Kusuma Hamba Allah yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Rumah Adat Kepulauan Riau

4 min read

rumah adat kepulauan riau

Rumah Adat Kepulauan Riau merupakan rumah adat yang hampir mirip dengan yang dimiliki oleh Provinsi Riau. Tidak jauh berbeda bukan?

Kepulauan Riau merupakan provinsi yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia, Singapura, Vietnam, dan juga Kamboja.

Dahulunya kepulauan ini menjadi satu dengan Provinsi Riau, namun mendirikan provinsi sendiri pada tahun 2004 yang lalu.

Tentu saja baik etnis atau kebudayaan di kepulauan ini sangat mirip dengan saudaranya, salah satunya ialah Rumah adat Kepulauan Riau.

Pada dasarnya rumah adat yang ada di Kepulauan Riau memiliki bentuk yang mirip dengan Provinsi Riau, hal ini juga tidak lepas dari etnis yang mayoritas penghuninya adalah masyarakat Melayu.

Namun tentunya rumah adat KEPRI ini memiliki ciri khasnya tersendiri yang tidak dimiliki oleh rumah adat lainnya.

Mengenal Rumah Adat Kep. Riau

Mengenal Rumah Adat Kepulauan Riau

Rumah adat di Kepulauan Riau biasa disebut dengan Rumah Belah Bubung, rumah adat ini adalah rumah yang menjadi kebudayaan asli provinsi Kepulauan Riau.

Jenis rumah adat yang satu ini ialah rumah panggung dengan tinggi kisaran 2 meter, dimana terdapat 4 bagian utama dengan atapnya berbentuk seperti pelana kuda.

Selain Belah Bubung provinsi ini juga memiliki rumah adat lainnya, mulai dari rumah adat Belah Kajang, Lontik, Limas Potong, Perabung, dan masih banyak lagi lainnya.

Loading...

Namun bentuk atau karakteristik dari rumah tersebut tidak jauh beda dengan rumah adat Belah Bubung.

Fungsi Rumah Adat Kepulauan Riau

Fungsi Rumah Adat Kepulauan Riau

Secara umum fungsi rumah adat di kepulauan ini adalah sebagai tempat tinggal masyarakat Melayu.

Dimana setiap rumah terdapat 4 bagian utama yaitu selasar, ruang induk, ruang penghubung, dan juga ruang dapur.

Besar kecilnya rumah adat di Kepulauan Riau ini biasanya disesuaikan dengan status sosial yang dimiliki oleh seseorang tersebut.

Selain menjadi tempat tinggal masyarakat Melayu, rumah Belah Bubung juga memiliki fungsi lainnya. Seperti acara adat, perkawinan, musyawarah desa, ataupun acara penting lainnya.

Biasanya yang digunakan ialah rumah adat yang dimiliki oleh tokoh masyarakat yang memang memiliki rumah Belah Bubung dengan ukuran cukup besar.

Nama-Nama Rumah Adat Kepulauan Riau

Nama-Nama Rumah Adat Kepulauan Riau

Adapun beberapa nama-nama rumah adat dari Kepulauan Riau adalah sebagai berikut:

1. Rumah Adat Belah Bubung

Rumah adat Belah Bubung pastinya menjadi rumah adat pertama yang ada di Kepulauan Riau, dimana ia menjadi ikon khas yang harus dikunjungi saat berada di provinsi tersebut.

Belah Bubung sendiri memiliki bentuk seperti rumah panggung pada umumnya, namun di bagian atapnya dibuat menyerupai pelana kuda.

Bagian-bagian rumah ini terdiri dari ruang selasar, ruang induk, ruang penghubung, dan ruang dapur. Ruang selasar berguna untuk menyambut tamu yang berkunjung.

Sedangkan ruang induk berfungsi sebagai tempat berkumpul.

Ruang penghubung dan ruang dapur adalah bagian yang tak terpisahkan, dimana ruang penghubung berfungsi sebagai tempat perantara rumah induk dengan dapur.

Untuk penjelasan motif-motif dan penempatannya adalah sebagai berikut:

  1. Motif flora dapat ditemukan pada bentuk kelompok kaluk pakisa, kelompok bunga-bungaan, dan kelompok pucuk rebung.
  2. Motif fauna ditemukan dalam bentuk kelompok kaluk pakis, kelompok bunga-bungaan, dan kelompok pucuk rebung.
  3. Motif fauna ditemukan dalam bentuk semut beriring, itik sekawan, dan lebah bergantung.
  4. Motif alam ditemukan dalam bentuk bintang dan awan  larat motif kaligrafi atau kalimat merupakan ukiran yang berasal dari ayat-ayat al-Qur’an.
  5. Motif abstrak ditemukan dalam Selembayung yang diletakkan di puncak atap, Pinang-Pinang atau Gasing-Gasing yang diletakkan pada ujung kaki cucuran.

2. Rumah Adat Lipat Kajang

Selanjutnya terdapat rumah adat Lipat Kajang yang merupakan rumah berjenis panggung, namun dalam rumah ini tidak terdapat lubang di bawah rumah.

Hal ini dikarenakan di setiap celah tiang terdapat penutup berupa kaca ataupun kain gorden yang menutupinya.

Bagian bawah rumah tersebut biasa digunakan sebagai tempat penyimpanan, sehingga dibuat tertutup agar tidak terlihat dari luar.

Rumah adat Lipat Kajang memiliki ciri khas yang terletak di bagian atapnya, dimana ia memiliki atap yang sangat curam atau biasa disebut dengan bumbungan.

3. Rumah Adat Lipat Pandan

Selain Lipat Kajang terdapat juga rumah adat yang bernama Lipat Pandan, seperti namanya rumah adat ini memiliki keunikan pada atapnya yang berbentuk seperti daun pandan.

Sehingga bisa mengalirkan air dengan lebih lancar, terutama saat hujan lebat atau badai sekalipun.

Sama seperti Lipat Kajang rumah ini juga berbentuk panggung, sedangkan ruangan yang dimilikinya terdiri dari tiga bagian utama.

Bagian tersebut ialah ruang depan, ruang induk, dan ruang belakang yang biasa digunakan untuk memasak.

4. Rumah Adat Atap Lontik

Rumah adat Atap Lontik merupakan rumah adat yang tak kalah terkenal dengan Belah Bubung, dimana rumah ini memiliki atap khas yang berbentuk seperti kapal.

Atapnya ini sering disebut masyarakat sebagai pancalang yang memiliki arti perahu dalam Bahasa Melayu.

Kepulauan Riau berbatasan langsung dengan daerah Sumatera Selatan, sehingga tak heran rumah adat Lontik menyerap bentuk rumah adat yang ada di Sumatera.

Terutama bagian tangga dan tiang yang menjadi tumpuan rumah, konon setiap jumlah tiang atau anak tangga dibuat ganjil seperti lima, tujuh, sembilan dan juga seterusnya.

5. Rumah Adat Atap Limas Potong

Memiliki atap yang terlihat bergelombang adalah ciri khas dari rumah adat Atap Limas Potong.

Seperti namanya bangunan rumah adat ini memiliki atap yang terpotong-potong dan bagian atasnya terlihat lancip.

Setiap rumah adat ini bisa memiliki atap potong dengan jumlah tiga sampai dengan tujuh sesuai ukuran rumah yang dibuat.

Fungsi rumah Limas Potong biasa digunakan untuk rumah adat di zaman dahulu, kini rumah tersebut sudah beralih fungsi sebagai rumah masyarakat Melayu.

Tinggi rumah panggung ini sendiri bisa mencapai 1,5 meter dari atas permukaan tanah.

6. Rumah Adat Perabung

Terakhir terdapat rumah adat yang bernama Perabung, rumah adat ini terdiri dari dua jenis yaitu Perabung panjang dan Perabung melintang.

Perabung panjang sendiri adalah rumah adat yang memiliki atap panjang dengan perabung atau bumbungan yang sejajar dengan jalan raya atau jalan yang ada di depan rumah.

Sedangkan rumah adat Perabung melintang memiliki perabung atau bumbungan atap yang tidak sejajar dengan jalan.

Namun terlihat sedikit menjorok ke bagian depan atau samping sesuai dengan bentuk rumah Perabung yang sedang dibuat.

Biasanya arah perabung tersebut dapat dibedakan menjadi dua yaitu perabung tunggal dan perabung ganda.

Nilai Filosofi Rumah Adat Kepulauan Riau

Nilai Filosofi Rumah Adat Kepulauan Riau

Dalam proses pembangunan rumah adat Kepulauan Riau tidaklah dilakukan dengan sembarangan, dimana terdapat tahapan-tahapan khusus yang melibatkan adat istiadat setempat.

Tahapan tersebut dimulai dengan musyawarah desa, pengadaan material, proses pembuatan, dan biasanya yang terakhir adalah syukuran atas berdirinya rumah adat tersebut.

Setiap rumah adat yang ada di Kepulauan Riau memiliki nilai-nilai filosofi tersendiri, salah satunya ialah bentuk atap yang beragam pada rumah adat karena atap ini melambangkan tentang kehidupan manusia.

Dimana manusia harus hidup dengan memiliki cita-cita mulia seperti para leluhurnya, hal ini tercantum pada semboyan Kepulauan Riau yaitu “Berpancang Amanah Bersuah Marwah”.

Kepulauan Riau tentunya menjadi salah satu provinsi yang memiliki banyak rumah adat, setiap rumah adatnya mempunyai kelebihan kekurangan sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Mengingat Kepulauan Riau berbatasan langsung dengan Sumatera dan Kalimantan membuat provinsi ini memiliki kebudayaan yang cukup menarik.

Apalagi Kepulauan Riau terletak berdekatan atau berbatasan langsung dengan negara luar, tentunya untuk mempertahankan kebudayaan asli tersebut menjadi tugas bersama Bangsa Indonesia.

Agar nantinya budaya asli daerah Kepulauan Riau tidak luntur di generasi yang akan datang.

Demikian dari kami theinsidemag.com semoga bisa dijadikan referensi dalam pembelajaran nama-nama rumah adat Kepulauan Riau. Salam sukses semoga bermanfaat!

Kusuma Hamba Allah yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Rumah Adat Jambi

Kusuma
3 min read

Rumah Adat Riau

Kusuma
3 min read

Rumah Adat Sumatera Barat

Kusuma
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *