Ilmu Ekonomi

Dalam pembelajaran ekonomi di kelas 10 SMA materi awal yang akan di jelaskan adalah tentang ilmu ekonomi. Ini adalah basic dari pembelajaran berkelanjutan semester pertama.

Hal yang pertama kali harus dilakukan adalah memahami terlebih dahulu mengenai ekonomi. Di mulai bisa dari pengertiannya. Kemudian konsep, manfaat, prinsip, sampai dengan ruang lingkupnya.

Secara umum, pengertian ilmu ekonomi adalah suatu bidang ilmu yang mempelajari mengenai pengelolaan sumber daya, baik secara perorangan, kelompok masyarakat, hingga suatu negara dalam upaya kesejahteraan.

Ilmu ekonomi juga di anggap sebagai kajian terhadap perilaku manusia dalam upaya untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya.

Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai materi ekonomi, akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini. Simak dan pahami baik-baik ya.

Pengertian Ilmu Ekonomi

Pengertian Ilmu Ekonomi

Untuk pengertiannya, baik secara umum, secara etimologi atau pengertian ilmu ekonom menurut para ahli lengkap beserta dengan penjelasannya.

1. Pengertian Secara Umum

Berikut merupakan definisi secara umum atau pengertian ilmu ekonomi menurut Wikipedia, Ensiklopedi Indonesia, dan menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Lebih jelasnya simak di bawah ini.

a). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut KBBI ilmu ekonomi adalah asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barang-barang serta kekayaan (seperti keuangan, perindustrian, dan perdagangan) serta berbagai hal mengenai pemnfaatan uang, tenaga, waktu, dan sebagainya yang berharga.

b). Menurut Ensiklopedi Indonesia

Menurut Ensiklopedi Indonesia ilmu ekonomi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari usaha-usaha manusia untuk mencapai kemakmuran serta gejala-gejala dan hubungan yang timbul dari usaha tersebut.

c). Menurut Wikipedia

Menurut Wikipedia ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas.

2. Pengertian Menurut Para Ahli

Adapun mengenai definisi atau pengertian ilmu ekonomi menurut para ahli, baik menurut ahli ekonomi dari Indonesia ataupun ahli ekonomi dari luar negeri beserta penjelasannya.

a). Menurut Aristoteles

Menurut Aristoteles pengertian ilmu ekonomi adalah suatu cabang yang dapat digunakan dengan 2 jalan yakni kemungkinan untuk dipakai dan kemungkinan untuk di tukarkan dengan barang. Nilai pemakaian dan nilai pertukaran.

b). Menurut Suherman Rosydi

Menurut Suherman Rosydi pengertian ilmu ekonom adalah cabang ilmu pengetahuan yang berdaya upaya untuk memberikan pengetahuan dan pengertian tentang gejala-gejala masyarakat yang timbul karena perbuatan manusia dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan atau mencapai kemakmuran.

c). Menurut Prof. Paul Anthony Samuelson

Menurut Prof. Paul Anthony Samuelson definisi ilmu ekonom adalah studi tentang manusia dalam kegiatan hidup mereka sehari-hari untuk mendapat dan menikmati kehidupan.

d). Menurut Adam Smith

Menurut Adam Smith definisi ilmu ekonomi adalah ilmu secara sistematis mempelajari tingkah laku manusia dalam usahanya untuk mengalokasikan sumber-sumber daya yang terbatas guna mencapai tujuan tertentu.

e). Menurut Case and Fair

Menurut Case and Fair pengertian ilmu ekonomi adalah studi tentang bagaimana individu dan masyarakat mengambil pilhan untuk menggunakan sumber daya yang langka yang telah di sediakan oleh alam dengan generasi sebelumnya.

f). Menurut Penson

Menurut Penson definisi ilmu ekonomi adalah ilmu pengetahuan yang selalu mendalami mengenai kesejahteraan material di setiap diri manusia.

g). Menurut Alfred Marshall

Menurut Alfred Marshall ilmu ini adalah ilmu atau studi yang mempelajari kehidupan manusia sehari-hari.

h). Menurut Von Neumann dan Mogenstern

Menurut Von Neumann dan Mogenstern ilmu ini adalah disiplin ilmu yang sayang sekali apabila tidak diperlakukan secara tidak ilmiah karena tokoh terkemukanya sibuk mengurusi solusi untuk menghadapi masalah mendesak.

i). Menurut M. Manullang

Menurut M. Manullang ilmu ini adalah ilmu yang mempelajari masyarakat dalam usahanya untuk mencapai kemakmuran.

j). Menurut Richard G. Lipsey

Menurut Richard G. Lipsey ilmu ini adalah suatu studi tentang pemanfaatan sumber daya yang langka untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas.

k). Menurut Alfred W

Menurut Alfred W ilmu ini dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu ilmu ekonomi deskriptif; teori ekonomi; dan ilmu ekonomi terapan.

l). Menurut N. Gregory Mankiw

Menurut N. Gregory Mankiw ilmu ini adalah studi mengenai cara masyarakat dalam mengelola sumber-sumber daya yang langka.

m). Menurut Oscar Langen

Menurut Oscar Langen ilmu ini adalah ilmu yang mempelajari tata administrasi dari berbagai sumber baik kecil/besar dan dianalisa sedemikian rupa hingga bisa dipergunakan bagi kehidupan manusia secara maksimal.

n). Menurut Van Der Valk

Menurut Van Der Valk ilmu ini adalah cabang dari studi pengetahuan yang selalu mempelajari mengenai setiap tindakan ekonomis yang dilakukan setiap manusia yang disertakan juga dengan akibat yang timbul karena tindakan ekonomis.

o). Menurut J. M. Keynes

Menurut J. M. Keynes ilmu ini adalah suatu teknik berpikir yang mempunyai kegunaan untuk mempertimbangkan sejumlah biaya serta bagian dari keuntungan.

p). Menurut Khursid Ahmad

Menurut Khursid Ahmad pengertian ilmu ekonomi adalah suatu upaya sistematis yang mencoba memahami permasalahan ekonomi dan perilaku manusia dalam hubungan dengan permasalahan tersebut dari sudut pandang islam.

q). Menurut Willian Beveridge

Menurut Willian Beveridge pengertian ilmu ekonomi adalah suatu kajian mengenai cara manusia bekerjasama untuk mendapatkan keperluan material.

r). Menurut M. Akram Khan

Menurut M. Akram Khan pengertian ilmu ekonomi adalah ilmu yang bertujuan mempelajari kesejahteraan manusia (falah) yang dicapai dengan mengorganisir sumber-sumber daya bumi atas dasar kerjasama partisipasi.

s). Menurut John Stuart Mill

Menurut John Stuart Mill definisi ilmu ekonomi adalah ilmu praktis tentang produksi dan distribusi kekayaan.

t). Menurut Robert B. Ekelund Jr. dan Robert D. Tollison

Menurut Robert B. Ekelund Jr. dan Robert D. Tollison ilmu ini adalah ilmu yang mempelajari cara individu dan masyarakat memiliki keinginan yang tidak terbatas memilih untuk mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk memuaskan keinginan mereka.

u). Menurut Amwal

Menurut Amwal ilmu ini adalah ilmu yang menjelaskan tentang bagaimana menentukan keputusan yang efektif dalam mengelola sumber daya yang ada dalam rangka memenuhi kebutuhan individu/masyarakat.

v). Menurut Jack Hirshleifer

Menurut Jack Hirshleifer ilmu ini mengenai keputusan memilih di antara berbagai tindakan yang mungkin di ambil atau juga mempelajari apa yang terjadi bila keputusan bermacam-macam orang saling mempengaruhi sesama.

w). Menurut Jacob Louis Mey Jr.

Menurut Jacob Louis Mey Jr. ilmu ini adalah salah satu dari ilmu pengetahuan yang mempelajari mengenai segala usaha manusia untuk mencapai tujuan ke arah yang disebut kemakmuran di dalam kehidupannya.

x). Menurut Jean-Baptiste Say

Menurut Jean-Baptiste Say definisi ilmu ini adalah suatu kajian tentang peraturan yang bisa menentukan kekayaan.

y). Menurut Lionel Robbins

Menurut Lionel Robbins definisi ilmu ini adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia sebagai kaitan antara tujuan (ends) dan sarana yang langka (scare means) yang mempunyai banyak alternatif kegunaan.

z). Menurut Gunnar Myrdal

Menurut Gunnar Myrdal definisi ilmu ini adalah cabang ilmu dari ilmu sosial, sehingga ilmu ekonomi tidak terlepas kaitannya dengan ilmu sosial lainnya, seperti politik, psikologi, georgrafi, antropologi dan lain sebagainya.

Sejarah Perkembangan Ilmu Ekonomi

Sejarah Perkembangan Ilmu Ekonomi

Adam Smith sering disebut sebagai manusia yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad ke-18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan.

Melalui sebuah karya besarnya Wealth of Nations, Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa.

Sebagai seorang ekonom, Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. 

Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut menghasilkan tokoh-tokoh seperti Alfred Marshall, J. M. Keynes, Karl Marx, hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006, Edmund Phelps.

Secara garis besar, perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi ini diawali oleh apa yang disebut sebagai aliran klasik.

Dimana, aliran ini yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya invisible hand dalam mengatur pembagian sumber daya, dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi.

Konsep invisible hand ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya.

Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi sebuah Depresi Besar sekitar tahun 1930 yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham.

Sebagai penanding aliran klasik, Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment, Interest, and Money yang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan.

Dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. Dua aliran ini kemudian saling “bertarung” dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian.

Varian tersebut meliputi: new classical, neo klasik, new keynesian, monetarist, dan lain sebagainya. Namun, perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain.

Seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels, serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih Nobel Douglass C. North.

Bidang Ilmu Ekonomi

Bidang Ilmu Ekonomi

Samuelson dan Nordhaus (2010) membagi ilmu ini kedalam dua bidang yaitu ekonomi mikro dan ekonomi makro. Ekonomi mikro pertama kali dijelaskan oleh Adam Smith.

Menurut Adam Smith ekonomi mikro adalah:

Ilmu yang mempelajari bagaimana individu mampu menetapkan harga (tanah, tenaga kerja, dan harga modal), menerapkan kekuaran dan kelemahan pasar dan mempelajari bagaimana individu mampu menciptakan manfaat ekonomi sosial di pasar yang kompetitif.

Ekonomi mikro saat ini merupakan ilmu yang membahas subjek-subjek terpenting dalam sebuah perusahaan, seperti monopoli pasar, peraturan perdagangan internasional, dan ilmu aktivitas keuangan.

Sedangkan, menurut Mankiw ekonomi mikro adalah:

Ilmu yang mempelajari bagaimana rumah tangga dan perusahaan membuat keputusan dan mampu berinteraksi di pasar.

Selanjutnya, mengenai sebuah fenomena ekonomi secara luas seperti inflasi, ketenagakerjaan, dan pertumbuhan ekonomi dijelaskan lebih rinci di Ekonomi Makro.

Samuelson dan Nordhaus (2010) menjabarkan bahwa ekonomi makro muncul ketika John Maynard Keynes mempublikasikan revolusinya yang berjudul “General Theory of Employment, Interest and Money“.

Dalam teori barunya, John Maynard Keynes mengembangkan analisa dampak siklus bisnis dengan terjadinya pergantian tingginya tingkat pengangguran dan inflasi.

Ekonomi makro saat ini meneliti banyak bidang, seperti bagaimana menentukan total investasi dan konsumsi, bagaimana bank mengatur uang dan bunga, penyebab krisis internasional, dan ketidakseimbangan pertumbuhan antar negara.

Konsep Dasar Ilmu Ekonomi

Konsep Dasar Ilmu Ekonomi

Adapun ini adalah beberapa konsep dasar ilmu ekonomi dalam penerapannya. Untuk penjelasan lebih lengkap adalah sebagai berikut ini:

1. Kegiatan Ekonomi

Produksi, merupakan aktivitas yang berkaitan dengan berbagai usaha untuk menambah nilai guna dari barang dan jasa. Aktivitas ini adalah pengumpulan sumber daya (SDM dan SDA), modal, dan keahlian.

Konsumsi, merupakan aktivitas yang berkaitan dengan penggunaan barang dan jasa. Hal ini ditentukan oleh tingkat penghasilan dan nilai kebudayaan masyarakat.

Distribusi sendiri merupakan sebuah aktivitas yang berkaitan dengan penyebaran barang/jasa yang diproduksi.

2. Tindakan Ekonomi

Ini adalah sebuah usaha manusia untuk memilih hal-hal terbaik dan menguntungkan bagi mereka sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Tindakan ekonomi dilakukan berdasarkan dua aspek, yaitu:

  • Tindakan Rasional
    Berkaitan dengan usaha manusia dalam menentukan pilihan terbaik dan sesuai dengan kenyataan.
  • Tindakan Irasional
    Berkaitan dengan usaha manusia dalam menentukan pilihan terbaik namun tidak sesuai kenyataan.

3. Motif Ekonomi

Ini adalah sebuah tujuan atau alasan manusia dalam melakukan tindakan ekonomi. Di dalam motif ekonomi juga terdapat dua aspek, yaitu:

  • Motif Intrinsik
    Ini adalah alasan yang bersumber dari diri sendiri untuk melakukan tindakan ekonomi.
  • Motif Ekstrinsik
    Ini adalah alasan yang bersumber dari orang lain untuk melakukan tindakan ekonomi.

4. Metodologi Ilmu Ekonomi

Ada dua metode dalam metodologi ilmu ekonomi, yaitu sebagai berikut ini:

  • Metode Induksi
    Berdasarkan berbagai kejadian ekonomi yang disusun secara sistematis sehingga mendapatkan kesimpulan secara umum.
  • Metode Deduksi
    Berdasarkan teori ekonomi yang dianalisis dan dipelajari untuk mendapatkan kesimpulan secara khusus.

Manfaat Ilmu Ekonomi

Manfaat Ilmu Ekonomi

Beracuan kepada pengertian ilmu ekonom di atas, kegunaan ilmu ekonomi sebenarnya sangat besar perannya dalam pemenuhan seluruh kebutuhan manusia.

Berikut ini adalah beberapa kegunaan dan manfaat ilmu ekonomi bagi manusia:

  • Memberikan masukan dalam pengambilan keputusan terhadap tindakan-tindakan ekonomi.
  • Membantu manusia dalam memahami pola perilaku ekonomi suatu masyarakat.
  • Membantu memberikan pengertian tentang potensi dan keterbatasan suatu kebijakan ekonomi.
  • Meningkatkan kepekaan manusia terhadap masalah ekonomi dan global.

Ruang Lingkup Ilmu Ekonomi

Ruang Lingkup Ilmu Ekonomi

Seperti halnya dalam bidang ilmu ini, pembagian ruang lingkup ini ada dua yaitu:

1. Ekonomi Makro (Macroeconomic)

Ekonomi makro adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari tentang keseluruhan (aggregate) perilaku ekonomi melalui pemakaian efisien berbagai faktor produksi demi mencapai kemakmuran masyarakat yang maksimum.

Intinya adalah penentuan tingkat kegiatan ekonomi yang di ukur dari pendapatan. Ini menjadi alasan mengapa makroekonomi dikenal sebagai teori pendapatan (income theory).

2. Ekonomi Mikro (Microeconomic)

Ekonomi mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari tentang aspek-aspek individual dari suatu kegiatan ekonomi. Ekonomi mikro menggunakan analisis konsumen dan analisis produsen dalam suatu pasar.

Inti dari ekonomi ini adalah penentuan harga. Ini menjadi alasan menagapa mikroekonomi disebut sebagai teori harga (price theory).

Pembagian Ilmu Ekonomi

Pembagian Ilmu Ekonomi

Pentingnya ilmu ini dalam masyarakat memang memberikan dampak yang besar bagi kehidupan masyarakat. Maka dari itu, terdapat pembagian ilmu ekonomi.

Adapun menurut Alfred W. Stonier dan Douglass C. Hague pembagiannya ada 3 kelompok yaitu seperti berikut ini:

1. Ilmu Ekonomi Deskripstif (Descriptive Economic)

Merupakan analisis ekonomi yang menggambarkan kondisi sebenarnya berdasarkan kondisi fakta dalam perekonomian. Contohnya adalah krisis moneter di Indonesia tahun 1998.

2. Ilmu Ekonomi Teori (Economics Theory)

Ini adalah analisis ekonomi yang berusaha menjelaskan, mencari pengertian, hubungan sebab akibat, dan cara kerja sistem ekonomi.

Dalam ilmu ini dibagi menjadi dua macam, yakni ekonomi mikro dan ekonomi makro.

3. Ilmu Ekonomi Terapan (Applied Economics)

Ini adalah analisis ekonomi teori untuk merumuskan kebijakan-kebijakan dan pedoman yang tepat untuk menangani masalah ekonomi tertentu.

Jadi, ilmu ekonomi terapan lebih bersifat praktis dengan menerapkan pengertian ekonomi pada bidang atau masalah tertentu. Misalnya, ekonomi di perusahaan, ekonomi moneter, ekonomi perbankan dan sebagainya.

Baca juga materi ekonomi kelas 10 lainnya:
1. Ilmu Ekonomi
2. Kegiatan Ekonomi
3. Permintaan dan Penawaran
4. Sistem Pembayaran
5. Bank Sentral
6. Manajemen

Prinsip Prinsip Ekonomi

Prinsip Prinsip Ekonomi

Terdapat banyak sekali prinsip-prinsip ekonomi yang perlu dan penting untuk diketahui, diantaranya adalah sebagai pedoman dalam melakukan berbagai tindakan dalam penyelesaian masalah yang melibatkan perekonomian.

Prinsip-prinsip utamanya adalah tentang mengenai cara-cara untuk memperoleh keuntungan yang maksimal dari modal dan usaha yang sudah dilakukan oleh setiap individu.

Terdapat slogan prinsip yang sering di dengar, yaitu memperoleh hasil sebesar-besarnya dari modal sekecil-kesilnya. Bila diaplikasikan dengan baik, maka persamalahan dalam kebutuhannya segera tertutupi.

Dalam hal ini selalu berhubungan dengan berbagai aspek seperti produsen, konsumen, serta distributor. Berikutnya adalah mengenai motif dalam dunia perekonomian.

Motif merupakan segala kegiatan yang dilakukan karena terdorong oleh suatu alasan yang kuat. Motif ekonomi adalah faktor-faktor yang dapat mendorong manusia untuk melakukan tindakan ekonomi.

Terdapat dua jenis motif yaitu motif intrinsik yang pendorongnya datang dari diri sendiri, dan motif ekstrinsik yang faktor pendorongnya datang dari lingkungan luar.

Mengenai istilah pertumbuhan ekonomi, memiliki pengertian proses perubahan pada kondisi perekonomian menuju ke arah yang lebih baik dari sebelemunya dalam periode tertentu.

Istilah tersebut dapat juga diartikan sebagai proses meningkatnya produksi perekonomian yang dapat terlihat dalam pendapatan yang kian meningkat.

Demikian materi dari kami theinsidemag.com semoga dalam mempelajari pengertian ilmu ekonomi, ciri ilmu ekonomi, ruang lingkup ilmu ekonomi dan pembagian ilmu ekonomi dapat dipahami dengan baik.

Terimakasih atas kunjungannya, salam sukses dan ditunggu kritik atau saran di komentar!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *