Kusuma Hamba Allah yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Pengertian Seni Tari

4 min read

Pengertian Seni Tari

Pengertian Seni Tari adalah seni yang menggunakan gerakan tubuh secara berirama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu untuk keperluan mengungkapkan perasaan, maksud dan pikiran.

Setelah beberapa waktu membahas lengkap mengenai materi seni rupa, kali ini saya akan membahas lebih jauh mengenai seni tari.

Tarian merupakan perpaduan dari beberapa unsur yaitu raga, irama, dan rasa. Fyi, Indonesia adalah salah satu negara yang kaya dengan budaya.

Tari tradisional di Indonesia sangat melimpah, dari ujung timur ke ujung barat. Semua jenis tarian di Indonesia adalah tarian yang terkenal di manca negara juga.

Untuk membahas lebih lanjut, di bawah ini merupakan penjelasan lengkap pengertian seni tari dari para ahli, unsur tari dan fungsi dari tarian. Simak ya!

Pengertian Seni Tari

Pengertian Seni Tari

Seni tari adalah seni yang menggunakan gerakan tubuh secara berirama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu untuk keperluan mengungkapkan perasaan, maksud dan pikiran.

Sedangkan, definisi seni tari menurut Ensiklopedia adalah setiap pada saat mengoleng-olengkan tubuh dan anggotanya asal hal ini dilakukan dengan irama tertentu, ada yang diiringi musik dan ada yang tidak.

Berbeda dengan KBBI, menurut KBBI seni tari adalah gerakan badan (tangan dan sebagainya) yang berirama, biasanya diiringi dengan bunyi-bunyian (musik, gamelan dan sebagainya).

Tarian merupakan perpaduan dari beberapa unsur yaitu raga, irama dan rasa. Penjelasan lebih lanjut mengenai unsurnya ada di bawah nanti.

Tari adalah desakan perasaan manusia di dalam dirinya yang mendorongnya untuk mencari ungkapan yang berupa gerak-gerak yang ritmis.

Ahli tari asal Belanda yang bernama Corrie Hartong mengajukan batasan tari yang berbunyi tari adalah gerak-gerak yang diberi bentuk dan ritmis dari badan di dalam ruang.

Secara sederhana dapat disimpulkan tari adalah gerakan tubuh sesuai dengan irama yang mengiringinya. Itulah pengertian seni tari yang paling singkat.

Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli

Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli

Adapun berikut adalah pengertian seni tari menurut para ahli:

1. Yulianti Parani (1939)

Menurut Yulianti Parani, pengertian seni tari adalah suatu gerakan ritmis sebagian atau seluruhnya dari tubuh yang terdiri dari pola individual atau kelompok yang disertai ekspresi atau ide-ide tertentu.

2. Aristoteles

Pengertian seni tari menurut Aristoteles adalah gerakan ritimis yang memiliki tujuan untukmemberikan visualisasi karakter dan tingkah laku manusia sebagai mana mereka menjalaninya.

3. Corrie Hartong (1906-1991)

Pengertian seni tari menurut Corrie Hartong adalah gerak-gerak badan yang diberi nuansa ritmis dan dilakukan dalam suatu ruang.

4. Kamala Devi Chattopadhayaya

Menurut Kamala Devi Chattopadhayaya seni tari adalah insting yang mendesak emosi yang berasal dari dalam diri manusia yang mendorong.

5. Atik Soepandi (1944)

Menurut Atik Soepandi pengertian seni tari adalah ekspresi jiwa manusia melalui gerak-gerak ritmis dan melodi yang indah.

6. Soedarsono (1933)

Menurut Soedarsono pengertian seni tari adalah ungkapan ekspresif jiwa manusia dalam gerak-gerak yang indah dan ritmis.

7. La Meri (1989-1988)

Menurut La Meri pengertian seni tari adalah ekspresi simbolis dalam wujud lebih tinggi yang harus diinternalisasikan untuk menjadi bentuk yang nyata.

8. Bagong Kussudiarja (1928-2004)

Menurut Bagong Kussudiarja pengertian seni tari adalah suatu seni yang berupa gerak ritmis yang menjadi alat ekspresi manusia.

9. Franz Boas

Menurut Franz Boas, pengertian seni tari adalah suatu gerak ritmis setiap bagian tubuh, lambaian lengan, gerak dari torso atau kepala, atau pada gerak-gerak dari tungkai serta kaki.

10. S. Humardani

Pengertian seni tari menurut S. Humardani adalah ungkapan ekspresif dalam bentuk gerak yang ritmis dan indah.

11. Waterman

Definisi seni tari menurut Waterman adalah gerak-gerak tubuh secara artistik yang secara kultural dipola serta distilasi.

12. Judith Lynne Hanna (1936)

Definisi seni tari menurut Judith Lynne Hanna adalah plastis dari gerak yang visual terlihat sepintas.

13. Walter Sorells

Menurut Walter Sorells, definisi seni tari adalah setiap mengoleng-olengkan tubuh dan anggotanya asal hal ini dilakukan dengan irama tertentu, ada yang diiringi musik dan ada yang tidak.

14. Hawkins

Menurut Hawkins, definisi seni tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diubah menjadi gerak oleh imajinasi si penciptanya.

15. M. Jazuli

Menurut M. Jazuli, definisi seni tari adalah gerak-gerak tubuh yang selaras dan seirama dengan musik yang dapat digunakan untuk mengungkapkan maksud dan tujuan tertentu.

Itulah merupakan beberapa definisi dari seni tari, mulai dari para ahli tari di Indonesia hingga pengertian dari para ahli tari di luar negeri. Sampai disini cukup paham ya?

Pengertian Seni Tari Tradisional

Pengertian Seni Tari Tradisional

Pengertian Tari tradisional adalah suatu tarian yang pada dasarnya berkembang di suatu daerah tertentu yang berpedoman luas dan berpijak pada adaptasi kebiasaan secara turun-temurun yang dipeluk/dianut oleh masyarakat yang memiliki tari tersebut.

Dari yang sudah menyebarluas di masyarakat, tari tradisional masih digunakan sebagai sarana upacara adat maupun pertunjukkan demi menjaga kelestariannya.

Tentu saja, 34 Provinsi di Indonesia akan melahirkan banyaknya tarian. Coba saja kamu bayangkan, Pulau Bali memiliki banyak tarian, contohnya: tari kecak, tari legong dan tari yang lain.

Nah, itulah yang bisa kamu sebut sebagai tari tradisional Indonesia. Cukup menarik bukan?

Sejarah Seni Tari

Sejarah Seni Tari 

Berikut adalah penjelasan singkat mengenai sejarah seni tari dari mulai era primitif, era hindu-buddha, era islam, era penjajahan dan era setelah merdeka.

1. Era Primitif

Di Era Primitif ini dimulai dari awal sebelum adanya kerajaan di Indonesia. Orang-orang primitig mempercayai bahwa tarian adalah daya magis nan-sakral.

Sehingga, tercipta tarian yang digunakan berdasarkan kepercayaan mereka. Yang mana, salah satunya adalah tari hujan, tari eksorisme, tari kebangkitan, dan tari yang lainnya.

Penciptaan gerakan tari ini didasari serta diilhami dari gerakan alam serta meniru gerakan makhluk hidup. Sungguh menarik bukan dengan ciri khas orang-orang primitif.

Misalnya, seperti menirukan gerakan seekor binatang yang ingin diburu. Pada umumnya, tari yang ada di era primitif dilakukan secara bersama-sama atau kelompok.

2. Era Hindu-Buddha

Mengenai sejarah tari di Indonesia, kesenian ini kemudian berlanjut pada masa penyebaran Hindu-Buddha, yang mana terpengaruh oleh budaya yang dibawa pedagang.

Mulai dari era Hindu-Buddha, sebuah tarian mulai memiliki sebuh standarisasi serta patokan, karena ada sebuah literatur tentang seni tari.

Nah, literatur kesenian tari ini dikarang oleh Bharata Muni dengan judul Natya Sastra yang mana membahas mengenai 64 jenis gerak tangan mudra.

3. Era Islam

Di era penyebaran agama Islam, tarian hanya diperagakan oleh orang-orang dari luar Indonesia dan dilakukan pada saat hari raya.

Kemudian, semakin pesat perkembangan seni tari di Indonesia pada era Islam dimulai tahun 1755 saat kerajaan Mataram Islam terbagi menjadi 2.

Dengan adanya pembagian kerajaan Mataram Islam, kedua kerajaan ini mulai menunjukkan identitas mereka lewat seni tari.

Sehingga, tarian-tarian yang ditampilkan bisa menjadi sebuah ciri khas dan identitas dari masing-masing kerajaan yang telah terbagi tersebut.

4. Era Penjajahan

Sejarah kesenian dari tari di Indonesia mengalami kemunduran di era penjajahan dikarenakan suasana saat itu sedang kacau.

Akan tetapi, seni tari yang diperagakan di istana tetap dilaksanakan bahkan terpelihara dengan baik. Pada masa penjajahan, kesenian tari hanya diperagakan pada acara-acara penting kerajaan.

Salah satu contoh tarian yang diilhami dari perjuangan rakyat masa penjajahan adalah Tari Prawiroguno. Tarian ini merupakan tari tradisional yang berasal dari Jawa Tengah.

Tarian ini menggambarkan gagahnya prajurit pada masa itu.  Prajurit dalam tarian ini menggunakan senjata serta tameng sebagai alat untuk melindungi diri.

5. Era Setelah Merdeka

Seni tari terus berjalan seiring kemerdekaan republik Indonesia, sehingga tarian bisa dilakukan sebagai bentuk upacara adat serta keagamaan.

Terkadang, tarian ini juga berkembang saat ini sebagai sebuah hiburan. Selain itu, saat ini sudah mulai banyak anak muda yang mulai tertarik dengan dunia tari.

Hal ini tentu bisa dibuktikan dengan banyaknya anak muda yang menyukai tari serta dapat memperagakan berbagai macam jenis tari. Mulai dari tari tradisional bahkan hingga tari modern.

Contoh Seni Tari

Contoh Seni Tari

Indonesia merupakan negara yang sangat memiliki beragama jenis-jenis tarian tradisional. Dari sabang sampai merauke semua tarian tradisional ada.

Untuk itu, singkat saja berikut adalah contoh tarian yang ada di Indonesia:

  1. Tari Barong.
  2. Tari Zapin.
  3. Tari Kipas.
  4. Tari Jaipong.
  5. Tari Serampang Dua Belas.
  6. Tari Kecak.
  7. Tari Legong.
  8. Tari Piring.
  9. Tari Tor Tor.
  10. Tari Yapong.
  11. Tari Payung.
  12. Tari Gambyong.
  13. Tari Seudati.
  14. Tari Serimpi.
  15. Tari Pendet.
  16. Tari Topeng.
  17. Tari Merak.
  18. Tari Saman.
  19. Tari Bali.

Nah itulah merupakan beberapa contoh atau jenis dari tari tradisional yang ada di Indonesia. Jelas, Indonesia adalah negara yang kaya suku, ras dan budaya.

Untuk itulah, semoga beberapa materi mengenai definisi seni tari diatas dapat kamu maksimalkan dengan baik. Secara keseluruhan yang theinsidemag.com rangkum sudah sesuai dengan materi-materinya.

Kusuma Hamba Allah yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Tari Jaipong

Kusuma
4 min read

Tari Serampang Dua Belas

Kusuma
6 min read

Alat Musik Ritmis

Kusuma
5 min read

One Reply to “Pengertian Seni Tari”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *