Kusuma Hamba Allah pengejar surga yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Tari Bali

6 min read

Tari Bali

Tari Bali adalah tarian yang berasal dari Bali. Tari Bali tidak selalu bergantung pada alur cerita.

Tujuan utama penari Bali adalah untuk menarikan tiap tahap gerakan dan rangkaian dengan ekspresi penuh.

Bali menyimpan segudang kearifan lokal. Salah satu kecantikan Bali adalah tariannya yang tampak pada gerakan-gerakan yang abstrak nan indah.

Tari Bali yang cukup populer di kalangan masyarakat antara lain pendet, gambuh, baris, sanghyang dan legong.

Tari Bali sebagian besar bermakna religius atau keagamaan. Ini menjadi salah satu keunikan dari tarian asal Bali.

Semenjak tahun 1950-an, perkembangan pariwisata yang pesat, beberapa tarian telah ditampilkan pada kegiatan di luar keagamaan dengan beberapa modifikasi.

Untuk itu, jika Anda lebih ingin mendalami mengenai tari bali, inilah saat yang tepat. Di bawah ini akan dijelaskan keseluruhannya.

Kategori Tari Bali

Kategori Tari Bali

Sebenarnya kategori atau genre tari Bali ini sama saja dengan tari tradisional yang lainnya. Mengapa? karena ada beberapa tari yang dikhususkan kegiatan tertentu.

Pada tanggal 29 November sampai dengan 4 Desember 2015 di Windhoek, Namibia, UNESCO telah mengakui tiga genre tarian tradisional khas Bali, Indonesia.

Tarian Bali sudah diusulkan semenjak 2011, dan resmi diakui pada tahun 2015.

Ini sebagai bentuk Warisan Budaya tak benda. Apa saja sih 3 kategori tari Bali sendiri?

Tari Bali dikategorikan menjadi 3 jenis yaitu:

  1. Wali adalah sebuah tari-tarian suci.
  2. Bebali adalah sebuah tarian semi-sakral.
  3. Balih-balihan adalah sebuah tarian untuk tujuan hiburan.

Tari Wali dan Bebali dapat ditarikan di tempat dan waktu tertentu.

Tari Wali dipentaskan di halaman bagian dalam pura dan tari bebali di halaman tengah (jaba tengah).

Sebaliknya tari balih-balihan ditarikan di halaman luar pura (jaba sisi) dalam acara yang bersifat hiburan.

Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai kategori tari Bali adalah sebagai berikut ini.

1. Tari Wali

Tari Wali adalah sebuah tari-tarian suci yang dipentaskan pada setiap kegiatan upacara adat dan agama Hindu di Bali.

Di Pura, tarian ini dipentaskan di area terdalam pura (Jeroan). Adapun jenis tarian Wali adalah:

  • Rejang adalah tarian yang ditampilkan oleh wanita secara berkelompok di halaman pura saat berlangsungnya upacara. Tari Rejang memiliki gerakan sederhana dan lemah gemulai.
  • Baris adalah jenis tarian pria, ditarikan dengan gerakan yang maskulin. Berasal dari kata bebaris yang bermakna prajurit, tarian ini dibawakan secara berkelompok (8-40 penari).
  • Pendet adalah tarian pembuka upacara di Pura. Penari yang terdiri dari wanita dewasa menari sambil membawa sesajen. Gerakan tari ini lebih dinamis, kini Pendet telah dialihfungsikan untuk hiburan terutama penyambutan.
  • Sanghyang Dedari adalah tari yang memasukkan unsur-unsur kerasukan guna menghibur dewa-dewi, meminta berkat dan menolak bala.
  • Barong adalah seni tari yang menceritakan pertarungan antara kebajikan dan kejahatan. Tokoh utama adalah barong, hewan mistik yang diperankan 2 penari pria, satu memainkan kepala dan kaki depan, satunya lagi jadi kaki belakang dan ekor.

Itulah tadi secara singkat penjelasan dan jenis tarian Wali dari Bali. Sudah paham akan materi tersebut? Jika belum silakan bertanya dikomentar.

2. Tari Bebali

Bebali adalah jenis tarian upacara, biasanya ditarikan di halaman tengah Pura. Tari ini sifatnya di antara sakral dan hiburan. Adapun jenis tarian Bebalian adalah:

  • Gambuh (Klungkung) adalah sendratari Bali yang tertua. Musik, literatur dan kosakata yang digunakan dalam tariannya diturunkan dari periode Majapahit di Pulau Jawa. Biasanya dipentaskan pada saat hari-hari besar dan upacara.
  • Topeng Sidhakarya/Topeng Pajegan (Tabanan) dilakukan oleh pertani bertopeng untuk menetralisir roh jahat.
  • Wayang Wong, Drama Tari (Buleleng) menggabungkan tarian, drama epik dan musik.

Itulah tadi secara singkat mengenai tari bebali. InsyaaAllah sudah paham ya? Mantab!

3. Tari Balih-Balihan

Balih-balihan adalah jenis tarian yang bersifat non-religius dan cenderung menghibur. Ditampilkan di halaman depan atau luar pura. Jenis-jenisnya adalah:

  • Janger adalah tarian pergaulan yang dibawakan oleh penari laki-laki maupun perempuan. Penari putri mengenakan mahkota berbentuk merak berwarna emas dan hiasan daun kelapa kering. Sebagian besar tarian ditampilkan dalam posisi duduk, dengan gerakan-gerakan tangan, bahu dan mata.
  • Kebyar dapat ditarikan secara solo, duet, trio, kelompok atau dalam sendratari. Tari ini diiringi dengan permainan gamelan gong kebyar.
  • Legong adalah tarian yang diciptakan oleh Pangeran Sukawati berdasarkan mimpinya melihat bidadari. Penari legong yang berjumlah 3 orang menari mengikuti permainan gamelan semar pagulingan.
  • Kecak adalah tarian beramai-ramai yang dibawakan di malam hari mengelilingi api unggun. Ditampilkan oleh 100 lebih pria sambil duduk, dipimpin oleh pendeta di tengah. Tari kecak diiringi musik, tetapi hanya tepukan telapak tangan yang memukul bagian-bagian dari tubuh agar menghasilkan suara. Mereka mengucapkan kata “cak, cak, cak” untuk menghasilkan paduan suara unik.
  • Joged Bumbung (Buleleng) adalah tarian sosial populer oleh pasangan, selama musim panen atau pada hari-hari penting.

Nah, bagaimana tari balih-balihan yang sudah kami jelaskan diatas? Pasti beberapa dari readers yang budiman sudah mengetahuinya.

Tari Tradisional Khas Bali

Tari Tradisional Khas Bali

Tari Bali adalah tarian yang berasal dari daerah Bali. Di atas memang kita sudah membahas mengenai kategori tarian, namun belum varian.

Penjelasan secara singkat tari Bali di bawah ini akan menambah wawasan mengenai pendalaman terhadap tari tradisional khas Bali.

Apa sajakah tarian dari Bali yang paling populer? Berikut ini tari Bali dan penjelasannya beserta gambar tariannya.

1. Tari Kecak

Tari Kecak adalah tari Bali pertama yang akan kami ulas disini. Tari Kecak adalah tari Bali yang cukup terkenal dan sering mendapat penghargaan.

Tari Kecak dimainkan oleh puluhan penari laki-laki yang duduk melingkar dan menyerukan kata “cak” dan menggerakkan kedua tangan ke atas.

Cerita yang disajikan dalam tarian ini mengenai cerita Ramayana dimana peristiwa terjadinya pertempuran Rama yang dibantu pasukan kera melawan Rahwana.

Apabila Anda berkunjung ke Bali, semoga bisa menyempatkan waktu untuk menonton tari kecak yang sangat khas ini ya. Tidak kalah dari destinasi wisata Bali lainnya.

2. Tari Pendet

Tari Pendet adalah tari Bali yang merupakan jenis tarian pemujaan dan dipentaskan di Pura tempat peribadahan umat Hindu.

Tari ini digunakan sebagai penyambutan datangnya Dewa dari langit. Jenis tari Bali ini dimainkan oleh beberapa penari wanita yang mengenakan pakaian adat khas Bali.

Sudah pernah berkunjung ke Bali? Tentunya, jika kalian sudah pernah berkunjung atau berwisata ke daerah Bali kami pastikan pernah menyaksikan tarian ini.

Karena, saat ini tari pendet telah dialihfungsikan sebagai sambutan kepada tamu atau tarian selamat datang untuk Anda beserta keluarga. Wow!

3. Tari Barong

Apa yang terlintas di benak kalian jika mendengar kata Barong? Yups.. sama! Topeng berwajah seram.

Tari Barong dimainkan oleh penari yang mengenakan topeng barong berwajah seram dengan ornamen khas Bali.

Kata Barong berasal dari kata “Bahruang” yang artinya beruang. Namun, tidak hanya topeng beruang yang dimainkan, ada beberapa jenis tari lain.

Seperti Barong Asu, Barong Gajah, Barong Blablasan, Barong Macan dan sebagainya. Di toko kesenian khas Bali dapat ditemukan Topeng Barong sebagai oleh-oleh dari Bali.

Tari ini dimainkan 2 penari, seorang memakai topeng barong dan seorang berperan sebagai ekor tubuh bagian belakang.

Tari Bali ini menceritakan tentang sifat baik oleh si Barong dan sifat jahat oleh sosok rangda.

Pesan moralnya sarat makna, Anda seharusnya dapat mengambil moral yang terkandung dalam tarian ini.

4. Tari Legong

Taukah Anda pada awalnya Tari Legong adalah tarian yang hanya dimainkan dilingkungan keraton. Namun, seiring perkembangan jaman, Anda dapat menjumpai tarian ini di berbagai event di Bali.

Legong berasal dari kata “Leg” yang artinya luwes dan “Gong” adalah gamelan tradisional khas Bali.

Legong wanita akan dipentaskan dengan gerakan elok nan lemah gemulai, membawa kipas dan diiringi gamelan tradisional Bali.

Jenis tarian Legong antara lain Legong Keraton, Legong Jobog, Legong Legod Bawa, dan Legong Kuntul.

5. Tari Trunajaya

Tari Trunajaya adalah tari bali yang mengisahkan seorang laki-laki jatuh cinta dan ingin memikat hati perempuang yang ia cintai.

Awalnya tari trunajaya dimainkan penari laki-lai saja namun dengan seiring perkembangan jaman, tari ini bisa dijumpai dengan penari wanita.

Keunikan Tari Trunajaya terletak pada gerakan penari yang memasang kuda-kuda dan membelalakkan mata.

Disini kita akan merasakan feel kejantanan para penari yang ingin menyatakan cinta dari tatapan matanya.

6. Tari Baris

Tari Bali Baris

Dulu, tari Baris adalah jenis tarian bali yang lebih ke ritual. Namun, sekarang tarian ini menjadi tarian hiburan masyarakat.

Sesuai dengan namanya, Tari Baris membentuk formasi baris dari 8 hingga 40 penari laki-laki.

Tari Bali yang satu ini menceritakan tangguhnya para ksatria Bali pada masanya.

Tarian ini akan disuguhkan dan dipentaskan dengan gerakan penari yang menggerakan badan seperti ksatria Bali yang tangguh.

7. Tari Panji Semirang

Jenis tarian Bali ini diciptakan oleh seniman terkenal Bali yang bernama I Nyoman Kaler sebelum kemerdekaan Indonesia pada tahun 1942.

Tari Panji Semirang menceritakan tentang petualangan Putri Galuh Candrakirana dalam pengembaraannya yang menyamar sebagai laki-laki.

Dengan nama Raden Panji untuk menghibur kesedihannya sepeninggal suaminya.

Ciri khas dari Tari Panji Semirang adalah penari wanita yang menyamar sebagai laki-laki dengan membelalakkan matanya sambil tersenyum.

8. Tari Margapati

Tari Bali ini agak berbeda dengan tari yang lain, Tari Margapati memiliki makna tarian menuju kematian.

Para penari wanita bergerak lincah bagaikan laki-lai dengan gerakan cepat seakan siap menyergap.

Sungguh menarik bukan? Harus nonton nih jika ke Bali langsung gaskeun!

9. Tari Wirayudha

Tari Bali Wirayudha

Tari Wirayudha adalah tari bali yang meruapakan tarian perang dimainkan oleh 2-4 pasang penari pria yang membawa senjata tombak.

Salah satu jenis tari Bali ini menceritakan tentang sekelompok prajurit Bali Dwipa yang sedang mempersiapkan diri untuk maju dan berjuang di medan pertempuran.

Para penari mengenakan hiasan kepala khas Bali yang biasa disebut dengan udeng-udeng.

10. Tari Condong

Tari Bali ini konon katanya lahir dari mimpi seorang pangeran dari Sukawati yang jatuh sakit.

Di mimpinya ia menjumpai 2 gadis cantik yang menari dengan lemah gemulai dan anggun sampai-sampai sang pangeran terkagum-kagum dengan keelokan sang gadis.

Setelah sembuh, pangeran mengajarkan tarian tersebut pada beberapa wanita sehingga kita dapat menikmati keindahan tari Condong.

11. Tari Janger

 

Tari Janger adalah tari Bali yang berjenis tarian pergaulan anak muda Bali yang sudah ada sejak tahun 1930.

Dimainkan oleh pasangan penari putra dan putri yang berjumlah 10 – 16 pasang penari yang menyanyikan lagu Janger dengan bersahut-sahutan.

Kelompok penari putri dimainkan oleh Janger dan kelompok penari putra dimainkan dengan kecak. Tentunya kalian akan tertarik untuk menyaksikan Tari Janger.

12. Tari Puspanjali

Tari Puspanjali adalah salah satu tari Bali yang digunakan sebagai tarian untuk penyambutan.

Dimainkan oleh 5 hingga 7 penari wanita yang mengenakan pakaian adat khas Bali yang terinspirasi dari Upacara Rejang dalam penyambutan tamu undangan yang hadir dalam upacara tersebut.

Teknik Tari Bali

Teknik Tari Bali

Penari Bali mempelajari tarian sejak anak-anak dan bahkan di dalam rahim, mereka dimainkan musik Bali. Mereka diajari menari dengan tangan sebelum bisa berjalan.

Pelatihan resmi sebagai penari Bali dimulai sejak usia 7 tahun. Dalam tarian Bali gerakan ini terkait erat dengan ritme yang dihasilkan oleh gamelan, ansambel untuk Jawa dan Bali.

Multiple levels of articulations in the face, eyes, hand, arms, hips, and feet are coordinated to reflect layers of percussive sounds.

Jumlah posisi tangan dan gerakan tangan yang dikodifikasikan, mudra, lebih tinggi di India daripada di Jawa atau Bali.

Hal ini telah menimbulkan spekulasi bahwa kodifikasi itu telah dilupakan ketika tarian itu diterjemahkan dari India ke Jawa.

Posisi tangan dan gerak tubuh tetap sama pentingnya dalam Jawa dan tarian Bali seperti di India.

Baik di India, Indonesia atau Kamboja, tangan memiliki peran khas ornamental dan menekankan kerumitan tarian yang rumit.

Nah, itulah tadi merupakan tari Bali dari mulai pengertian, kategori, jenis tarian dan teknik tarian Bali. Semoga materi dari kami theinsidemag.com dapat bermanfaat.

Adapun jika ada pertanyaan mengenai tari Bali ini silakan sampaikan di komentar. Salam sukses!

Kusuma Hamba Allah pengejar surga yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *