Kusuma Hamba Allah pengejar surga yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Tari Saman

7 min read

Tari Saman

Tari Saman berasal dari Aceh. Tari ini mampu menyihir para penontonnya dengan gerak yang seragam dan musik yang menggugah mata.

Indonesia terkenal sebagai salah satu negara yang memiliki banyak suku, adat dan juga budaya.

Hal inilah yang menjadikan Indonesia memiliki keragaman budaya salah satunya adalah tari. Setiap suku memiliki tari tradisional nya masing-masing yang sangat indah ketika dimainkan.

Sebenarnya Aceh ini merupakan sebuah pengalaman budaya yang sangat kental dengan nuansa Islami.

Selain terkenal dengan istilah Serambi mekah, Aceh adalah salah satu provinsi dengan kekayaan seni islami yang sangat banyak.

Tari Saman ini tidak cukup kita tahu darimana asalnya, melainkan banyak hal-hal penting yang harus diketahui, khususnya bagi para generasi millenial mengenai kesenian ini.

Maka dari itu, berikut akan kami sajikan beberapa informasi mengenai tari saman yaitu makna, fungsi beserta keunkan tarian yang berasal dari Aceh ini.

Pengertian Tari Saman

Pengertian Tari Saman

Salah satu tarian yang sangat unik dan berasal dari Indonesia adalah Tari Saman. Tari Saman merupakan sebuah tarian yang berasal dari tanah Aceh.

Tarian ini sangat terkenal bahkan tidak hanya di dalam negeri saja melainkan sudah sampai ke luar negeri. Lebih terkenal dari tari kecak.

Tari saman merupakan tarian

Tari saman merupakan tarian yang sangat membutuhkan kerjasama antara tim. Biasa dimainkan sebagai tempat menyampaikan nasihat, pesan, atau dakwah. Tarian ini menggambarkan tentang keagamaan, pendidikan, sopan santun, kepahlawanan, kebersamaan, dan kekompakan.

Nah, kali ini akan dibahas mengenai sejarah, pengertian, gerakan dan semua hal yang berkaitan dengan tarian ini.

Untuk Anda yang sudah penasaran dan ingin tahu seperti apa informasinya, yuk langsung saja simak penjelasan selengkapnya tentang Tari Saman di bawah ini.

Sejarah Tari Saman

Sejarah Tari Saman

Bicara soal sejarahnya, Tari Saman merupakan sebuah tari yang berasal dari Suku Gayo, Ace, tari ini dikembangkanpertama kali ada abad ke 14 oleh seorang ulama besar yang bernama Syekh Saman.

Pada mulanya, tarian ini merupakan sebuah permainan rakyat yakni Pok Ane.

Hanya saja karena masuknya kebudayaan Islam ke Gayo membuat terjadinya akulturasi budaya. Sehingga pada permainan rakyat ini diiringi dengan nyanyian yang pada awalnya dijadikan pelengkap saja.

Hanya saja seiring berjalannya waktu, nyanyian ini memiliki makna pujian kepada Allah. Munculnya kebudayaan Islam juga mengubah beberapa gerakan yang ada pada tarian ini.

Hingga pada awalnya, tarian ini pertama kali ditampilkan pada acara Maulid Nabi di Surau umum atau disebut dengan masjid yang ada di Gayo.

Namun, karena semakin berkembangnya zaman, hingga akhirnya Tari Saman mulai dimainkan di acara-acara umum. Misalnya saja seperti pernikahan, ulang tahun, khitan.

Maupun acara lainnya. Hingga akhirnya tanggal 24 November 2011, tari ini ditetapkan sebagai warisan budaya Indonesia oleh UNESCO pada sidang keenam Komite Antar Negara yang dilaksanakan di bali.

Hingga saat ini tarian ini masih terus dilestarikan. Bahkan, orang yang melestarikan tidak hanya dari suku Gayo Aceh saja, melainkan seluruh masyarakat Indonesia yang mengagumi tarian yang satu ini.

Gerakan Tari Saman

Gerakan Tari Saman

Pada awalnya, tarian ini hanya dimainkan oleh pria saja. Adapun jumlahnya sendiri tidak lebih dari 10 orang dimana 8 orang menjadi penari dan 2 orang sebagai pemberi aba-aba.

Namun, karena masyarakat setempat menyadari bahwa tarian ini akan semakin semarak, oleh sebab itu jumlah enaknya ditabahkan.

Sehingga, tarian ini bisa dimainkan oleh lebih dari 10 penari. Tidak sampai di situ saja, jika dahulu wanita tidak boleh memainkan tarian ini, maka saat ini kaum wanita juga diperbolehkan untuk memainkannya.

Untuk mengatur kekompakan dalam tarian, biasanya para penari aan dipimpin oleh dua orang syekh.

Daun syekh adalah seseorang yang mengatur irama gerakan sekaligus menjadi pemandu nyanyian yang mengiringi tarian ini.

Adapun gerakannya sendi dibagi menjadi beberapa unsur. Beberapa unsur tersebut diantaranya seperti tepuk tangan, tepuk dada, gerak kirep, gerak guncang, gerak longan dan juga gerak surang-saring.

Adapun nama yang diberikan pada gerakan tarian ini diambil dengan menggunakan bahasa Gayo.

Adapun yang membuat tarian ini terlihat begitu unik adalah ketika orang melihat keharmonisan yang terjadi pada tarian ini.

Gerakan dalam tarian ini mengalun dengan cepat sesuai dengan syair yang mengiringinya.

Saking banyaknya orang yang suka dengan tarian ini, bahkan banyak wisatawan asing yang lebih mengenal Tari Saman dibandingkan dengan Tari Pendet dan Tari Kecak yang ada di Bali.

Karena inilah yang menjadikan tarian saman begitu terkenal dimana-mana.

Baca juga tari tradisional lain:
1. Tari Tradisional
2. Tari Bali
3. Tari Saman

Nyanyian Tari Saman

Untuk nyanyian tari saman ini memang menambah kedinamisan tarian. Adapun cara menyanyikan lagu-lagu dalam tari saman dibagi dalam 5 macam:

  1. Rengum yaitu auman yang diawali oleh pengangkat.
  2. Dering yaitu rengum yang segera diikuti oleh semua penari.
  3. Redet yaitu lagu singkat dengan suara pendek yang dinyanyikan oleh seorang penari pada bagian tengah tari.
  4. Syekh yaitu lagu yang dinyanyikan oleh seorang penari dengan suara panjang tinggi melengking, biasanya sebagai tanda perubahan gerak.
  5. Saur yaitu lagu yang diulang bersama oleh seluruh penari setelah dinyanyikan oleh penari solo.

Itulah tadi merupakan beberapa nyanyian pengiring tari saman. Mantab sekali bukan?

Penari Tari Saman

Pada umumnya, tarian saman dimainkan oleh belasan atau puluhan lelaki, tetapi jumlah penari tari saman ini harus ganjil.

Pendapat lain mengatakan tarian ini ditarikan kurang lebih dari 10 orang, dengan rincian 8 penari dan 2 orang sebagai pemberi aba-aba sambil bernyanyi.

Namun, dalam perkembangannya di era modern yang menghendaki bahwa suatu tarian itu akan semakin semarak apabila ditarikan oleh penari dengan jumlah yang lebih banyak.

Untuk mengatur berbagai gerakannya ditunjuklah seorang pemimpin yang disebut syekh. Selain mengatur gerakan para penari, syekh bertugas menyanyikan syair lagu saman, yakni ganit.

Makna dan Fungsi Tari Saman

Makna dan Fungsi Tari Saman

Taran ini memang sangat unik, namun terlepas dari keunikan yang dimiliki oleh tari yang berasal dari Aceh ini, ternyata di dalana tersirat makna yang teramat dalam.

Menurut masyarkat Aceh, tarian ini melambankan tingginya sebuah pendidikan, sopan santun, kebersamaan, kepahlawanan dan kekompakan dari masyarakat Aceh yang sangat religius.

Bahkan, dalam syair yang mengiringi tarian ini juga di dalamnya terdapat pesan yang memiliki nilai tersendiri.

Di dalamnya berisikan nasehat-nasehat yang memiliki makna begitu kental dalam setiap lirik dari syair pada tari ini.

Properti Tari Saman

Sama seperti tarian tradisional lainnya, di dalam tarian saman juga terdapat properti di dalamnya, seperti ini adalah kostum dimana kostum dalam tarian ini sangat khas dan juga indah.

Perlu Anda tahu bahwa dalam tarian saman terdapat tiga jenis kostum yang digunakan yakni kepala, tangan dan juga badan.

Di bagian kepalanya, properti yang digunakan adalah bulung teleng atau tengkuluk kain dasar empat persegi.

Adapun dua persegi tersebut kemudian disulam dengan menggunakan benang seperti sebuah baju lalu kemudian sunting kepies.

Sedangkan di bagian badannya menggunakan kostum baju pokok atau disebut juga dengan baju kerawang. Apa itu baju kerawang?

Baju kerawang merupakan sebuah baju yang berwarna dasar hitam kemudian disulam dengan menggunakan benang yang berwarna putih, hijau dan juga merah.

Adapun di bagian pinggangnya juga disulam dengan menggunakan kekait dan kedawek, adapun para penari juga menggunakan kain sarung dan celana.

Ada bagian tangannya, para penari akan menggunakan topeng gelang serta sapu tangan. Dalam kostum ini, pemilihan warna sangat diperhatikan dengan baik.

Sebab, menurut masyarakat Aceh, pemilihan warna ini memiliki nilai tertentu. Dimana pemilihan warna menunjukkan identitas dari penggunanya sendiri.

Warna-warna dalam tarian ini melambangkan sebuah kekompakan, kebijaksanaan, keperkasaan, keberanian serta keharmonisan.

Pola Lantai Tari Saman

Adapun pola lantai dalam tarian ini hanya menggunakan pola garis atau disebut dengan pola bersaf.

Pada pola ini dilakukan dengan sangat konsisten yakni dari awal tarian dimulai sampai akhir.

Lebih tepatnya lagi, pola tarian ini adalah pola horizontal dengan garis lurus yang mendatar ke arah samping.

Adapun pola ini terinspirasi dari ajaran Islam dalam melaksanakan sholat.

Dalam pola ini para penari akan saling merapatkan badan dengan pundak yang saling berdempetan sehingga menjadikan tarian ini sangat menarik untuk dilihat.

Sebagai contoh, diilustrasikan jika penari saman berjumlah 17 orang.

⧭ ⧭ ⧭ ⧭ ⧭ ⧭ ⧭ ⧭ ⧭ ⧭ ⧭ ⧭ ⧭ ⧭ ⧭ ⧭ ⧭ ⧭

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

Keterangan:

Nomor 9 disebut dengan pengangkat bertindak, ini adalah penari yang menentukan level tari, gerak dan syair yang akan dikumandangkan.

Nomor 8 dan 10 disebut dengan pengapit, penari ini berfungsi sebagai wakil syekh yang bertugas untuk mengingatkan ada para penari untuk melakukan pergantian gerakan dan tempo.

Nomor 4,2, 1 dan 17 disebut dengan enuang yang memiliki fungsi untuk bertahan kokoh memegang rumput jejerun.

Sedangkan nomor 2 sampai dengan 7 dan nomor 11 sampai dengan 16 disebut dengan penjepit yang bertugas sebagai penari biasa yang mendukung tarian.

Pendiri Tari Saman

Tari saman ditampilkan tanpa menerapkan iringan alat musik, namun dari para penari melalui tepukan tangan yang dikombinasikan dengan memukul komponen dada serta paha.

Tarian ini biasanya dipandu oleh seorang pemimpin disebut syekh, pendiri tari saman adalah syekh Saman.

Kekompakan dan keseragaman formasi adalah format gerakan tarian ini. Tarian ini lebih terkhusus ditampilkan oleh laki-laki.

Keunikan Tari Saman

Keunikan Tari Saman

Adapun keunikan yang dimiliki oleh tarian ini adalah ia tidak diiringi dengan menggunakan alat musik apapun.

Adapun irama yang ada dalam tarian ini hanya berasal dari suara yang dihasilkan oleh para penari.

Untuk penjelasan lebih lanjut dari keunikan atau ciri khas dari tari saman adalah sebagai berikut ini.

1. Gerakan Tangan Sebagai Pengiring

Tari saman merupakan kesenian tradisional yang berasal dari Aceh. Umumnya, tari ini menggunakan bunyi-bunyian yang berasal dari penarinya itu sendiri.

Bunyi-bunyian atau musik tersebut tercipta  dari hasil perpaduan nyanyian para penari ditambah suara tepukan dari gerakan tarian (tepuk tangan, tepuk paha dan tepuk dada).

Namun, ada pula yang menampilkannya menggunakan alat musik seperti kendang yang di mainkan oleh pemimpin tari atau tuan cerdik pintar.

Bisa juga sih, melalui suara yang dibuat oleh para pemain itu sendiri. Dan, teriakan di tengah-tengah tarian sebagai tanda pergantian gerakan.

Aksi tarinya yang begitu harmonis dengan syair-syairnya yang mengalun kencang menciptakan suasana bersuka ria dan dikagumi banyak orang.

2. Kaum Pria dan Wanita Sebagai Pemain

Tarian tradisional yang berasal dari Aceh pada umumnya hanya dimainkan oleh para pria muda. Seiring berkembangnya jaman mulai banyak penari saman dari kaum wanita.

Awalnya, hanya dimainkan oleh para pria dengan jumlah kurang lebih 10 orang. 8 orang bertugas sebagai pemain dan 2 orang sebagai pemberi aba-aba.

Semakin berkembangnya jaman, tari saman pun ikut maju dan berkembang. Sekarang, dapat dipertunjukan dalam acara-acara tertentu dan tidak harus acara formal.

Jumlah pemain juga dibiarkan lebih dari 10 orang dan para wanita sudah diperbolehkan untuk memainkannya yang dulunya tidak diperbolehkan.

3. Formasi Yang Unik

Penari dengan jumlah ganjil biasanya paling banyak berjumlah 17 orang dibuat dengan formasi yang unik. Penari dengan nomor 1 dan nomor 17 dinamakan sebagai penumpang.

Sedangkan penari bernomor 2 sampai dengan nomor 7 dan nomor 11 sampai 16 disebut dengan penyepit.

Kemudian, penari bernomor 8 dan nomor 10 disebut dengan pengapit dan penari nomer 9 dinamakan pengangkat.

4. Keharmonisan dan Keserasian Antar Penari

Gerakan unik dan berbeda dengan tari tradisional lainnya menjadikan sebagai syarat akan kekompakan dan juga keharmonisan antar penari.

Penari, dituntut lebih fokus pada setiap gerakan tarian. Selain itu, penari harus tetap melantunkan syair-syair atau nyanyiannya. Tari saman bukan tari yang mudah fergusooo… 

Kekompakan dan keharmonisan harus dijalankan dengan baik dalam mempertunjukan tarian ini. Hal tersebut membuat lebih dikenal orang luar negeri dibandingkan dengan tari pendet atau tari kecak.

Hanya menampilkan gerakan tepuk tangan dan gerakan lainnya seperti gerak guncang, lingang, kirep, dan saring-saring yang menjadikan tarian saman terlihat unik dibanding lainnya.

Keseragaman dan keserasian antara pemain adalah hal penting dalam menampilkan tarian ini.

Maka dari itu, pemain dituntut untuk berkonsentrasi penuh dan latihan yang serius agar dapat menghasilkan tarian yang indah dan membuat takjub para penonton.

5. Sebagai Media Dakwah

Tarian ini umum digunakan sebagai media dakwah ataupun tempat menyampaikan ansihat dan dakwah ajaran agama Islam.

Nasihat dan dakwah tersebut disampaikan melalui sebuah lirik-lirik lagu yang akan dinyanyikan oleh para penari. Lirik yang digunakan menggunakan bahasa Arab dan Aceh.

Selain nyanyian memuat tentang pesan dakwah, nyanyian penari saman juga dapat berupa sindiran.

Selain itu juga mempunyai makna sopan santun yang tinggi, pengajaran atau pendidikan, kepahlawanan, dan kekompakan dari rakyat Aceh.

Oleh karena itu, sebelum dimulainya pertunjukan tari ini terdapat pembukaan yang berisi nasihat-nasihat, pesan, atau dakwah yang diberikan oleh tuan cerdik pintar (syekh).

6. Kostum atau Busana Yang Beragam

Pakaian atau kostum yang digunakan oleh para penari yaitu menggunakan pakaian adat yang umumnya berwarna cerah dan ngejreng dengan berbagai hiasan sederhana di kepala.

Ada 3 bagian kostum yang digunakan, yakni bagian kepala berupa bulung teleng, di badan melekat baju kerawang, cela, dan kain sarung atau jarik.

Selain itu, di bagian tangan ada topeng gelang dan sapu tangan.

7. Diakui UNESCO Sebagai Warisan Dunia

Tarian ini memiliki keunikan melalui gerakan tarian, keabsahan, mempunyai filosofi yang bersifat universal beserta kekuatan tular ke masyarakat.

Oleh sebab itu, menjadikannya salah satu tradisi bangsa Indonesia yang diakui oleh UNESCO selain wayang, keris, batik, dan juga alat musik angklung.

Tertarik untuk mencoba memainkan Tari Saman? Ya, tari ini memang sangat indah. Hal inilah yang menjadikan tarian ini banyak diminati orang meskipun merupakan sebuah tarian tradisional.

Demikian dari kami theinsidemag.com semoga materi tari saman ini dapat digunakan sebagai acuan dalam membuat makalah. Salam sukses!

Kusuma Hamba Allah pengejar surga yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *