Kusuma Hamba Allah yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Klasifikasi Makhluk Hidup

3 min read

Pengertian klasifikasi makhluk hidup adalah pengelompokan biologi dari semua makhluk hidup, dimana dibuat kategori baik makhluk hidup yang masih ada maupun yang sudah punah.

Pengelompokan tersebut didasarkan pada kesamaan struktur maupun sifat spesifik dari suatu makhluk hidup.

Di masa kini pengelompokan tersebut banyak digunakan dalam penelitian biologi, tentunya lebih mudah untuk mempelajari jenis dan karakteristik yang dimiliki oleh sebuah makhluk.

Jika tidak adanya pengelompokan dalam suatu hal, pasti akan ada kerancuan. Tidak ditemukan perbedaan, dan tidak ditemukan ciri-ciri tersebut.

Sebagai contoh, di kelas saja pasti ada pengelompokan anak-anak yang tinggi, anak-anak yang pendek. Tumbuhan yang hidup di air dan tumbuhan yang hidup di darat.

Selain itu masih banyak lagi fungsi dan kegunaan dari adanya klasifikasi makhluk hidup tersebut. Untuk memahami lebih lanjut, bacalah memindai artikel di bawah ini.

Sejarah Klasifikasi Makhluk Hidup

Sejarah Klasifikasi Makhluk Hidup

Klasifikasi makhluk hidup pertama kali diungkapkan oleh Aristoteles, ia berpendapat bahwa makhluk hidup dibedakan menjadi dua yaitu hewan dan tumbuhan.

Selanjutnya teori tersebut dikembangkan oleh John ray pada abad 16, ia mengatakan bahwa kelompok makhluk hidup terdiri dari jenis dan juga spesies.

Hingga baru pada abad ke 19 makhluk hidup digolongkan menjadi sangat spesifik tepatnya terbagi dari 5 kingdom, teori ini diungkapkan oleh R.H. Whittaker.

Loading...

Teori ini kini dikembangkan menjadi 6 kingdom dan 7 kingdom, namun yang umum dan standar untuk digunakan sebagai acuan adalah klasifikasi 5 kingdom dari R.H. Whittaker tersebut.

Klasifikasi 6 Kingdom

Macam Macam Kingdom Makhluk Hidup

Terbagi menjadi 6 kingdom, berikut ini klasifikasi kingdom dan penjelasannya secara lengkap:

1. Kingdom Eubacteria

Klasifikasi yang pertama adalah kingdom eubacteria, kingdom ini merupakan makhluk hidup yang memiliki sel tunggal atau bisa disebut juga dengan uniseluler.

Kingdom eubacteria memiliki ciri tubuh yang kecil dan terdapatnya peptidoglikan dalam dinding sel makhluk tersebut, kingdom ini dalam kehidupan biasa sering kita kenal dengan istilah bakteri.

2. Kingdom Protista

Kingdom protista merupakan klasifikasi makhluk hidup yang memiliki sel lebih dari satu, dimana sel tersebut tidak terdeferensiasi.

Salah satu contoh dari kingdom protista adalah tumbuhan seperti ganggang atau alga, bukan hanya tumbuhan saja kingdom protista juga dapat ditemui pada hewan yang memiliki rambut getar dan kaki semu.

3. Kingdom Fungi

Jamur merupakan tumbuhan yang termasuk ke dalam kingdom fungi, dimana hampir seluruh jamur memiliki sel eukariotik.

Kingdom fungi melakukan atau mencari makan di sekitar, ia tidak bisa membuat makananya sendiri. Karakteristik ini memang merupakan ciri khas dari hampir keseluruhan jenis spesies dari jamur.

Kingdom fungi mendapatkan makanannya dengan menyerap zat organik yang ada di lingkungannya, tak heran kingdom ini juga bisa dikatakan sebagai parasit dan saprofit.

4. Kingdom Plantae

Kingdom plantae disebut juga dengan kingdom tumbuhan, hal ini tidak terlepas dari kelompok kingdom tersebut yang mencakup makhluk hidup berupa tumbuhan.

Tumbuhan yang termasuk ke dalam kingdom plantae adalah tumbuhan lumut, tumbuhan paku, tumbuhan biji terbuka, dan tumbuhan biji tertutup.

Kingdom plantae bersifat autotrof atau bisa dikatakan menciptakan makanannya sendiri, mereka menciptakan makanan dengan adanya kloropas.

Sehingga mereka tidak perlu mencari makanan dari zat organik yang ada di sekitarnya.

5. Kingdom Animalia

Seperti namanya kingdom animalia mencakup seluruh makhluk hidup berupa hewan atau binatang.

Pada dasarnya kingdom animalia terdiri dari vertebrata dan invertebrata atau hewan bertulang belakang dan hewan yang tidak memiliki tulang belakang.

Kingdom animalia atau kelompok hewan ini tidak bisa membuat makanannya sendiri, sehingga bisa disebut dengan heterotof.

Tujuan Pengelompokan Makhluk Hidup

Tujuan Klasifikasi Makhluk Hidup

Tujuan klasifikasinya ada beberapa, berikut ini penjelasannya:

1. Membedakan dan mengelompokkan Makhluk Hidup

Pada dasarnya adanya klasifikasi adalah dapat membedakan dan mengelompokkan makhluk hidup, dengan pengelompokan yang teratur akan membuat segalanya lebih mudah.

Salah satunya adalah menemukan persamaan serta pola dari masing-masing kingdom, dalam klasifikasi kingdom 5 telah dijelaskan bahwa masing-masing makhluk hidup memiliki persamaan yang mendasar.

2. Mempermudah Mempelajari Makhluk Hidup

Klasifikasi makhluk hidup juga bertujuan untuk memudahkan sebuah penelitian, dimana manusia bisa mengetahui jenis, struktur, sifat, ataupun karakteristik dari masing-masing makhluk hidup.

Tentunya dengan pengelompokan tersebut dapat mempermudah segala hal yang berkaitan dengan pengetahuan tentang makhluk hidup di masa kini.

3. Mempermudah Memberi Nama Pada Spesies Baru

Tak jarang manusia sering menjumpai makhluk atau spesies baru yang belum pernah dijumpai, maka dengan adanya klasifikasi tersebut manusia bisa mengetahui kelompok dari spesies baru.

Sehingga dalam penamaan spesies baru dapat dilakukan, terutama dengan menyesuaikan dengan kelompok atau kingdom dari spesies yang baru ditemukan.

Bukan hanya makhluk hidup yang baru ditemui saja, namun dengan adanya klasifikasi manusia dapat mengetahui makhluk yang sudah punah sekalipun.

Dengan adanya penelitian yang lebih lanjut, maka manusia bisa membedakan makhluk purba yang sudah punah tersebut.

Contoh Klasifikasi Makhluk Hidup

Contoh Klasifikasi Makhluk Hidup

Berikut ini merupakan contoh klasifikasi makhluk hidup dengan penjelasannya:

1. Klasifikasi Berdasarkan Habitat

Sebenarnya klasifikasi tidak hanya dibedakan dalam kingdom saja, namun terdapat banyak tingkatan untuk membedakan makhluk hidup.

Salah satunya adalah dengan melihat habitat mereka seperti di udara, darat, ataupun air. Mereka memiliki nama famili yang sama antara satu spesies dengan spesies lain yang memiliki habitat sama.

2. Klasifikasi Berdasarkan Makanan

Klasifikasi berdasarkan makanan cukup sering dilakukan, bahkan dalam klasifikasi 5 kingdom saja terdapat klasifikasi makanan tersebut.

Dimana klasifikasi makanan dibedakan menjadi dua yaitu makhluk hidup yang bisa membuat makanannya sendiri (hewan) dan makhluk hidup yang tidak dapat membuatnya sendiri (tumbuhan).

3. Klasifikasi Berdasarkan Struktur Tubuh

Klasifikasi berdasarkan struktur tubuh adalah yang paling sering dilakukan, dengan mengetahui struktur tubuh manusia bisa mengelompokkan makhluk hidup dengan lebih mudah.

Hal ini dikarenakan makhluk hidup pada dasarnya memiliki struktur tubuh yang hampir sama. Salah satu contohnya adalah manusia dengan hewan yang sama-sama memiliki tulang belakang.

Klasifikasi makhluk hidup memang penting adanya sebagai ilmu pengetahuan bagi manusia, dimana dengan mengetahui kelompok tersebut manusia dapat mempelajari banyak hal dengan mudah.

Demikian penjelasan dari kami theinsidemag.com semoga membantu! Adapun mengenai beberapa ciri-ciri makhluk hidup juga perlu Anda pahami penjelasannya.

Terimakasih atas kunjungannya, apabila ada yang perlu ditanyakan silahkan ditanyakan. Untuk kritik dan saran yang membangun kami tunggu sebagai acuan perbaikan penulisan. Salam sukses!

Kusuma Hamba Allah yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Ciri Ciri Makhluk Hidup

Kusuma
5 min read

Tumbuhan Paku

Kusuma
5 min read

Perbedaan DNA dan RNA

Kusuma
5 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *