Kusuma Hamba Allah yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Teks Ulasan

10 min read

Teks Ulasan

Teks Ulasan adalah teks yang berisikan pembahasan atau penilaian terhadap buku atau karya yang lainnya. Teks ulasan sendiri disusun berdasarkan pemahaman atas karya yang diulas.

Kamu mungkin sering menemukan ulasan atau yang sering disebut dengan review terkait suatu hal dalam kehidupan sehari-hari.

Ulasan tersebut bisa jadi mengenai novel, film, karya seni maupun sastra, dan lain sebagainya. Kemudian review itu disebut orang-orang sebagai teks ulasan.

Pengertian Teks Ulasan

Pengertian Teks Ulasan

Teks ulasan adalah suatu teks yang isinya berupa penilaian atau review pada hasil karya seseorang, misalnya seperti buku, drama, atau lagu. Selain itu, teks ulasan ini disebut juga sebagai resensi.

Karena pada umumnya dibuat untuk menilai buku. Sehingga orang-orang sering menyebutnya dengan timbangan buku, resensi buku, atau ulasan buku.

Perlu diperhatikan bahwa penulis ulasan harus mempunyai sikap kritis ketika memberikan penilaian. Hal itu dikarenakan agar hasil ulasan yang diberikan dapat memberikan sebuah kontribusi.

Teks ulasan sendiri sebenarnya tidak harus dibuat untuk buku saja, tapi bisa juga dilakukan untuk menilai karya lainnya, seperti sastra, artikel, seni, dan sebagainya.

Bahkan Kamu dapat membuat review untuk suatu peristiwa, contohnya yaitu kegiatan sosial atau olahraga, dsb.

Tujuan Teks Ulasan

Tujuan Teks Ulasan

Berikut adalah beberapa tujuan teks ulasan secara umum, yaitu:

  • Memberikan pertimbangan kepada pembaca sebelum memutuskan untuk menikmati, memilih, atau membeli suatu karya.
  • Memberikan pertimbangan bahwa sebuah karya pantas atau tidaknya untuk dinikmati oleh para pembaca ulasan.
  • Mengajak dan memberitahu kepada pembaca untuk merenungkan, mendiskusikan, serta memikirkan masalah yang ada dalam sebuah karya.
  • Memberi informasi mengenai kekurangan dan kelebihan pada karya yang telah diresensi atau diulas kepada pembaca.
  • Menginformasikan kepada khalayak umum mengenai kelayakan pada sebuah hasil karya.
  • Menunjukkan bagaimana sudut pandang penulis resensi terhadap suatu karya.
  • Membantu pembaca resensi untuk bisa mengetahui isi suatu karya melalui teks review atau ulasan yang dibuatnya.
  • Mengetahui perbandingan di antara karya satu dengan lainnya yang serupa.
  • Memberikan informasi secara komprehensif mengenai suatu karya yang telah diciptakan.

Ciri–Ciri Teks Ulasan

Ciri–Ciri Teks Ulasan

Supaya Kamu dapat membedakan teks jenis ulasan dengan jenis teks yang lainnya, maka teks resensi atau ulasan pun mempunyai beberapa karakteristik/ciri khasnya tersendiri.

Adapun ciri-ciri atau karakteristik teks ulasan adalah:

  1. Berisikan informasi berdasarkan opini atau pandangan penulis terhadap suatu produk atau karya.
  2. Opini atau pendapat dibuat berdasarkan fakta yang telah diinterpretasikan.
  3. Memiliki struktur tersendiri, berupa orientasi, tafsiran, evaluasi, serta rangkuman.

Kaidah Kebahasaan Teks Ulasan

Kaidah Kebahasaan Teks Ulasan

Teks jenis ulasan yang baik harus diperhatikan penyusunannya, yaitu wajib sesuai struktur serta memakai kaidah kebahasaan di dalamnya.

Salah satu contohnya yaitu kaidah ejaan. Adapun contoh kaidah kebahasaan tersebut dalam drama atau film yaitu:

1. Antonim dan Sinonim

Antonim adalah arti yang berlawanan pada sebuah kata. Contohnya kecil merupakan antonim dari besar. Maka contoh dalam kalimat yaitu:

Suatu barang dinilai berharga tidaknya bukan dari ukurannya yang besar atau kecil.

Sedangkan sinonim yaitu kebalikan dari antonim, artinya adalah kata dengan bentuk yang berbeda yang memiliki pengertian sama atau mirip.

Misalnya pada kata Romeo dan Juliet, untuk dapat memahami arti dari sinonim simaklah kalimat di bawah ini:

Obrolan Jennie dan Lisa hampir sama dengan dialog yang terdapat dalam film Romeo dan Juliet.


2. Istilah

Istilah mempunyai makna kata yang mengungkapkan arti atau bisa juga gabungan dari kata untuk mengungkapkan konsep, proses, sifat khas, maupun keadaan dalam bidang-bidang tertentu.

Sedangkan istilah khusus adalah istilah yang digunakan dalam beberapa bidang tertentu. Selain itu, penggunaannya hanya bisa dipahami oleh orang yang bekerja pada bidang tersebut.

Jadi, tidak semua orang bisa mengetahuinya. Misalnya seperti istilah umum untuk penyebutan film, ikan, bunga, namun dalam istilah khusus ada komedian, gurame, serta mawar.


3. Nomina

Nomina atau yang disebut dengan kata benda adalah kelas kata untuk menyebutkan nama tempat, seseorang, atau membedakan seluruh benda.

Kata benda sendiri terdiri atas 2 jenis, yaitu kata benda abstrak dan konkret. Bola, buku, dan meja merupakan contoh dari kata benda konkret.

Sedangkan kata pada benda abstrak, contohnya angin, pikiran, dan lain sebagainya. Kamu dapat memperhatikan beberapa contoh yang sudah disebutkan supaya lebih jelas untuk memahaminya.

Selain itu, nomina juga terbagi ke dalam bentuk sebagai berikut ini:

  • Nomina dasar : jalan, rumah
  • Nomina turunan : jalanan, perumahan
  • Imbuhan : -an, pe- … –an

4. Pronomina

Pronomina atau yang disebut sebagai kata ganti adalah sejenis kata untuk menggantikan frasa atau nomina.

Misalnya seperti:

  • Kata ganti orang : ibu, tuan, ia, dia, nyonya, saudara
  • Kata ganti petunjuk : itu, ini
  • Kata ganti tidak tentu : barang siapa, siapa, sesuatu, siapa
  • Kata ganti penghubung : yang
  • Kata ganti kepemilikan : -nya, -mu, -ku

5. Kata Kerja atau Verba

Verba aktif adalah verba dengan subjek yang mempunyai peran sebagai pelaku, atau bisa dikatakan menunjukkan tindakan atau perbuatan. Misalnya pada kalimat di bawah ini:

Agung memelihara ikan lele di kolam samping rumahnya.

Sedangkan verba pasif adalah verba yang subjeknya mempunyai peran sebagai sasaran penderita, hasil, maupun tindakan. Contoh dalam suatu kalimat, seperti:

Film-film horor banyak disiarkan di saluran televisi Indonesia pada saat ini.


6. Konjungsi

Konjungsi adalah sebuah kata tugas atau penghubung yang memiliki fungsi untuk menghubungkan 2 klausa, paragraf, atau sebuah kalimat.

Kata penghubung ini bahkan sering dimanfaatkan pada review drama/film, di antaranya sebagai berikut:

a. Konjungsi Subordinatif

Misalnya yaitu meskipun, jika, agar, alih-alih, sebagai, sebab, karena, makan, sementara, sesudah, sebelum.

b. Konjungsi Koordinatif

Contohnya yaitu tetapi, atau, dan.

c. Konjungsi Korelatif

Contohnya yaitu bukan …. melainkan … , baik …. maupun …, tidak hanya … tetapi.

d. Konjungsi Antar Kata

Contohnya adalah selanjutnya, sebaliknya, di samping itu.


7. Artikel

Artikel sendiri mempunyai arti sebuah kata tugas yang memiliki fungsi untuk pembatasan makna dari jumlah nomina, misalnya pada sang dan si.


8. Preposisi

Preposisi adalah sebuah kata tugas dengan fungsi sebagai unsur dalam pembentukan frasa preposisional. Contohnya dari, secara, di, dengan, ke, pada, tanpa, daripada, bagi, dengan.


9. Kalimat Simpleks dan Kompleks

Kalimat Simpleks merupakan kalimat yang memiliki sebuah verba utama. Misalnya pada kalimat:

Film Dilan dan Milea disukai oleh banyak kawula muda.

Sedangkan kalimat kompleks adalah kalimat dengan 2 verba utama, atau bisa juga lebih dari itu. Kamu bisa memahaminya pada kalimat di bawah ini.

Sci-Fi adalah salah satu film berjenis imajinasi pengetahuan yang dikembangkan untuk mendapatkan dasar pembuatan jalan cerita. Hal itu dilakukan dengan menitikberatkannya terhadap penelitian dan penemuan Biologi.


10. Kata Kerja Material dan Relasional

Kata kerja material adalah sebuah kata kerja untuk penyebutan proses atau kegiatan fisik.

Contohnya pada kata membawa, makan, minum, berbicara, melamun, bertepuk tangan, mendengarkan, melebur, bertanya, mendengarkan, memukul, menunggu, dan sebagainya.

Sedangkan relasional mengandung arti kata kerja yang mempunyai fungsi untuk pembentukan predikat nominal, serta dapat membantu memperjelas predikat. Contohnya ada di bawah ini:

  • Kata kerja relasional sebagai kata bantu : pasti, harap, jadi, perlu/harus/wajib, boleh, dll.
  • Kata kerja erasional sebagai kopulatif : disebut, bernama. Ialah, adalah yaitu, yakni, dsb.

11. Ungkapan Perbandingan (Perbedaan atau Persamaan)

Contoh katanya yaitu demikian halnya, daripada, sebagaimana, berbeda dengan, serupa dengan, dll.

Struktur Teks Ulasan

Struktur Teks Ulasan

Struktur teks jenis ulasan merupakan suatu susunan yang dipakai untuk membangun sebuah teks jenis ulasan, sehingga menjadi bagian teks secara utuh. Adapun struktur dalam jenis teks tersebut di antaranya yaitu:

1. Orientasi

Orientasi dapat dikatakan sebagai bagian utama atau pertama yang menjelaskan mengenai gambaran secara umum. Misalnya dalam sebuah karya film pendek, drama, maupun buku yang hendak dibahas penulis.

Bagian orientasi menjelaskan mengenai permasalahan apa yang akan dibahas dalam teks jenis ulasan kepada pembacanya.

2. Tafsiran

Tafsiran yaitu suatu bagian yang isinya memuat penjelasan secara detail tentang suatu hasil karya dalam teks jenis ulasan. Misalnya pada bagian-bagian, keunggulan, keunikan, kualitas, dan sebagainya.

3. Evaluasi

Evaluasi merupakan bagian yang berisi sudut pandang penulis ulasan terkait hasil karya ulasannya. Evaluasi tersebut dikerjakan setelah pengulas mengerjakan bagian tafsiran secara cukup pada hasil karya.

Selain itu penulis pun akan menyebutkan kelebihan karya tersebut, atau bisa juga menunjukkan kekurangan pada karya di bagian evaluasi ini.

4. Rangkuman

Rangkuman adalah bagian pada teks jenis ulasan berisi kesimpulan terhadap ulasan yang dibuat pada suatu karya.

Rangkuman di dalamnya memuat penilaian terhadap kualitasnya seperti apa atau bagus tidaknya ketika ditonton, serta komentar penulis.

Kelebihan dan Kekurangan Teks Ulasan

Kelebihan dan Kekurangan Teks Ulasan

Kelebihan teks ulasan:

  • Pembaca dilatih untuk senantiasa kritis dan menghargai pada saat memahami sebuah karya.
  • Menambah pengetahuan dan pemahaman terkait karya, baik berhubungan dengan kualitas atau isi dari sebuah karya.

Kekurangan teks ulasan:

  • Pengulas belum terlalu memahami terkait unsur-unsur dalam teks berjenis ulasan, sehingga informasi yang disampaikan tidak lengkap.
  • Pengulas tidak menggunakan pilihan kata sesuai dengan kaidah kebahasaan yang baik dan benar, sehingga sering menimbulkan perbedaan pemahaman antara penulis serta pembaca.

Jenis–Jenis Teks Ulasan

Jenis–Jenis Teks Ulasan

Apa saja sih jenis-jenis dari teks resensi? Berikut penjelasan singkat mengenai jenis teks resensi:

1. Deskriptif

Ulasan jenis deskriptif berisi tentang gambaran secara detail pada setiap bagian suatu karya.

Teks satu ini dilakukan pada karya fiksi, bertujuan mendapatkan gambaran yang jelas mengenai manfaat, pentingnya informasi, dan kekuatan argumentatif oleh penulis dalam sebuah karya.

2. Kritis

Resensi kritis berisi ulasan sebuah karya secara jelas mengacu pada pendekatan ilmu pengetahuan tertentu.

Teks ini dibuat penulis secara objektif dan kritis, jadi tidak hanya berdasarkan sudut pandang subjektif dari penulis resensi. Misalnya pada resensi novel memakai pendekatan sosiologi.

3. Informatif

Teks ulasan berisi gambaran secara umum yang padat dan singkat pada suatu karya.

Teks ini tidak hanya menginformasikan isi karya secara keseluruhan saja, tetapi hanya menjelaskan bagian-bagian penting serta lebih menekankan kekurangan dan kelebihan suatu karya.

Cara Menulis Teks Ulasan

Cara Menulis Teks Ulasan

Dalam membuat teks resensi kamu bisa memahami cara-caranya sebagai berikut:

  • Mencatat identitas karya lain atau suatu buku yang nantinya akan diresensi penulis, mencakup judul, penulis, pihak-pihak yang berperan penting seperti sutradara atau lainnya, serta tanggal penerbitan karya.
  • Mencatat berbagai hal menarik yang akan menjadi sorotan utama di dalam karya yang hendak diulas.
  • Melakukan analisis, kemudian menelaah kelebihan dan kekurangan dari isi karya yang akan diulas penulis.
  • Membuat kesimpulan mengenai kesan dan isi secara keseluruhan yang didapatkan setelah menikmati atau membaca karya.
  • Membuat sebuah saran yang menunjukkan aksi nyata, kemudian dapat dikerjakan untuk memperbaikinya. Selain itu saran juga bisa berupa sebuah harapan terhadap karya yang diulas.

Contoh Teks Ulasan dan Strukturnya

Contoh Teks Ulasan dan Strukturnya

Judul Ulasan atau Resensi : Cerita Menarik Berjudul Hujan Karya Tere Liye
Identitas Ulasan/Resensi : –
Judul Novel : Hujan
Karya : Tere Liye
Bulan dan Tahun Terbit : Januari 2016
Diterbitkan oleh : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 320
Kategori/Genre : Drama

Pendahuluan

Novel adalah bentuk salah satu karya sastra yang sudah hadir dari masa ke masa, serta belum tergantikan dengan media-media lain yang lebih modern/canggih. Hal tersebut terbilang wajar, dikarenakan media seperti film akan tetap bergantung teks ketika proses pembuatannya.

Selanjutnya, teks yang bagus masih masih dituliskan berwujud prosa, misalnya pada skenario film berbentuk novel terlebih dahulu sebelumnya. Salah satu contoh novel yang disenangi dan berhasil menyentuh hati masyarakat yaitu berjudul Hujan, karya dari penulis bernama Tere Liye.

Tafsiran (Isi Ulasan atau Resensi)

Novel berjudul Hujan mengisahkan tentang kisah persahabatan, cinta, sekaligus dilema pada perpisahan dan juga perpecahannya. Salah satu sub tema di dalamnya yaitu Hujan menyelubungi keseluruhan dari isi novel.

Hal itu berupa sisipan ungkapan yang dibuat Tere Liye melalui majas alegori yang sangat bagus. Sehingga pembaca novel tersebut akan merasakan banyak ketertarikan pada novel ini. Masalah yang menerpa secara terus-menerus, serta harus dilalui secara bersama-sama.

Perasaan marah, cinta, suka dan dukanya terpancar dari kisah yang terjadi di dalam kehidupan sehari-hari. Novel ini pun mempunyai sejumlah tokoh singset tapi kuat. Tokoh utamanya sendiri adalah seorang perempuan yatim piatu.

Hal itu dikarenakan orang tuanya telah meninggal ketika terjadi bencana alam. Perempuan bernama Lail itu adalah tokoh utama yang menyaksikan dengan matanya sendiri, tentang bagaimana sang ibu tidak selamat dari bencana yang kejam.

Cerita pun dimulai setelah kejadian itu, selanjutnya Lail mempunyai motivasi untuk dirinya sendiri supaya dapat membantu dalam menyelamatkan orang lain. Sehingga ia memilih profesi pekerjaan sebagai seorang perawat.

Novel Hujan pun penuh kejutan seperti novel karya Tere Liye lainnya. Kejutan tersebut mulai dari plot twist atau pemutarbalikan alur khas yang disajikan dalam tulisannya.

Evaluasi (Kelebihan Novel)

Plot twist yang telah dibuat ala Tere Liye memang masih menjadi aspek kelebihan dalam novel Hujan. Kebanyakan dari pembaca bahkan tidak akan dapat menduga berbagai plot twist dalam kisah tersebut.

Hal itulah yang menjadikan cerita sangat menarik, serta pembaca lebih mudah untuk memahami ceritanya karena telah dibuktikan dalam pemilihan bahasa. Bahasa yang dipakai dalam novel sangat sederhana, namun tidak mengurangi cerita di dalamnya.

Evaluasi (Kekurangan Novel):

Terdapat beberapa peristiwa terkesan dipaksakan penulis, salah satu contohnya yaitu pada saat terjadinya bencana alam besar. Penulis menggambarkan bahwa setelah peristiwa itu terjadi, ternyata masih terdapat bangunan utuh dan tidak rusak.

Padahal jika kejadian tersebut benar terjadi, semua bangunan pasti rusak, karena diceritakan bahwa bencana alam yang terjadi berskala sangat besar.

Rangkuman (Penutup)

Novel satu ini menyampaikan cerita yang sangat menarik, apalagi ditambah dengan penokohan yang fokus dan kuat. Hal itu membuat pembaca novel semakin terhanyut serta berimajinasi oleh sajian ceritanya.

Belum lagi plot twist khas ala Tere Liye berhasil membuat pembaca penasaran dan berdebar-debar untuk mengetahui akhir dari kisah yang ditulis Tere Liye.


Contoh Teks Ulasan Singkat

Contoh Teks Ulasan Singkat

Seseorang Tidak Akan Merasa Rugi Menjadi Sang Pemimpi

Judul Karya : Sang Pemimpi
Ditulis oleh : Andrea Hirata
Jenis Buku : Fiksi
Penerbit Novel : Bentang
Cetakan ke-1 : Juli 2006
Tebal novel : X ditambah 292 halaman

Andrea Hirata menulis novel kedua dari tetralogi Laskar Pelangi berjudul Sang Pemimpi. Novel yang mengisahkan bagaimana perjalanan hidup sang penulis dalam kemiskinan di pulau bernama Belitung. Andrea Hirata menggambarkan dirinya sendiri melalui tokoh bernama Ikal.

Selain tokoh bernama Ikal (wakil dari penulis), ada juga tokoh Jimbron dan Arai sebagai sahabatnya. Ikal adalah seorang yang bermimpi untuk melanjutkan pendidikan di Perancis serta keinginan untuk menjelajahi Eropa hingga Afrika.

Bab pertama dalam novel menceritakan Ikal dan kedua temannya merupakan 3 remaja yang nakal, bahkan kenalan mereka sangat dibenci Pak Mustar (wakil kepala sekolah SMA). Namun di balik itu semua, justru Pak Balia sebagai kepala sekolah selalu memberi mimpi dan motivasi kepada mereka.

Mereka sering mendapatkan semangat bisa terus melanjutkan studinya hingga ke luar negeri. Kemudian pembaca disuguhkan kisah-kisah yang berdiri sendiri pada bab-bab selanjutnya, tetapi masih mempunyai hubungan dengan kisahnya.

Pembaca akan mendapatkan berbagai lelucon yang cerdas, tidak biasa, pastinya akan membuat siapa saja yang membacanya tertawa. Selain itu Kamu pun jadi mengetahui bahwa Andrea Hirata adalah sosok berwawasan luas, dan cerdas dalam mengolah kata ketika membaca novel ini.

Novel Sang Pemimpi nyaris tidak ada kaitannya dengan novel berjudul Laskar Pelangi, Walaupun disebut sebagai novel ke-2 dalam seri tetraloginya. Meskipun begitu, hal tersebut tidak mengurangi nasehat dalam novel yang mengajarkan mengenai ketidakmungkinan dapat dijadikan nyata.

Hak itu karena mimpi dapat diwujudkan menjadi nyata melalui kerja keras dan kesungguhan, sehingga tidak ada ruginya ketika seseorang menjadi pemimpin.


Contoh Teks Ulasan Kritis

Contoh Teks Ulasan Kritis

Yang Ada di Balik ‘98

Di Balik ’98 adalah salah satu judul film garapan MNC Pictures, mengisahkan peristiwa kerusuhan ketika tahun 1998. Masa-masa krisis saat itu ada di bawah pimpinan Presiden Soeharto atau ketika terjadinya Orde Baru.

Tetapi film ini menceritakan di balik kisah bagaimana kondisi politik yang memanas pada saat itu, berbagai hikmah bernilai kemanusiaan pun dapat dipetik dalam film. Sosok Diana dalam film diperankan Chelsea Islan, ia ikut berdemo untuk menurunkan Soeharto sebagai presiden RI.

Puncak dari demo tersebut adalah ketika tanggal 13-14 Mei 1998, ada 4 orang mahasiswa meninggal karena ditembak aparat. Hal tersebut dilakukan demi mengatasi kerusuhan saat itu. Presiden Soeharto justru memilih untuk memutuskan menghadiri KTT G-15 di Kairo saat situasi memanas.

Sedangkal B. J Habibie sebagai wakil presiden kala itu dikagetkan sebuah peristiwa penembakan Trisakti yang berakhir menjadi kerusuhan besar. Hal itu menyebabkan semua orang merasa geram, seperti yang dirasakan Diana dan Bagus (kakak iparnya).

Apalagi di tengah kondisi istrinya sedang hamil tua, mengharuskan Bagus menjalankan kewajibannya dalam menjaga keamanan beberapa titik di Jakarta. Bagus juga sempat merasa sedih dan campur aduk, ketika tahu istrinya tidak berada dalam istana negara.

Hal itu terjadi karena sang istri mencari adiknya tidak pernah pulang dan sudah tidak ada kabar selama beberapa hari. Semuanya bahkan bertambah menjadi rumit ketika Daniel (keturunan Tionghoa) sebagai pacar Diana harus merasakan kepedihan.

Hal tersebut disebabkan adik dan ayah Diana menghilang sejak kerusuhan. Ditambah masalah Daniel yang nyaris terjebak sweeping penyaringan masyarakat non pribumi, yang menjadi issue rasial pada saat itu di Indonesia.

Di sisi lainnya, orang-orang miskin dan pengemis juga harus merasakan dari dampak politik yang telah terjadi. Perlu diketahui bahwa film keluaran tahun 2015 bukan termasuk jenis film politik, tetapi hanya film keluarga terletak belakang kerusuhan Mei ’98.

Selain itu, film hanya sedikit menyisipkan cerita fiksi berupa kisah di antara tokoh Diana dan pacarnya bernama Daniel, serta yang lainnya. Sehingga membuat hasil film terlihat lebih menarik untuk dinikmati penonton.

Bagi Kamu yang belum mengetahui tentang cerita tragedi ‘98, maka direkomendasikan untuk menontonnya filmnya, karena bertema tentang tragedi tersebut. Filmnya mengisahkan masalah penyelesaian tragedi, pembicaraan presiden dan wakilnya secara empat mata, hingga lengsernya Soeharto.


Contoh Teks Ulasan Film Singkat Beserta Struktur

Contoh Teks Ulasan Film Singkat Beserta Struktur

Judul film : Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

Orientasi

Film berjudul Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck merupakan adaptasi dari novel klasik dari Indonesia, ditulis oleh Buya Hamka. Film ini mulai rilis tanggal 19 Desember tahun 2013, dan diperankan oleh Pevita Pearce, Herjunot Ali, dan Reza Rahadian.

Sunil Soraya adalah sutradara dalam film ini. Di mana karyanya ini menjadi salah satu hasil karya yang mencapai kesuksesan pada tahun 2013.

Tafsiran

Film yang disutradarai oleh Sunil Soraya ini mengisahkan tentang bagaimana lika-liku kehidupan tokoh bernama Zainudin, cerita tersebut mengambil setting waktu tahun 1930-an. Tokoh tersebut berlayar mulai dari Makassar menuju ke Bantinpuh.

Bantinpuh sendiri adalah tanah kelahiran ayah Zainudian. Ia pun bertemu seorang wanita bernama Hayati dan jatuh hati kepadanya, tetapi kisah percintaan itu terhalang karena perbedaan derajat ekonomi, suku, serta takdir yang lebih membawa wanita yang disukai, Hayati untuk dinikahi Aziz.

Film dengan durasi 2,5 jam ini pun menunjukkan kondisi atau keadaan di wilayah Indonesia tahun 1930-an. Sayangnya usaha untuk menampilkan atmosfer bernuansa klasik belum konsisten, sehingga kurang berhasil dalam mewujudkannya.

Alur cerita dalam film ini juga terkesan lambat, serta ada bagian-bagian tertentu yang rasanya kurang menarik. Beberapa konflik pun kurang berkesan, kemudian berujung datar kembali. Sedangkan untuk pemilihan musik latar band Nidji terasa kurang pas, sebab melodinya terkesan modern.

Rangkuman

Apabila mengesampingkan beberapa kekurangan seperti yang sudah dijelaskan di atas, visual effect yang dipilih dalam film kurang baik, alur cerita terkesan terlalu lambat, dan sebagainya. Namun film ini masih tetap layak untuk dinikmati oleh penonton.

Kata-kata yang digunakan dalam film pas, selain itu kostumnya juga bagus sehingga tidak mengherankan jika film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck memperoleh penghargaan terbaik tahun 2013, apalagi ditambah kata-kata puitis di sepanjang penayangannya semakin membuatnya menarik.

Kamu bisa menarik kesimpulan bahwa teks ulasan selain bisa dikatakan sebagai teks review, juga dapat disebut meresensi suatu hasil karya, baik berupa karya seni, sastra, atau lainnya.

Hal itu dibuktikan dengan adanya contoh berupa ulasan pada buku dan film. Demikian materi lengkap mengenai teks ulasan dari kami theinsidemag.com semoga bermanfaat!

Kusuma Hamba Allah yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Teks Pidato

Kusuma
4 min read

Teks Negosiasi

Kusuma
3 min read

Teks Prosedur

Kusuma
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *