Ya kariim” – (dibaca 3x dan diikuti oleh jamaah)

(Artinya: “Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku/kami. Yang Maha Mulia”)

Doa Setelah Sholat Tarawih (Doa Kamilin)

للهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْاِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ. وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ الَّلغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ. وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبَالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلاَءِ صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لَوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَاِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَاِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَمِنْ حُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ. وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ. بِاَكْوَابٍ وَّاَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْن. مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ اُولئِكَ رَفِيْقًا. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا.

اَللهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّهْرِالشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ. وَلاَتَجْعَلْنَا مِنَ اْلاَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِه اَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

Allahummaj ‘alnaa bil iimaani kaamiliin, walil faraaidhi muaddiin,

walis shalaati haafidhiin, waliz zakaati faa ‘iliin,

walima ‘indaka thaalibiin, wali’afwika raajiin,

wabilhudaa mutamassikiin, wa’anil laghwi mu’ridhiin,

wafid dunya zaahidiin, wafil aakhirati raahibiin, wabilqadhaa-i raadhiin,

walinna’maa-i syaakiriin, wa ‘alal balaa-i saabiriin,

watahta liwaa-i sayyidina muhammadin saw yaumal qiyaamati saa-iriin,

wa-ilal haudhi waaridhiin, wa-ilal jannati daahiliin, waminan naari naajiin,

wa ‘ala sariiril karaamati qaa ‘idiin, wamin huuril ‘aini mutazawwijiin,

wamin sundusin wa istabrakin wadiibaajin mutalabbisiin, wamin ta’aamil jannati aakiliin,

wamin labanin wa ‘asalin musaffan syaaribiin, bi-akwaabiw wa abaariqaw waka’sim mimma’iin,

ma’al ladziina an’amta ‘alaihim minan nabiyyiina was siddiiqiina was syuhadaa-i was saalihiin,

wahasuna ulaa-ika rafiiqa, dzaalikal fadhlu minallaahi wakafaa billaahi ‘aliima.

Allaahummaj ‘alna fii haadzihil lailatis syariifatil mubaarakati minas su’adaa-il maqbuuliin,walaa taj’alnaa minal asyqiyaa-il marduudiin, wasallallaahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa-aalihi wa sahbihi ajma’iin, birahmatika yaa arhamar raahimiin, walhamdulillaahi rabbil’aalamiin.

Artinya:

Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, sanggup menjalankan semua kewajiban, mampu menjaga sholat, bisa mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan dan berpegang teguh pada petunjuk-Mu juga dipalingkan dari segala permainan/tipu daya, tergolong menjadi orang-orang yang zuhud di dunia dan mencintai kehidupan akherat, ridha akan qadha’ yang sudah digariskan, bersyukur atas nikmat yang dilimpahkan, sabar atas segala musibah, termasuk orang-orang yang beralan di bawah panji-panji junjungan kami Nabi Muhammad, pada hari kiamat sekaligus bisa mendatangi telaga kautsar, yang masuk ke dalam surga dan selamat dari api neraka, menjadi orang-orang yang bisa duduk di atas dipan kemuliaan, mempersunting bidadari, yang berpakaian sutra, yang bisa menikmati hidangan surga, minum air susu dan madu yang murni dengan gelas dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmatyaitu dari golongan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih.

Mereka itulah teman yang terbaik. Kesemuanya itu adalah anugerah dari Allah, dan cukuplah Dia sebagai Dzat yang Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini termasuk golongan orang-orang yang beruntung yang diterima segala permohonannya, dan janganlah Engkau jadikan kami termasuk golongan orang-orang yang celaka yang tidak diperkenankan amalnya.

Shalawat beserta salam Allah semoga tetap terlimpahkan atas pemimpin kami Nabi Muhammad Saw, keluarga dan semua sahabatnya dengan rahmat-Mu wahai Dzat yang paling Pengasih di antara para pengasih. Dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Keutamaan Sholat Tarawih

Keutamaan Sholat Tarawih

Sholat tarawih memang bukan sholat wajib yang harus di amalkan. Namun, jika baginda Rasulullah selalu mengerjakan lantas bagaimana bisa kita tidak?

Apabila Rasulullah SAW mengerjakan pastinya ada banyak keutamaan dari sholat tarawih itu sendiri. Terlebih, keutaman sholat tarawih ini berbeda dari malam pertama hingga malam terakhir.

Berikut ini adalah keutamaan melaksanakan sholat tarawih :

1. Malam ke 1

Siapa yang mengerjakan sholat tarawih pada malam pertama, maka ia akan mendapatkan pengampunan dosa seperti dia baru dilahirkan.

2. Malam ke 2

Pahala sholat tarawih di malam ke 2 ini yaitu diampuni dosa dirinya beserta kedua orang tuanya apabila keduanya adalah seorang mu’min

3. Malam ke 3

Pada malam ke 3 ini malaikat akan menyerukan dari Arsy : “Telah diangkat dosa yang telah berlalu dan sudah diampuni oleh Allah SWT”

4. Malam ke 4

Di malam ke 4 ini, orang yang melakukannya akan mendapatkan pahala seperti membaca kitab Taurat, Zabur, Injil serta Al-Quran

5. Malam ke 5

Maha suci Allah akan memberikan pahala seperti kita sedang melakukan sholat di Masjidil Haram, Masjidil Aqsha dan Masjid Madinah

6. Malam ke 6

Allah SWT memberikan pahala thawaf di Baitul Makmut serta dimintakan ampunan atasnya oleh setiap benda.

7. Malam ke 7

Malam ke 7 diberikan pahala seperti yang telah di dapat oleh Nabi Musa As , serta penolongnya dari kejahatan firaun serta Hamman

8. Malam ke 8

Allah SWT memberikan pahala seperti pahala yang di dapat oleh Nabi Ibrahim As

9. Malam ke 9

Malam ini adalah malam istimewa kita seperti mendapatkan pahala Rasulullah

10. Malam ke 10

Allah SWT akan memberikan rizki serta kebaikan yang ada di dunia dan akhirat.

11. Malam ke 11

Jika dia meninggal dunia, maka dia akan seperti dilahirkan dari ibunya

12. Malam ke 12

Orang yang mengerjakan sholat tarawih pada malam ke 12 akan datang di hari kiamat dengan wajah yang bersinar seperti bulan Purnama

13. Malam ke 13

Orang yang mengamalkan sholat pada malam ini, maka akan diselamatkan dari kejelekan

14. Malam ke 14

Pahala yang di dapat adalah malaikat akan bersaksi bahwa orang itu telah menunaikan ibadah tarawih sehingga pada hari kiamat nanti Allah SWT tidak akan menghisabnya

15. Malam ke 15

Para malaikat akan bersholawat padanya dan menjaganya di Arsy

16. Malam ke 16

Allah SWT akan membebaskannya dari neraka dan akan memasukannya ke dalam surge

17. Malam ke 17

Diberikannya pahala layaknya pahala para Nabi

18. Malam ke 18

Satu malaikat akan berseru “ Hai hamba Allah, Allah SWT sudah meridhai mu beserta kedua orang tuamu”

19. Malam ke 19

Allah SWT akan mengangkat orang yang mengerjakannya ke surge Firdaus

20. Malam ke 20

Allah SWT akan memberinya pahala para syuhada serta orang-orang sholeh

21. Malam ke 21

Allah SWT akan membuatkannya sebuah istana di surga yang berasal dari cahaya

22. Malam ke 22

Di hari kiamat nanti, orang yang telah mengerjakan sholat tarawih akan selamat dari kesulitan dan kesusahan

23. Malam ke 23

Allah SWT akan membangunankan sebuah kota di Surga-Nya

24. Malam ke 24

Permintaan orang yang mengerjakan sholat tarawih akan dikabulkan oleh Allah SWT

25. Malam ke 25

Allah SWT akan mengangkatnya dari siksa kubur

26. Malam ke 26

Allah SWT akan mengangkatnya pahala empat puluh tahun

27. Malam ke 27

Orang ini akan melewati shirotol mustaqim layaknya kilat yang menyambar

28. Malam ke 28

Allah SWT akan mengangkat untuknya seribu derajat di surge

29. Malam ke 29

Allah SWT akan memberikan pahala 1000 haji yang makbul

30. Malam ke 30

Allah SWT berfirman : “ Wahai hamba-Ku, Makanlah buah-buahan yang ada di surga, mandilah kamu dengan air Salsabil, serta minumlah kamu dari telaga Kautsar. Aku Tuhanmu dan engkau hamba-Ku”

Demikian penjelasan mengenai tata cara dan doa Sholat Tarawih oleh theinsidemag.com. Adapun keutamaan Sholat Tarawih sangat banyak dan sangat bermanfaat bagi Anda.

Sudah jelas penjelasan mengenai niat sholat taraweh bahasa arab dan latin, tata cara sholat tarawih sendiri dan lain sebagainya.

Selain memperoleh banyak rahmat, Sholat Tarawih juga bagus untuk kesehatan Anda. Semoga penjelasan di atas bermanfaat.

Kusuma Hamba Allah yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Doa Sholat Witir

Kusuma
4 min read

Doa Sholat Jenazah

Kusuma
4 min read

Doa Sholat Hajat

Kusuma
5 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *