Haikal Seseorang yang suka menulis dan bermain. Seni bicara dan menulis itu berbeda, enjoy!

Syarat Menerbitkan Obligasi

1 min read

Syarat Menerbitkan Obligasi

Ada beberapa syarat menerbitkan obligasi yang perlu dipenuhi agar legal beredar di tangan investor. Obligasi atau surat utang ini memang membutuhkan regulasi khusus yang membuatnya memiliki kekuatan hukum.

Mari cari tahu seperti apa syarat yang dibutuhkan dalam penerbitan obligasi. 

Obligasi Perusahaan

Obligasi Perusahaan

Ada dua jenis obligasi yang banyak dikenal oleh masyarakat yaitu obligasi pemerintah daerah dan perusahaan atau swasta. Keduanya sama-sama bisa dijadikan sebagai instrumen investasi yang menguntungkan.

Baca Juga : Apakah Obligasi Halal?

Mari bahas dulu syarat menerbitkan obligasi untuk perusahaan. Berikut adalah beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum menerbitkan obligasi:

  • Perusahaan sudah beroperasi minimal selama 3 tahun.
  • Ekuitas yang dimiliki oleh perusahaan minimal Rp20.000.000.000,00 (20 miliar rupiah). 
  • Menghasilkan profit usaha dalam kurun waktu 1 tahun terakhir. 
  • Pernyataan pendaftaran obligasi sudah efektif. 
  • Laporan keuangan perusahaan sudah diperiksa oleh akuntan publik yang terdaftar di Bapepam (pemeriksaan ini dilakukan untuk periode 3 tahun terakhir berturut-turut dan mendapatkan status Wajar dengan Pengecualian).
  • Mendapatkan hasil pemeringkatan efek dari lembaga pemeringkat efek Bapepam minimal BBB (investment grade). 

Jika semua syarat penerbitan obligasi sudah terpenuhi, maka emiten akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS. RUPS ini dilakukan untuk menyetujui penerbitan obligasi.

Jika sudah mendapatkan persetujuan dan semua pemegang 1 suara maka obligasi bisa diterbitkan. Selanjutnya ada penyampaian letter of intent dari emiten ke OJK agar bisa melakukan emisi obligasi.

Kemudian emiten akan menunjuk penjamin emisi, wali amanat, dan biro administrasi efek. Selain itu ditunjuk juga pihak lain seperti notaris, akuntan publik, dan konsultan hukum. 

Penjamin emisi akan menyampaikan pernyataan pendaftaran emisi obligasi kepada pihak OJK.

Jika semua dokumen sudah diperiksa dan memenuhi syarat, maka OJK akan melakukan final hearing dan dikeluarkanlah pernyataan efektif untuk merilis obligasi. 

Baca Juga: Pengertian Obligasi

Obligasi Daerah

Obligasi Daerah

Berikutnya ada obligasi pemerintah daerah yang juga cukup populer dijadikan instrumen investasi. Ada beberapa syarat yang juga harus dipenuhi jika ingin menerbitkan obligasi daerah.

Berikut adalah beberapa persyaratan tersebut:

  • Nilai obligasi daerah saat jatuh tempo sama dengan nilai obligasi saat diterbitkan. 
  • Penerbitan obligasi harus memenuhi standar perundang-undangan pasal 54-55 UU No. 33 Tahun 2004.
  • Obligasi daerah minimal menyertakan nominal, tanggal, jatuh tempo, bunga, dan frekuensi. 
  • Mendapat persetujuan prinsip dari DPRD.
  • Bersedia membayar pokok dan bunga obligasi.
  • Mendapatkan pertimbangan dari Mendagri.
  • Pemeriksaan laporan keuangan oleh pemerintah daerah dan mendapatkan status Wajar dengan Pengecualian atau Wajar tanpa Pengecualian. 
  • Total sisa pinjaman daerah dan pinjaman yang akan ditarik tidak melebihi angka 75% dari penerimaan umum APBD di tahun sebelumnya. 

Baca Juga : Yield Obligasi Adalah

Jika persyaratan sudah dipenuhi, maka pihak daerah yang bersangkutan akan segera membuat pengajuan kepada OJK. Evaluasi selanjutnya akan diserahkan kepada pihak OJK.

Perlu diketahui bahwa evaluasi penerbitan obligasi ini membutuhkan proses yang tidak mudah. Setelah obligasi diterbitkan, maka obligasi pemerintah daerah ini akan dijual melalui proses lelang.

Nantinya hasil penjualan obligasi akan digunakan untuk kebutuhan pembangunan. Jika dibandingkan dengan obligasi perusahaan, obligasi pemerintah seperti ini jauh lebih stabil. 

Sebelum memilih obligasi sebagai aset investasi, pastikan untuk membuat perhitungan yang matang. Lebih direkomendasikan memilih obligasi pemerintah karena cenderung stabil dan meyakinkan.

Namun, kembali lagi pada pertimbangan pribadi dan profil risiko yang dimiliki. 

Syarat penerbitan obligasi mutlak harus dipenuhi oleh perusahaan maupun pemerintah. Setelah obligasi mendapatkan persetujuan terbit, maka bisa segera dilepas ke para investor.

Investor nantinya akan mendapatkan imbal yang menguntungkan dari pembayaran pokok dan bunga obligasi. Simak informasi selengkapnya di web kami theinsidemag.com semoga bisa dijadikan referensi.

Haikal Seseorang yang suka menulis dan bermain. Seni bicara dan menulis itu berbeda, enjoy!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *