Kusuma Hamba Allah yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Seni Musik

5 min read

Seni Musik

Seni Musik adalah cabang seni yang menggunakan media bunyi sebagai sarana pengungkapan ekspresi senimannya. Seni musik juga bisa disebut seni yang berhubungan dengan alat musik.

Fyi, seni musik menurut ahli sejarah, kata musik berasal dari sekumpulan nama dewi kesenian bangsa Yunani Purba, yaitu musae.

Musik sendiri untuk jaman sekarang sudah menjadi makanan sehari-hari untuk media hiburan masyarakat. Musik juga memiliki banyak manfaat untuk kehidupan kita.

Di dalam materi seni budaya banyak sekali berbagai rangkaian materi musik baik dari lokal maupun mancanegara. Ini menjadi sesuatu yang patut diperhatikan.

Karena, keberadaan musik cukup susah dilepaskan dari kehidupan manusia itu sendiri. Untuk itu, berikut adalah penjelasan mengenai seni musik. Cekidooot!

Pengertian Seni Musik

Pengertian Seni Musik

Sebelumnya, membahas sekilas terlebih dahulu mengenai pengertian musik. Sudahkah kamu tahu apa itu pengertian musik? Berikut pengertiannya:

Musik adalah suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, nada, dan keharmonisan terutama dari suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan irama.

Pengertian tersebut kami kutip dari https://id.wikipedia.org/wiki/Musik secara seksama. Lalu, bagaimana dengan pengertian seni musik?

Seni Musik adalah cabang seni yang menggunakan media bunyi sebagai sarana pengungkapan ekspresi senimannya. Berasal dari kata “seni” dan “musik”.

Loading...

Seni adalah hasil cipta, rasa, dan karsa manusia yang diwujudkan dalam berbagai sarana. Sedangkan, musik adalah suara yang mengandung irama, lagu, nada dan keharmonisan.

Sejarah Seni Musik

Sejarah Seni Musik

Adapun, seni musik sudah ada sejak jaman dahulu, dan kini perkembangan seni musik sangat pesat karena banyaknya penemuan baru dibidang kebudayaan.

Sejarah singkat seni musik terbagi menjadi 6 jaman, diantaranya adalah:

1. Zaman Prasejarah

Alat musik pertama dan tertua dan diduga berasal dari zaman prasejarah adalah flute, yaitu alat musik yang terbuat dari tulang paha beruang.

Selain itu, ditemukan pula prasasti berisi lagu Hurrian bertanggal 1400 SM yang merupakan notasi musik tertua yang pernah tercatat.

2. Abad Perengahan

Pada saat abad pertengahan (476-1572 M), seni ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan agama Kristen.

Tetapi, memasuki jaman Renaisance (1500-1600 M), musik digunakan sebagai percintaan dan keperwiraan dipengaruhi oleh penemuan-penemuan baru diberbagai bidang.

3. Zaman Barok dan Rakoko

Pada zaman ini yaitu sekitar tahun 1600-1750 M, tokoh musik yang terkenal yaitu Johan Sebastian Bach, seorang pencipta musik koral untuk khotbah Gereja dan pencipta lagu instrumental.

Musik yang berkembang zaman ini dikenal dengan sebutan musik Barok dan musik Rakoko. Musik Barok penggunaannya spontan, sedangkan musik Rakoko dicatat dan diatur.

4. Zaman Klasik

Pada zaman klasik yang berkisar pada tahun 1750-1820 M. Musik berkembang dengan pesat, mulai dari dinamika yang semakin lembut, tempo semakin cepat dan pemakaian ornamen yang dibatasi.

5. Zaman Romantik

Sekitar tahun 1810-1900 SM, zaman ini perasaan dan sifat subjektif dikedepankan dalam bermusik. Karena itu, dinamika dan tempo makin banyak digunakan.

Selain itu, balet dan opera juga mulai berkembang di zaman ini. Pada penghujung zaman ini, orkestra berkembang sangat dramatis dan menjadi budaya kaum urban.

Setelah itu, berbagai bentuk musik teater juga berkembang seperti operet, musik komedi dan lainnya.

6. Zaman Modern

Pada abad ke-20 memasuki zaman modern, manusia menemukan cara mendengarkan musik, yaitu melalui radio. Selain it, hanya berfokus pada ritme, gaya, dan suara.

Ditemukan perekam suara dan alat mengedit musik memberikan genre baru pada musik klasik serta meningkatkan minat pengungkapan ekspresi melalui musik.

Baca juga: Seni Rupa

Fungsi Seni Musik

Fungsi Seni Musik

Adapun, sudah pasti musik memiliki beberapa fungsi yang dapat kamu ketahui secara lebih lanjut di bawah ini. Musik berfungsi secara umum dan bagi masyarakat.

1. Fungsi Secara Umum

Fungsi seni musik secara umum adalah sebagai berikut:

  • Kejiwaan (psikologis) yakni berfungsi untuk membangkitkan semangat atau melemahkan semangat seseorang. Misalnya, pada lagu kebangsaan.
  • Sosiologis, berarti berfungsi sebagai perantara dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya acara di tv dan radio.
  • Sejarah (historis) disini dapat digunakan untuk menentukan peradaban manusia pada umumnya.
  • Pendidikan (pedagogis) maksudnya berfungsi sebagai perantara dalam pendidikan. Misalnya, pada pelajaran dibunyikan lagu anak-anak.
  • Kebudayaan (kultural), berarti dapat menjadikan suatu hasil kebudayaan menjadi memiliki nilai seni yang tinggi.

2. Fungsi Bagi Masyarakat

Fungsi seni musik bagi masyarakat adalah sebagai berikut:

  • Sarana upacara adat dan keagamaan, ini biasanya digunakan untuk mengiringi upacara adat atau keagamaan.
  • Digunakan sebagai media bermain. Misalnya saja pada permainan cublak-cublak suweng yang biasanya digunakan dalam permainan cublak-cublak suweng.
  • Mengiringi tarian adat dan pertunjukan, seni ini digunakan untuk mengiringi lagu-lagu daerah.
  • Sebagai hiburan, dengan mendengarkan musik seseorang akan menghilangkan rasa bosan, sedih, dan menghibur hati seseorang tergantung jenis musik yang didengarkan.

Baca juga: Tari Saman

Manfaat Musik Bagi Kehidupan

Adapun berikut adalah manfaat-manfaat musik di dalam kehidupan sehari-hari:

  • Dapat menyehatkan jantung.
  • Menyehatkan otak.
  • Meredakan rasa nyeri.
  • Melancarkan peredaran darah keseluruh tubuh.
  • Kualitas tidur lebih baik.
  • Memperbaiki suasana hati atau mood.
  • Menurunkan kadar stress dan menghilangkan rasa cemas.
  • Menurunkan kadar emosional yang labil.
  • Mengurangi tekanan darah tinggi.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Meningkatkan semangat dan fokus dalam belajar.
  • Berfikir lebih positif dan inspiratif.

Baca juga: Rumah Adat Jambi

Jenis-Jenis Seni Musik

Jenis-Jenis Seni Musik

Tiga jenisnya adalah musik tradisional, musik modern dan musik kontemporer. Berikut adalah jenis-jenis seni musik yang harus kamu tahu:

1. Musik Tradisional

Jenis yang pertama adalah musik tradisional. Musik ini jelas merupakan warisan dari nenek moyang yang diturun-temurunkan ke generasinya.

Musik tradisional masih menggunakan lirik bahasa daerah, tidak memiliki notasi, dan alat musik yang digunakan juga tradisional. Contoh: gamelan, angklung dan karawitan.

2. Musik Modern

Musik modern pada jaman sekarang sungguh sangat berkembang pesat secara umum bukan? Musik modern ini sudah menjadi kehidupan yang pasti di jaman milenial.

Seni musik modern adalah seni yang sudah teralkulturasi dengan teknologi dan budaya modern baik instrumen musik ataupun cara penyajian musik.

3. Musik Kontemporer

Di Indonesia jenis musik kontemporer adalah musik yang berkembang pada masa tahun 1990-an. Musik kontemporer sungguh sangat menyenangkan untuk anak ’90-an.

Musik ini memiliki ciri-ciri variasi nada yang kompleks: memiliki warna atau jenis bunyi, tempo, dan ritme yang bervariasi.

Baca juga: Aliran Seni Rupa

Unsur-Unsur Seni Musik

Unsur-Unsur Seni Musik

Adapun, berikut adalah 8 unsur-unsur seni musik yang perlu kamu tahu:

1. Melodi

Melodi adalah tingkatan tinggi-rendah dan panjang-pendeknya nada dalam musik. Melodi terdiri dari pitch, durasi, dan tone.

Pitch merupakan suatu hal yang mengatur serangkaian not, yang dilambangkan dengan alfabet A-G. Not-not tersebut menjadi melodi dalam selang waktu tertentu dinamakan durasi.

Not bisa dihasilkan dari berbagai macam alat musik dengan warna suara yang berbeda-beda atau dikenal dengan nama tone.

Dengan kata lain, melodi merupakan bentuk penuh atau sepenggal ungkapan nada yang ingin disampaikan kepada penikmat musik.

2. Irama (Ritme)

Irama adalah rangkaian gerak yang beraturan dan menjadi unsur dasar dari musik. Secara sederhana, irama atau ritme dapat diartikan sebagai penentu ketukan dalam musik.

Cara merasakan sebuah ritme bisa dengan mendengarkan lagu secara berulang-ulang, yang mana akan melekat di benak penikmat musik jika selalu dilatih.

3. Birama

Birama adalah unsur seni musik yang merupakan ketukan atau ayunan berulang-ulang, datang secara teratur dalam waktu yang sama.

Birama biasanya ditulis dengan angka pecahan seperti 2/4, 3/4, 2/3 dan seterusnya. Tanda “/” (penyebut) menunjukan nilai nada dalam satu ketukan.

Birama yang nilai penyebutnya genap disebut birama bainar, sedangkan birama penyebutnya ganjil disebut dengan birama ternair.

4. Tangga Nada

Tangga Nada adalah urutan dari suatu nada yang disusun membentuk tangga. Tangga nada dibagi menjadi 2, yaitu tangga nada diatonis dan tangga nada pentatonis.

Tangga nada diatonis adalah tangga nada yang terdiri dari 7 buah nada dengan 2 jenis jarak (1/2 dan 1), sedangkan tangga nada pentatonis adalah tangga nada yang terdiri dari 5 nada pokok.

5. Harmoni

Harmoni adalah keselarasan paduan bunyi. Secara teknis, harmoni meliputi susunan, peranan, dan hubungan dari sebuah paduan bunyi dengan bentuk keseluruhan.

Harmoni memiliki elemen interval dan akor. Interval merupakan susunan tiga nada apabila dibunyikan secara serentak akan terdengar harmonis.

Sedangkan, akor akan mengiringi melodi. Tanpa akor akan kehilangan separuh nyawa dan tidak akan terdengar harmonis.

6. Tempo

Tempo adalah ukuran kecepatan birama lagu. Semakin cepat suatu lagu dimainkan, maka semakin besar juga nilai tempo dari lagu tersebut.

Unsur tempo dalam seni musik digolongkan menjadi 8 yaitu:

  • Largo (Lambat sekali)
  • Lento (Lebih lambat)
  • Adagio (Lambat)
  • Andante (Sedang)
  • Moderato (Sedang agak cepat)
  • Allegro (Cepat)
  • Vivace (Lebih cepat)
  • Presto (Cepat sekali)

Ukuran dari tempo sendiri adalah beat. Bukan beat motor lho ya! Beat merupakan ketukan yang menunjukan banyaknya ketukan dalam satu menit.

7. Dinamika

Dinamika adalah tanda untuk memainkan nada dengan volume nyaring atau lembut. Keadaan nyaring (keras) atau lembut tersebut memiliki istilah tersendiri dalam permainan musik.

Misal contoh istilah dinamika:

  • Piano (p: lembut)
  • Pianissiomo (pp: sangat lembut)
  • Mezzo Piano (mp: setengah lembut)
  • Mezzo Forte (mf:  setengah keras)
  • Forte (f: keras)
  • Fortissimo (ff: sangat keras)

Selain beberapa dinamika diatas, ada lagi yang digunaan yaitu crescendo dan descrescendo. Cresendo merupakan penanda agar musik dimainkan dengan keras.

Sedangkan, decrescendo menandakan agar musik dimainkan dengan lembut.

8. Timbre

Timbre adalah kualitas atau warna bunyi dalam seni musik. Timbre sangat dipengaruhi oleh sumber bunyi dan cara bergetarnya.

Timbre yang dihasilkan alat musik tiup berbeda dengan timbre yang dihasilkan dari alat musik petik, meskipun keduanya dimainkan dalam nada yang sama.

Itulah merupakan beberapa materi seni musik dari kami theinsidemag.com yang telah kami jelaskan secara runtut dari mulai pengertian hingga unsurnya.

Untuk itu, semoga kedepannya dalam menyajikan beberapa materi mengenai seni budaya dapat dijelaskan sebagaimana mestinya. Salam sukses!

Kusuma Hamba Allah yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Seni Tari

Kusuma
7 min read

Pengertian Seni Tari

Kusuma
4 min read

Seni Rupa Murni

Kusuma
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *