X CLOSE
Advertisements
Kusuma Hamba Allah yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Tenaga Eksogen

3 min read

Tenaga Eksogen

Tenaga Eksogen adalah tenaga yang berasal dari luar bumi dan memiliki sifat merombak bentuk permukaan bumi hasil bentukan dari tenaga endogen.

Bentang alam permukaan bumi yang kita lihat hari ini sebenarnya adalah hasil dari adanya tenaga dari dalam ataupun luar bumi.

Salah satu tenaga yang berpengaruh terhadap bentuk bentang alam permukaan bumi adalah tenaga eksogen. Berikut penjelasan terkait berbagai bentuk gaya eksogen yang ada.

Pengertian Tenaga Eksogen

Pengertian Tenaga Eksogen

Tenaga eksogen merupakan tenaga yang bersumber dari luar bumi yang umumnya bersifat destruktif atau merusak permukaan bumi.

Keberadaan gaya eksogen juga turut berperan dalam pembentukan bentang alam bumi yang sebelumnya dibentuk oleh tenaga endogen.

Sumber Tenaga Eksogen

Sumber Tenaga Eksogen

Adapun berikut adalah sumber-sumber tenaga eksogen dan penjelasannya:

1. Atmosfer

Segala komponen dan fenomena alam yang terkait dengan aktivitas di atmosfer bumi, merupakan salah satu sumber tenaga eksogen terbesar yang berpengaruh terhadap bentang alam permukaan bumi.

Komponen atmosfer yang termasuk gaya eksogen yakni kelembaban, suhu udara dan juga angin.

2. Aktivitas Manusia

Seorang ilmuwan bernama Paul Vidal de la Blache merumuskan sebuah teori yang disebut dengan teori posibilisme.

Melalui teori tersebut, Paul Vidal membuktikan bahwa aktivitas manusia memang memiliki peran yang cukup besar dan sangat berpengaruh terhadap kondisi bentang alam di bumi.

Apalagi, dengan semakin masifnya eksploitasi sumber daya alam serta perkembangan teknologi yang massif membuat aktivitas manusia sangat berpengaruh terhadap alam sekitar.

Contoh dampak aktivitas manusia seperti pencemaran lingkungan, perubahan kondisi alam serta hujan asam.

3. Daur Air

Sumber tenaga eksogen berupa daur air sangat berpengaruh terhadap bentang alam yang ada di permukaan bumi.

Ada banyak fenomena alam yang berkaitan erat dengan proses daur air mulai dari penguapan (evaporasi), pembentukan awan (kondensasi), pembentukan hujan dan turunnya air hujan.

Selain daur air pada proses hidrologi, pola aliran air pada sungai juga termasuk dalam gaya eksogen.

4. Aktivitas Flora serta Fauna

Aktivitas oleh tumbuhan dan hewan juga memiliki peran terhadap perubahan bentuk pada permukaan bumi.

Aktivitas hewan dan tumbuhan di permukaan bumi dapat mempercepat terjadinya proses pelapukan pada material seperti batuan.

Batuan yang strukturnya melemah akibat aktivitas flora dan fauna akan mudah rusak.

5. Ekstraterrestrial

Fenomena ekstraterestrial adalah fenomena yang berkaitan dengan aktivitas luar angkasa beserta komponennya.

Keberadaan aktivitas ekstraterestrial juga memiliki pengaruh terhadap kondisi bumi sehingga termasuk ke dalam sumber tenaga eksogen.

Contoh ekstraterestrial adalah dinamika lapisan atmosfer bumi, terjadinya badai matahari yang berpengaruh terhadap tingkat radiasi dan jatuhnya meteor ke muka bumi.

Jenis – Jenis Tenaga Eksogen

Jenis Tenaga Eksogen

Berikut adalah jenis-jenis tenaga eksogen dan penjelasannya:

1. Pelapukan

Perusakan lapisan kulit bumi baik disebabkan oleh faktor kimia, biologi dan fisis merupakan pengertian dari pelapukan.

Perusakan sendiri dapat terjadi dalam bentuk pemisahan kristal dari material ataupun batuan yang disebut fragsinasi dan juga dalam bentuk perubahan komposisi bahan yang dikenal sebagai alterasi.

Terjadinya proses perusakan ini disebabkan oleh berbagai macam faktor dari mulai perubahan suhu, terkena paparan unsur kimia larut dalam air hujan, pergantian iklim dan cuaca hingga adanya aktivitas manusia.

Berdasarkan penyebabnya, pelapukan dibedakan menjadi tiga macam yakni:

a. Pelapukan Mekanis (Fisik)

Pelapukan fisik yaitu proses penghancuran suatu material menjadi ukuran lebih kecil namun tidak merubah susunan kimia ataupun komponen apapun pada material tersebut.

Ada banyak faktor yang menyebabkan pelapukan mekanis seperti pembekuan, perubahan suhu drastis, pengkristalan, tekanan kurang.

b. Pelapukan Kimiawi

Terjadinya perubahan terhadap komposisi kimia material merupakan definisi dari pelapukan kimiawi.

Adanya fenomena pelapukan kimiawi akan membuat zat kimia pada material bereaksi dengan zat kimia baru. Contoh pelapukan kimiawi adalah pengkaratan pada besi dan pelarutan batuan kapur oleh air.

c. Pelapukan Biologis

Pelapukan biologis menggabungkan antara proses pelapukan kimiawi dan juga mekanis. Pelapukan biologis terjadi karena adanya peran dari makhluk hidup.

Misalnya pelapukan biologis yang disebabkan oleh pergerakan akar tumbuhan yang dapat memecah batuan melibatkan proses pelapukan mekanis.

Sementara pelapukan biologis yang disebabkan oleh aktivitas lumut pada suatu batuan termasuk ke dalam proses pelapukan kimiawi. Hal ini dikarenakan lumut akan mengeluarkan suatu zat asam yang dapat merusak batuan.

2. Pengikisan

Pengikisan atau dikenal sebagai erosi adalah suatu fenomena terkikisnya bagian dari permukaan bumi serta pemindahan bagian material permukaan bumi tersebut yang disebabkan oleh agen erosi.

Sebagai contoh, ketika terjadi erosi pada batuan, maka material batuan akan dipindahkan ke tempat lainnya.

Ada banyak jenis agen erosi di permukaan bumi seperti es, air dan angin. Erosi sendiri dibedakan menjadi empat jenis yakni ablasi, korasi atau deflasi, eksarasi dan abrasi.

Ablasi merupakan jenis erosi yang disebabkan oleh adanya pergerakan air hingga mengikis batuan atau suatu material.

Deflasi merupakan fenomena pengikisan yang disebabkan oleh adanya pergerakan angin kencang hingga dapat mengikis bebatuan.

Deflasi biasa terjadi di daerah gurun. Eksarasi merupakan proses pengikisan permukaan tanah dan bebatuan yang disebabkan oleh pergerakan es dan gletser.

Abrasi adalah erosi yang disebabkan oleh pergerakan partikel yang dibawa agen erosi. Contoh abrasi adalah terkikisnya bagian pesisir pantai disebabkan oleh pergerakan ombak dengan pasir kecil.

3. Pergerakan Massa Tanah

Bergeraknya massa tanah atau disebut mass wasting merupakan bergeraknya tanah yang menuruni lereng-lereng bukit.

Salah satu fenomena pergerakan massa tanah adalah longsor. Ada setidaknya tiga faktor yang menyebabkan pergerakan tanah seperti keberadaan fauna, flora dan juga komposisi tanah.

4. Sedimentasi

Sedimentasi adalah fenomena mengendapnya material pada suatu permukaan bumi yang dibawa oleh agen erosional berupa es, angin dan air.

Fenomena sedimentasi termasuk ke dalam fenomena konstruktif. Sedimentasi terbagi menjadi tiga jenis yaitu marine (laut), aeolian (angin) dan juga akuatis (tenaga air).

Dampak Positif Tenaga Eksogen

Dampak Positif Tenaga Eksogen

Meski sering disebut sebagai tenaga pengrusak atau destruktif, nyatanya keberadaan tenaga eksogen juga memiliki dampak yang baik bagi bentang alam, seperti:

  1. Mendorong terbentuknya senyawa dan unsur yang diperlukan oleh aktivitas kehidupan.
  2. Sumber daya alam seperti tambang dan juga migas dapat tersingkap berkat adanya proses pengikisan.
  3. Proses fenomena alam seperti sedimentasi dapat membentuk bentang alam baru, seperti endapan pantai dan juga delta yang sangat bermanfaat untuk ekosistem daerah pesisir.
  4. Lapuknya batuan serta pengikisan yang terjadi di daerah hulu sungai akan membentuk tanah yang baru.
  5. Bentang alam unik meliputi danau karst, sinkhole dan uuvala terbentuk karena adanya pengikisan daerah kapur. Bentang alam unik ini bisa menjadi daya tarik utama bagi daerah pariwisata.
  6. Persebaran fauna dan flora di muka bumi salah satunya didukung oleh adanya intensitas tenaga eksogen dengan kekuatan berbeda.

Dampak Negatif Tenaga Eksogen

Dampak Negatif Tenaga Eksogen

  1. Terjadi bencana alam seperti banjir bandang dan banjir.
  2. Terjadi bencana alam longsor terutama di area yang memiliki tebing terjal.
  3. Kesuburan tanah menurun akibat terjadi pengikisan tanah ablasi.
  4. Danau ataupun badan air menjadi dangkal karena terjadi sedimentasi.

Memahami dampak positif maupun negatif dari tenaga eksogen dapat membantu kita memahami potensi yang dimiliki. Pencegahan yang dilakukan sejak dini dapat mengurangi dampak negatif gaya eksogen.

Bagaimana mengenai penjelasan diatas? Semoga semua ilmu yang kami rangkum dalam penjelasan yang berlanjut dapat membantu kamu dalam memahami dengan mudah, salam dari kami theinsidemag.

Kusuma Hamba Allah yang ingin menjadi orang bermanfaat bagi umat muslimin dan muslimat di dunia. Suka travelling dan wisata kuliner.

Jenis-Jenis Hujan

Kusuma
4 min read

Pengertian Hujan

Kusuma
3 min read

Pelapukan

Kusuma
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *