Haikal Seseorang yang suka menulis dan bermain. Seni bicara dan menulis itu berbeda, enjoy!

Harga Obligasi

1 min read

Harga Obligasi

Sebagai sebuah produk investasi obligasi memiliki harga yang sudah ditetapkan. Harga obligasi tersebut juga bisa berubah-ubah, mengalami kenaikan atau penurunan.

Salah satu faktor yang mempengaruhi harganya adalah suku bunga pada saat itu.

Pergerakan harga surat utang ini berjalan terbalik jika dibandingkan dengan suku bunga. Saat suku bunga turun maka harganya akan naik.

Sebaliknya jika suku bunga naik, maka obligasi akan turun harganya. Simak penjelasan di bawah ini untuk memahami harga obligasi.

Harga Obligasi di Pasar Saham

Harga Obligasi di Pasar Saham

Sangat berbeda dengan saham yang dinyatakan dalam bentuk mata uang (rupiah), obligasi di pasar saham dinyatakan dalam bentuk persentase (%).

Perhitungan persentase ini dihitung dari nilai nominalnya. Berikut ini 3 kemungkinan harga yang ditawarkan di pasar saham:

  • Par (nilai Par). Jika nilai par sama dengan 100, itu artinya harga obligasi sama dengan aslinya yaitu 100% dari nominalnya. Jika nominal obligasi 5 M dan nilai par 100, berarti investor harus membayar senilai nominalnya yaitu 5 M.
  • At premium (dengan premi). Saat harga ditawarkan dengan premi seperti ini, maka biasanya harganya akan lebih tinggi dibanding nilai obligasi itu sendiri. Misalnya hargan at premi 102, maka artinya investor harus membayar sebesar 102% dari nilai obligasi itu sendiri.
  • At discount (dengan diskon). Saat penerbit menawarkan harga at discount artinya penerbit memberi diskon dan harga yang harus dibayar adalah di bawah nilai obligasinya. Misal harga obligasi dengan diskon 97, maka investor harus membayar 97% dari nilai obligasinya.

Baca Juga: Jenis Obligasi Berdasarkan Jatuh Tempo

Penentuan Harga Obligasi

Penentuan Harga Obligasi

Harga obligasi sangat dipengaruhi oleh suku bunga dan bunga obligasi itu sendiri. Dalam penentuan harganya, penerbit juga harus menentukan bunga obligasi terlebih dahulu.

Berikut ini langkah penentuan harga yang biasa digunakan:

1. Menentukan Bunga Obligasi

Obligasi memiliki karakteristik yang berbeda karena harganya tidak selalu sama dengan nominalnya. Besar harganya sangat ditentukan oleh besarnya tingkat bunga obligasi.

Biasanya semakin besar bunga maka harganya akan semakin tinggi. Sebaliknya juga, jika kecil bunganya maka harga akan semakin rendah.

2. Menghitung Nilai dan Bunga Obligasi

Lalu bagaimana cara menghitung nilai dan bunga obligasi itu sendiri? Agar lebih jelas maka perhatikan contohnya.

Pada tanggal 3 Juni 2015 pak B beli obligasi senilai 10 juta, bunga 7%/ tahun dam kupon dibayarkan setiap tanggal 31 Mei. Dengan tujuan mendapatkan tarif sebesar 8%. Maka hitung dengan rumus:

  • Nilai jatuh tempo= nominal obligasi x An7p
  • Nilai bunga yang akan diterima= nominal bunga x A7P

Baca Juga : Karakteristik Obligasi

Daftar Harga Obligasi Pasar Perdana

Daftar Harga Obligasi Pasar Perdana

Mungkin sebagian calon investor masih bingung dalam membayangkan seperti apa harga sebuah produk surat utang ditulis. Jadi agar lebih jelas dalam memahami harga surat utang maka dapat melihat contoh daftar harganya di bawah ini:

NoNama ObligasiJatuh TempoCoupon TierPrice BuyYield Buy
1FR005615/ 09/ 20268,375108,506,07
2FR006315/ 06/ 20235,625102,053,03
3FR006415/05/20286,12595,66,85
4FR007515/05/20387,5100,007,5
5FR007615/05/20298,25106,27,10

 

Itulah contoh daftar harga obligasi yang sedang beredar dan bisa dimiliki oleh investor atau pemodal. Pilihlah harga yang paling sesuai dengan modal yang dimiliki untuk berinvestasi.

Mempertimbangkan harga memang sangat penting dalam berinvestasi surat utang. Hal ini bertujuan untuk mengukur kemampuan investor dalam memberikan modal dengan cara membeli surat utang/ obligasi di pasar modal.

Selain mempertimbangkan dari segi harga, jangan lupa tentukan tujuan berinvestasi terlebih dahulu agar tidak salah memilih instrumen investasi obligasi yang memiliki banyak jenis.

Baca informasi tentang saham sebanyak-banyaknya di web kami theinsidemag.com.

Haikal Seseorang yang suka menulis dan bermain. Seni bicara dan menulis itu berbeda, enjoy!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *