Kusuma Manusia pecandu sastra penikmat alam.

Puisi: Pengertian, Struktur, Jenis, dan Contoh

5 min read

Pengertian Puisi

Pengertian Puisi merupakan salah satu jenis karya sastra yang berwujud tulisan, dimana di dalamnya mengandung rima, irama, ritma serta lirik yang terdapat pada setiap baitnya.

Secara umum, unsur-unsur puisi di atas, mempunyai makna tersendiri yang menggambarkan ungkapan perasaan dari penyairnya.

Bahasa yang digunakan dalam puisi pun sangat imajinasi dengan susunan struktur bahasa yang padat dan penuh makna.

Hal tersebutlah mengapa, puisi dikatakan sebagai karya seni sastra yang berupa tulisan, dengan kualitas estetika atau keindahan bahasa yang tersusun amat rapi, sehingga memang penulisannya difokuskan pada irama, bunyi, serta penggunaan diksi.

Selain itu, puisi pun dibagi menjadi 2 macam, yakni puisi lama dan puisi baru.

Karena dibagi menjadi dua macam, tentu ciri-ciri puisi diantara keduanya berbeda satu dengan lainnya. Entah dari segi pengertian, struktur, jenis, unsur atau lainnya.

Nah, untuk mengetahui secara jelas tentang puisi, berikut ini penjelasan mengenai mulia dari pengertian, macam-macam, jenis, hingga strukturnya!

Pengertian Puisi Secara Umum

Secara umum, pengertian puisi :

Puisi merupakan karya sastra yang memiliki unsur ritme, irama, lirik, diksi, serta menggunakan ungkapan kata kiasan pada tiap baitnya, agar mampu menciptakan estetika bahasa yang sangat padu.

Macam-macam puisi terbagi menjadi dua, yaitu puisi lama dan baru/modern. Puisi lama masih terikat dengan jumlah baris, bait dan rima atau sajak.

Sedangkan puisi modern tidak terikat pada bait, jumlah baris, atau sajak dalam penulisannya. Biasanya, puisi baru disebut sebagai puisi bebas.

Berikut definisi puisi yang lainnya:

1. Menurut Wikipedia

Definisi puisi menurut Wikipedia Indonesia adalah sebuah seni tertulis dimana penyair menggunakan bahasa untuk menambah kualitas estetetis pada makna semantis.

2. Menurut Balai Pustaka

Pengertian puisi menurut Balai Pustaka adalah gubahan bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran akan pengalaman membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama dan makna khusus.

3. Arti Puisi Menurut Bahasa

Pengertian puisi menurut bahasa berasal dari kata dalam bahasa Yunani Kuno yaitu poieo atau pocima. Dalam bahasa Inggris kata tersebut dapat diartikan I create atau aku membuat. Secara singkat definisi puisi adalah seni tertulis yang dibuat oleh manusia.

4. Menurut KBBI

Pengertian puisi menurut KBBI adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Definisi puisi juga bisa diartikan sebuah sajak atau gubahan yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat.

Pengertian Puisi Menurut Para Ahli

Apa pengertian puisi? Secara umum, banyak yang memberi arti atau pengertian pada puisi. Berikut ini pengertian puisi menurut para ahli secara lengkap:

1. Sumardi

Salah satunya Sumardi, dimana ia menjelaskan bahwa puisi adalah karya sastra yang memiliki bahasa singkat, padat dan diberi irama sesuai dengan bunyi berpadu, serta pemilihan kata kiasannya bersifat imajinatif.

2. Herman Waluyo

Sedangkan Herman Waluyo, mendefinisikan pengertian puisi, yakni sebuah karya sastra yang bersifat tertulis dan yang paling awal ditulis oleh manusia dalam sejarah.

3. Thomas Carlye

Dan Menurut Thomas Carlye, pengertian puisi ialah ungkapan sebuah pikiran yang tersampaikan secara musikalisasi.

4. H. B. Jassin

Menurut H. B. Jassin, pengertian puisi adalah suatu karya sastra yang diucapkan dengan sebuah perasaan yang mana di dalamnya mengandung suatu fikiran-fikiran dan sebuah tanggapan-tanggapan.

5. Theodore Watts-Dunton

Menurut Theodore Watts-Dunton, pengertian puisi adalah suatu ekspresi yang kongkret dan bersifat artistik dari sebuah pikiran manusia dalam bahasa emosional dan berirama.

6. James Reevas

Menurut James Reevas, pengertian puisi ialah ekspresi bahasa yang kaya dan penuh daya pikat.

7. Panuti Sudjiman

Menurut Panuti Sudjiman, pengertian puisi adalah suatu karya sastra yang bahasanya terikat oleh suatu irama, matra, rima, dalam penyusunan larik dan baitnya.

Dengan beberapa pengertian puisi menurut para ahli tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa puisi merupakan karya sastra yang memiliki unsur ritme, irama, lirik, diksi, serta menggunakan ungkapan kata kiasan pada tiap baitnya, agar mampu menciptakan estetika bahasa yang sangat padu.

Struktur Puisi

Struktur Puisi Fisik dan Batin

Adapun strukturnya ada dua yakni struktur fisik puisi dan struktur batin puisi berikut dibawah penjelasan lengkap mengenai struktur dari sebuah puisi.

a. Struktur Fisik Puisi

Berbeda dengan karya sastra lainnya yang berbentuk tulisan, puisi tentunya memiliki struktur tersendiri. Sebelum mengetahui ciri-ciri puisi, berikut ini struktur fisik puisi:

1. Tipografi

Tipografi adalah bentuk puisi yang dipenuhi oleh kata, yakni pada bagian tepi kiri dan kanan.

Selain itu, puisi juga tak mempunyai aturan baris, sehingga pada bagian barisnya tak selalu diawali oleh huruf besar atau kapital, serta bagian akhirnya yak ditandai dengan.

2. Diksi

Diksi ialah susunan kata yang dipilah dalam membuat puisi.

Dimana karena puisi memiliki bahasa yang padat, sehingga pemilihan katanya harus sesuai serta mengandung makna tertentu yang mempertimbangkan nada, irama dan estetika atau keindahan bahasa.

3. Imaji

Imaji atau dikenal juga dengan istilah imajinasi ialah unsur puisi dengan melibatkan indra manusia, misalnya imajinasi penglihatan, imajinasi suara serta lainnya.

Dimana imajinasi ini memiliki fungsi supaya sang pembaca ataupun yang mendengarkan mampu berimajinasi serta membayangkan apa yang diungkapkan oleh sang penyair.

4. Kata Konkret

Kata konkret ialah sebuah kata yang bisa tertuju ke imajinasi. Dimana kata konkret bersifat imajinatif, yang akan memunculkan imaji seseorang.

5. Gaya Bahasa

Gaya bahasa ialah bahasa yang digunakan oleh penyair agar menghidupkan serta menimbulkan makna konotasi dengan bahasa figuratif.

Dimana, biasanya gaya bahasa yang sering digunakan dalam puisi yakni majas seperti majas anafora, metafora, paradoks, simile, serta lainnya.

6. Irama/Rima

Irama atau disebut juga dengan rima merupakan persamaan bunyi pada awal, tengah ataupun akhir puisi.

Nah itulah merupakan stuktur fisik puisi.

b. Struktur Batin Puisi

Sedangkan struktur batin puisi, terdiri dari beberapa unsur. Yakni:

1. Tema

Tema adalah unsur utama yang membentuk sebuah puisi. Sebab tema memiliki kaitan yang sangat erat dengan puisi yang akan dihasilkan nantinya.

Dimana jika puisi tak didasari dengan tema, maka puisi yang akan tercipta tak jelas maknanya.

2. Nada

Sedangkan nada memiliki kaitan secara langsung dengan sikap dari penyair dengan pembacanya. Biasanya nada yang diterapkan sesuai dengan jenis puisi, bisa memiliki nada tinggi, nada rendah, nada sombong atau lainnya.

3. Amanat

Amanat ialah pesan yang akan disampaikan pada sang pembaca. Biasanya amanat bisa dijelaskan secara langsung, atau dengan makna tertentu

4. Rasa

Ini merupakan sikap dari penyair terhadap suatu masalah yang diungkapkan dalam puisi. Pada umumnya, ungkapan rasa ini sangat berkaitan dengan latar belakang sang penyair.

Jenis-Jenis Puisi

Jenis-Jenis Puisi

Puisi terbagi menjadi beberapa, yakni puisi lama dan puisi baru. Penjelasan pengertian, ciri cirinya ada di bawah ini dengan sangat lengkap.

a. Puisi Lama

1. Pengertian Puisi Lama

Pengertian puisi lama ialah salah satu jenis puisi yang memiliki kaidah atau aturan penulisan puisi yang meliputi berikut ini:

  • Memiliki jumlah kata tertentu dalam satu baris
  • Memiliki jumlah baris atau kalimat tertentu dalam satu bait
  • Memiliki sajak atau rima
  • Memiliki banyak suku kata.

2. Ciri-Ciri Puisi Lama

Puisi lama mempunyai ciri-ciri berikut ini:

  • Tidak diketahui nama pengarangnya (anonim)
  • Termasuk jenis sastra lisan, sebab biasanya disampaikan atau diajarkan secara lisan dari mulut ke mulut
  • Memiliki kaitan erat dengan kaidah serta aturan-aturan, seperti diksi, intonasi, gaya bahasa dan lainnya.

3. Jenis-Jenis Puisi Lama

Puisi lama memiliki beberapa jenis, yakni:

a. Mantra

Pengertian mantra adalah sebuah ucapan sakral serta mempunyai kekuatan gaib. Dimana biasanya mantra ini digunakan ketika ada upacara adat ternate seperti untuk menolak kejahatan atau mendatangkan hujan.

b. Pantun

Pengertian pantun yakni jenis puisi lama namun masih bisa ditemukan hingga sekarang ini.

Ciri-ciri pantun yakni bersajak a-b-a-b, setiap bait terdiri atas 4 baris, setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, serta pantun anak, pantun jenaka, pantun nasihat, serta lainnya.

c. Talibun

Pengertian Talibun masih satu jenis pantun, namun mempunyai jumlah baris genap, seperti terdiri atas enam, delapan, hingga sepuluh baris atau kelipatan dua lainnya.

d. Syair

Pengertian Syair ialah karya sastra yang berasal dari arab, dengan sajak a-a-a-a. Umumnya, syair menceritakan suatu kisah yang di dalamnya memiliki amanat.

e. Karmina

Pengertian karmina ialah pantun kilat, karena hanya terdiri satu hingga 2 baris saja, namun memiliki makna yang besar.

f. Gurindam

Pengertian gurindam ialah jenis puisi yang memiliki 2 barus kalimat pada tiap baitnya, serta bersajak a-a-a-a dan mengandung amanat.

b. Puisi Baru

Puisi baru merupakan puisi yang banyak Anda temukan sekarang ini.

Dimana puisi baru sendiri dibagi menjadi 2 jenis, yakni puisi baru yang terikat dengan aturan, serta puisi yang tak terikat dengan aturan. Aturan yang dimaksud ialah bait, baris, rima, diksi dan lainnya.

1. Ciri-Ciri Puisi Baru

Dikatakan sebagai puisi baru apabila memiliki ciri-ciri:

  • Mempunyai susunan dan bentuk yang rapi, atau bersifat simetris
  • Mempunyai sajak yang beraturan
  • Umumnya menggunakan sajak syair, serta pola pantun
  • Berbentuk empat seuntai
  • Terdiri atas satu kesatuan yang sintaksis (gatra)
  • Pada tiap gataranya terdiri atas 4 hingga 5 suku kata.

2. Jenis-Jenis Puisi Baru

Berdasarkan jenisnya, puisi baru dibagi menjadi 2 macam.

a. Puisi Baru Berdasarkan Isinya puisi meliputi:

  • Balada yakni puisi yang menceritakan tentang kisah
  • Himne yakni puisi yang berisi pujian kepada Tuhan
  • Romansa yakni puisi yang memiliki efek romantisme
  • Ode yakni puisi bentuk sanjungan pada orang yang sangat berjasa sepetir orang tua dan pahlawan
  • Epigram berarti unsur pengajaran; didaktik; nasihat membawa ke arah kebenaran untuk dijadikan pedoman, ikhtibar; ada teladan
  • Elegi yakni puisi yang berisi ungkapan kesedihan
  • Satire yakni puisi yang memiliki unsur sindiran atau kritikan pada orang lain.

b. Berdasarkan Bentuknya puisi baru meliputi:

  • Distikon yakni puisi yang hanya memiliki 2 baris saja
  • Terzina yakni puisi yang memiliki 3barus
  • Kuatrain yakni puisi yang memiliki 4 kalimat dalam tiap baitnya
  • Kuint yakni puisi yang memiliki 5 baris
  • Sektet yakni puisi yang mempunyai 6 baris
  • Septime yakni puisi yang memiliki 7 baris
  • Oktaf yakni puisi yang mempunyai 8 baris.

c. Puisi Kontemporer

Puisi Kontemporer adalah jenis puisi yang berusaha keluar dari ikatan konvensional puisi itu sendiri.

Jenis puisi ini selalu menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan tidak lagi mementingkan tentang irama, gaya bahasa, dan hal lainnya yang terdapat pada puisi lama dan baru.

Beberapa yang termasuk dalam puisi kontemporer diantaranya adalah:

  • Puisi Mantra: Puisi yang mengambil  sifat-sifat dari mantra.
  • Puisi Mbeling: Puisi yang sudah tidak mengikuti aturan dan ketentuan umum dalam puisi.
  • Puisi Konkret: Puisi yang lebih mengutamakan bentuk grafis (wajah dan bentuk lain) dan tidak sepenuhnya menggunakan bahasa sebagai media.

Dengan mengetahui macam-macam, jenis-jenis, dan ciri-ciri puisi di atas, tentu sekarang Anda lebih mudah untuk membuat puisi.

Nah demikian dari kami https://theinsidemag.com semoga dapat membantu pembelajaran anda!

Kusuma Manusia pecandu sastra penikmat alam.